RSS

Wisata Garut

02 Jul

Liburan ato weekend bingung mo ngapain?!… ga usah bingung sodara2, bingung ga baik bagi kesehatan, hehe… kalo emang pengen bepergian, tapi ga tau mo pergi kemana, maybe, garut dan sekitarnya bisa jadi alternatif tempat untuk kamu datengi… lah, kenapa garut?!…. hm… kenapa juga bukan garut?!…..

Gene, ada beberapa tempat di wilayah garut yang aseek yang bisa bikin liburan/weekend kamu jadi tambah seru… itu juga kalo kamu punya waktu banyak en kamu punya niat buang waktu kamu yang banyak itu…. berhubung waktu gue cuma sedikit (siapa nanya?! hehe) so, hanya 2 tempat di garut yang sempet gue kunjungi yaitu situ dan candi cangkuang sama kolam pemandian air panas cipanas, tapi walo gitu, gue bakal kasih tau beberapa tempat lainnya, yuk…

1. Situ dan Candi Cangkuang

Situ dan candi cangkuang terletak sekitar 10 Km utara kota garut. Garut sendiri terletak sekitar 63 km di Tenggara kota bandung. Bandung, terletak….. lah… ga ada abisnya, lanjut.

Candi cangkuang berasal dari abad ke 8 dan merupakan salah satu candi peninggalan kerajaan Hindu. Candi ini terletak di tengah danau (situ) Cangkuang. Suasana di sekitar candi sangat damai, tenang dengan panorama alam yang lumayan indah.

Di samping candi terdapat makam embah dalem Arif Muhammad, beliau adalah seorang penyebar agama islam di garut. Arif Muhammad and friends berasal dari kerajaan Mataram di Jawa Timur. Mereka datang untuk menyerang tentara VOC di Batavia sembari menyebarkan agama islam di desa (kampung) cangkuang pada khususnya, dan kabupaten garut pada umumnya.

Untuk mencapai candi, kamu ternyata harus menggunakan rakit sebagai alat transportasi secara candinya emang terletak di tengah2 danau. Jadi bagi kamu yang phobia sama air, baiknya mengurungkan niat kamu untuk pergi ke candi cangkuang. Adapun tarif yang dikenakan untuk rakit tsb adalah Rp. 3000 per orang, kalo mo nyewa satu rakit juga boleh, kamu harus bayar Rp. 20.000 dengan kapasitas per rakit maksimum 25 orang. selain untuk melihat candi, kamu juga bisa nyewa rakit untuk sekedar berkeliling di situ cangkuang untuk menikmati pemandangan yang ada.

Keberadaan candi cangkuang diketahui pada 1966 oleh suatu tim sejarah yang dipimpin Prof Harsoyo yang tengah melakukan penelitian di daerah sono. Penelitian itu sendiri dilakuin berdasarkan tulisan Vorderman dalam buku Notulen Bataviaasch Genootschap terbitan tahun 1893 yang menyebutkan bahwa di desa cangkuang terdapat makam kuno seorang penyebar agama islam Arif Muhammad dan sebuah arca yang sudah rusak, tidak disebutkan di buku itu tentang batu2 bekas bangunan candi.

2. Kolam pemandian air panas Cipanas

Obyek wisata cipanas terletak 6 km barat laut garut, di kaki gunung guntur. Kawasan wisata yang relatif kecil ini memiliki sumber air panas yang disalurkan ke kolam2 dan pemandian yang terdapat di berbagai penginapan di cipanas, garut.

Salah satu kolam renang dan kolam pemandian cipanas (yang gue datengi) mematok harga cukup murah untuk kamu2 yang punya hobi berenang. Untuk kolam renang umum kamu cuma harus bayar Rp. 5000 saja per orang, sementara untuk kolam pemandian (bukan umum) biaya sewa per kolamnya kamu harus bayar Rp. 15.000 per 15 menit (max : 2 orang). Yeah, untuk ngilangin penat dan rasa lelah di badan, berendam di air panas bisa sedikit menolong kamu. Selain badan jadi seger, berendam air panas baik juga buat kesehatan.

3. Curug Citiis.

Sebelum menjelajahi beberapa wilayah garut, ada baiknya kamu mampir ke curug citiis. Curug Citiis adalah air terjun yang terdapat di gunung guntur. Beberapa wisatawan yang punya niat untuk melakukan pendakian ke puncak gunung guntur (pendakian menuju puncak memakan waktu selama 4 jam), biasanya akan beristirahat di curug ini secara suasananya (katanya) enak banged. Curug citiis terletak 3 km dari Cipanas.

4. Gunung Papandayan

Gunung papandayan mempunyai ketinggian 2662 meter, terletak sekitar 28 km barat daya garut. Gunung ini merupakan salah satu gunung yang masih aktif di jawa barat. Papandayan dulunya merupakan bagian dari gunung api yang lebih besar yang meletus pada 1772 dan menewaskan lebih dari 3000 orang. Gunung ini terakhir meletus pada 1925.

Kawah gunung papandayan yang berwarna kuning dan mengeluarkan gelembung, terletak lebih rendah dari puncaknya yang dapat terlihat dari kota Garut pada pagi hari yang cerah.

Untuk mencapai papandayan dengan kendaraan umum, kamu dapat naik minibus dari garut ke Cikajang, terus turun di belokan dekat Cisurupan yang menuju gunung papandayan. Dari tempat parkir, kamu harus berjalan kaki mendaki selama setengah jam menuju kawah yang terdiri dari kolam air lumpur yang mengeluarkan gelembung.

Kamu harus hati2 mendekati kawah itu, kalau perlu menyewa guide untuk menemani kamu. Untuk mencapai puncak gunung, kamu harus berjalan lagi sekitar dua jam melewati kawasan yang banyak ditumbuhi edelweiss. Tersedia lokasi berkemah, tapi harus minta ijin dulu pada petugas yang ada di sono.

5. Telagabodas

Di sebelah timur garut ada gunung telagabodas (2201 m) yang memiliki kawah berwarna hijau terang dan mengeluarkan gelembung. Untuk menuju telagabodas kamu harus pergi ke arah wanaraja.

6. Kawah Kamojang

Di sebelah barat laut garut terdapat kawah kamojang yang merupakan kawah gunung berapi yang dikelilingi hutan pegunungan dengan pemandangan alam (yang katanya) indah. Untuk menuju ke kawah ini, kamu bisa ngambil arah yang menuju samarang atau paseh.

Lokasi kawah kamojang berada di perbatasan kabupaten garut dan bandung. perjalanan yang kamu tempuh untuk menuju kawah ini adalah sejauh 7 km dari pelataran parkir dengan berjalan kaki (wuaaah…. gempor2 deh itu kaki, hihihi)

Di kawasan kawah kamojang terdapat beberapa danau belerang yang airnya selalu bergolak. Dari danau tersebut mengepul asap (uap), sedangkan permukaan tanah pada kawah meletup-letup tiap saat. Bentuk kawah umumnya kecil2. Mandi uap bisa dijadikan alternatif buat kamu karena bagus juga untuk kesehatan. Banyak pengunjung yang mandi uap di sini.

7. Kampung Naga

Di antara garut dan tasikmalaya terdapat kampung naga. kampung naga adalah sebuah desa tradisional sunda yang masih murni dengan bangunan rumah penduduk bergaya sunda asli. Tradisi lama berusia ratusan tahun yang diwariskan secara turun temurun masih tetap dipertahankan di kampung ini. Jika kamu ingin merasakan kehidupan di kampung sunda yang sebenarnya, maka kamu harus mengunjungi kampung naga. Tenang aja, ga ada naga di sana, itu cuma nama… hehe…

Pengunjung yang datang umumnya harus ditemani seorang guide. Tersedia sejumlah guide yang akan menemani kamu berkeliling. Tarif untuk para guide ga ditentuin, terserah kamu mo ngasih tips berapa.

Kampung naga terletak di pinggir sebuah sungai dengan panorama sawah yang luas. Rumah penduduk beratap ijuk. Kamu ga akan nemuin listrik di sini, ga ada tipi ato peralatan teknologi lainnya, yang ada hanya kehidupan alami. Seluruh rumah berjumlah 110 unit dengan bentuk yang seragam. Jumlah rumah tidak bertambah tidak pula berkurang selama ratusan tahun…. wuaaaah keren pisan euy…..

Menurut ceryat (cerita rakyat bukan cerita si yayat, hehe), penduduk kampung naga berasal dari keturunan kerajaan Galunggung pada abad ke 15 yang bersembunyi dari kejaran kaum pemberontak. Bersama mereka dibawa juga harta pusaka kerajaan untuk disembunyikan dengan maksud agar tidak direbut pemberontak tsb. Berbagai tradisi dari masa lalu hingga sekarang masih dijalankan oleh penduduk kampung naga.

Mata pencaharian penduduk pada umumnya bertani, beternak atau membuat kerajinan tangan seperti menenun, atau membuat anyaman bambu. Hasil kerajinan itu biasanya mereka jual ke pengunjung.

Bagi kamu yang ingin ngerasain hidup di kampung naga bisa bermalam di rumah2 penduduk, menikmati hidangan kampung dan berkeliling melihat suasana kampung. Tapi kamu harus minta ijin dulu sama ketua adat. Tak ada tarif tertentu untuk bermalam di kampung naga, terserah kamu mo ngasih berapa. Kamu harus bersedia mematuhi sejumlah larangan yang ada kayak ga boleh motret tempat2 tertentu, masuk hutan terlarang tanpa ijin ato mandi di air terjun desa yang dinyatakan terlarang.

Untuk mencapai kampung naga, dari garut kamu bisa menuju tasikmalaya dan berhenti di Neglasari, 26 km dari garut. Di neglasari terdapat tangga yang cukup tinggi (kurang lebih 300 anak tangga) menurun ke dasar lembah dimana kampung naga berada. Setelah berkunjung ke kampung naga, kamu harus kembali berjuang mendaki anak tangga tersebut saat kamu mo pulang. Jadi sediain aja air minum  dan tenaga yang banyak.

8. Sukaregang

Sukaregang terletak di wilayah timur garut. Di tempat ini kamu bisa berbelanja jaket kulit yang terbuat dari kulit sapi atau kulit domba. Tersedia banyak pilihan jaket dengan harga yang lumayan miring.

untuk makanan yang terkenal dari garut adalah jeruk dan dodol garut. Pusat oleh2 makanan khas garut bisa kamu temukan salah satunya di terminal garut.

(referensi : petunjuk wisata jabar by morissan penerbit Ramdina Prakarsa dan sumber lain)

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 2, 2008 in Travelling

 

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 34 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: