April 2009


Jalan kaki adalah olahraga termudah yang bisa kita lakukan. I love walking. Gue suka nyempetin jalan kaki, ke mana aja (terutama kalo lagi shopping ngelilingi mal, hahahah), abis yang gue tau, jalan kaki bikin tubuh gue jadi seger gitu.

Tapi bo, ternyata oh ternyata, manfaat jalan kaki untuk kesehatan itu banyak bangets loh. Paling engga, itu yang gue baca dari beberapa artikel kesehatan.  Mo tau apa aja manfaatnya? yuk kita liat :

1. Memperkuat jantung dan paru-paru

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Duke University Medical Center, diketahui kalo berjalan kaki 30 menit sehari dapat mengurangi metabolic syndrome, yaitu salah satu penyebab resiko terkena penyakit jantung, diabetes dan stroke.  Sementara penelitian di Inggris menyebutkan bahwa dengan berjalan kaki selama setengah jam dalam sehari dapat mengurangi bahaya penyakit jantung hingga 11%.

2. Membantu mengontrol dan mencegah diabetes

Penyakit diabetes adalah suatu penyakit yang cukup berbahaya, yang sudah merenggut banyak korban jiwa. Orang banyak mengira kalo penyakit ini timbul akibat terlalu banyak mengkonsumsi gula atau hal yang manis2. Tapi nggak seperti itu.

Seseorang yang didiagnosis menderita diabetes, tubuhnya tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak menggunakan insulin yang ada dalam tubuh dengan benar. Insulin adalah hormon   yang dikeluarkan oleh pankreas dan diperlukan  untuk mengubah makanan menjadi energi.

“Keterkaitan dengan gula” berpangkal dari kenyataan bahwa sebagian besar yang kita makan akan dijadikan energi. Energi itu kemudian diuraikan menjadi glukosa, yaitu bahan bakar yang dibagikan kepada setiap sel agar kita tetap hidup. Kebanyakan glukosa dalam tubuh tidak baik terutama bagi penderita diabetes, karena  dapat membuat kadar gula darah melonjak tinggi sekali. Untuk itulah kenapa mereka harus mengurangi asupan gula pada tubuh mereka.

Pada orang sehat, glukosa secara otomatis diserap oleh sel-sel tubuh. Tubuh kita menggunakan glukosa dengan tepat, sesuai kebutuhan dan menyimpan yang tersisa. Tapi tanpa insulin yang berfungsi membuka reseptor sebuah sel, glukosa menjadi berlebih. Gula yang berlebih ini terkumpul dalam aliran darah dan dapat menyebabkan berbagai masalah.

Penyakit diabetes banyak menyerang pria. Hal yang terjadi pada mereka (para pria) yang menderita penyakit diabetes adalah penglihatan terganggu dan bahkan kemampuan seksual juga terganggu.

Hidup bersama penyakit diabetes membuat orang bergantung pada obat dan harus menjalani diet ketat seumur hidup, padahal salah satu kiat untuk mencegah penyakit ini adalah dengan berjalan kaki. Latihan ringan dengan berjalan kaki yang disertai diet yang benar dapat mengurangi kemungkinan terkena diabetes.

Dari penelitian yang dilakukan di Finlandia dan Cina, selama kurang lebih 3 tahun yang melibatkan 3.234 sukarelawan, diketahui bahwa berjalan kaki santai selama 30 menit sehari, mengurangi kemungkinan terserang diabetes hingga 58%.

3. Mengurangi berat badan

Jalan kaki selama 20 menit setiap hari akan membakar 7 pound lemak per tahun. Sementara menurut sebuah penelitian di Brown University dan University of Pittsburg, menyebutkan bahwa berjalan kaki satu jam selama 5 hari (dalam 1 minggu) dan mengkonsumsi 1500 kalori setiap hari, dapat mengurangi berat badan sebanyak 11,3 kg setahun. Jalan kaki adalah suatu bentuk aktivitas yang bisa meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga tubuh dapat membakar kalori dengan cepat, bahkan sekalipun lagi rehat.

4. Mengurangi keropos tulang (osteoporosis)

Jalan kaki dapat memperkuat otot kaki, paha dan tulang. Berjalan kaki selama 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu dapat mencegah dan mengurangi keropos tulang. Berjalan kaki umumnya menggunakan 95% otot tubuh, sehingga membuat tulang lebih kuat karena menahan beban tubuh kita. Semakin sering kita berjalan kaki, maka semakin kuat tubuh (tulang) kita.

5. Mencegah kanker payudara

Studi yang dipublikasikan oleh Journal of  the American Medical Association menyebutkan bahwa berjalan kaki beberapa jam saja dalam sepekan bisa mengurangi bahaya resiko terkena kanker payudara. Ketika berjalan kaki, lemak pada tubuh wanita akan berkurang dan menjadi sumber estrogen. Dalam studi ini disimpulkan 74 ribu wanita mengalami post menapause yang berumur antara 50 sampai 79 tahun dengan berat badan normal, ternyata mengalami penurunan resiko terkena kanker payudara sebesar 30%.

6. Membuat tidur nyenyak

Natural Sleep Foundation menyebutkan bahwa berjalan cepat di sore hari akan membuat tidur lebih nyenyak. Para ahli mengatakan bahwa berjalan kaki akan meningkatkan hormon serotonin yang membuat kamu merasa lebih nyaman.

7. Mengurangi stres

Penelitian yang dilakukan oleh Univeristy Texas menyimpulkan bahwa berjalan kaki selama 30 menit dalam sehari bisa mengurangi depresi dan stres. Bahkan studi di University Temple menyebutkan berjalan kaki 90 menit selama lima kali dalam seminggu bisa membuat kamu merasa lebih bahagia, karena tubuh manusia memproduksi hormon endorphin, yaitu hormon yang bisa membuat orang merasa senang atau bahagia.

8. Bikin awet muda

Berjalan kaki membuat otak menjadi aktif, jadi dapat mengurangi terkena resiko penyakit Alzheimer. Penyakit ALzheimer atau Az-zhai-me, adalah penyakit penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif. Orang yang menderita penyakit ini akan mengalami penurunan daya ingat. Yang lebih parah lagi, penderita tidak mampu mengurus diri sendiri. Penyakit ini biasanya menyerang para manula. Penyakit Alzheimer ini pertama kali ditemukan oleh dr. Alois Al-zheimer pada 1907.

wah, gue baru tau kalo jalan kaki banyak manfaatnya.  Jadi kayaknya emang  ga ada salahnya kalo kita mulai bergaya hidup sehat dengan jalan kaki. Gimana caranya, tentunya diserahin ke masing2 orang. Tapi kalo bisa buat para cewek jangan sering2 berjalan kaki  pake high-heel yah, pegel gila,  heuheu…(berbagai sumber).

* Es, es apa yang bisa ngeluarin bunyi?

- Es-T-12

~~~

* Negara, negara apa yang ada di pinggir jalan?

- Swedia. Swedia (sedia) soto ayam, swedia sate kambing

~~~

* Coba tebak, orang apa yang bisa terbang?

- Orang-orang bilang sih burung

~~~

* Gua, gua apa yang panjang?

- Gua bilang dari kemaren kan kereta.

~~~

* Ada apa di tengah-tengah DANAU?

- Ada huruf N, karena kalau hurufnya K jadinya DAKAU.

~~~

* Anak, anak apa yang pintar, baik hati dan tidak sombong?

- Anak-anak sekitar komplek rumah gue bilang sih, gue.

~~~

* Loly, loly apa yang manis buanget?

- Lolyatin aja gue.

~~~

* Orang nyari apa pulang ke rumah mukanya bonyok?

- Nyari masalah sama orang yang nggak dikenal, terus digebukin orang sekampung.

~~~

* Kenapa superman bisa terbang?

- Karena bajunya lagi nggak dipinjem.

~~~

* Hewan, hewan apa yang mendadak ngetop dan kaya?

- Hewan to be a millionaire

~~~

* Tiang, tiang apa yang bikin perut kenyang?

- Tiang-tiang makan nasi padang.

~~~

*Coba sebutkan kota-kota di Indonesia yang berawalan huruf “J”?

- Jakarta, Jepara, Jogja, Jandung, Jangerang, Jogor, Jarawang.

~~~

* Kenapa suara bajaj suaranya berisik?

- kan nyari perhatian, namanya juga bajaj.

~~~

* Piring, piring apa yang bisa nyanyi?

- Piring Nidji

~~~

* Berakit-rakit dahulu, bersenang-senang ke….

- ke dufan-lah, masa ke ladang.

~~~

* Kenapa Zorro pake topeng item?

- Karena kalo pake kacamata item takut nyaingin Ian Kasela.

~~~

* Panda, panda apa yang enak dimasak dan dimakan?

- Pandawangi.

~~~

* Sebutkan grup band yang berawalan huruf P?

- Peterpan, Padi, Pive Minutes, Pikustik, Pandra & the Backbone.

~~~

* Lampu, lampu apa yang rasanya seger?

- Lampu air. (maksudnya jambu air, maksa kan? hehehe)

Seperti kita tau, Yogyakarta adalah salah satu tempat yang selalu jadi tujuan wisata baik untuk turis lokal atau mancanegara. I’ve been there before, maybe for three times, tapi ga tau kenapa pergi ke Yogya ga pernah merasa bosan….

Masalahnya, selain udaranya emang sejuk, orangnya ramah2, jajanannya enak dan murah, banyak obyek wisaya yang bisa didatengi, kita juga ternyata bisa ngeborong batik dengan harga asik… hahaha…. mo jualan bu…

Ya gitu deh, kalo kamu lagi puyeng, trus ga tau mo ngapain, ke Yogya deh, asik tau pergi ke sana (suer ini nggak lebay)… kamu bisa lesehan makan gudeg di Malioboro, truz bisa naik andong di Parangtritis sambil liat2 pemandangan yang indah buanged.. atau bahkan duduk2 aja di pinggir pantai nungguin sunset….. pasti rasa puyengnya nambah, secara pengeluaran juga nambah… hehe…

Oke deh, untuk lengkapnya, kita liat tempat2 apa aja yang asik di Yogya dan sekitarnya yang seru untuk kita datengi :

1. Komplek Keraton

Pergi ke Yoyga  ga mampir ke keratonnya (keraton Ngayogyakarto)?!.. wah sama aja bohong, secara keraton udah jadi ciri khas-nya kota Yogya. Keraton Yogya merupakan istana kesultanan yang bernuansa jawa tradisional. Banyak aspek kehidupan di dalam keraton yang masih tetap dipertahanin nilai2nya. Kamu bisa pergi ngelilingi komplek keraton dengan dipandu oleh seorang pemandu (yang biasanya orang2 keraton langsung).

Ada banyak wisata yang ditawarin di dalam komplek keraton ini, antara lain wisata mengunjungi bangunan2 keraton yang pastinya punya nilai histori tinggi, truz wisata kuliner (dimana kamu bisa nyicipin masakan khas keraton), dan wisata budaya (kaya ngeliat gimana cara nge-batik).

Dari sekian banyak tempat di komplek keraton, ada satu tempat yang sering bangets dikunjungi anak2 muda Yogya terutama tiap weekend, yaitu alun-alun kidul. Di alun-alun ini terdapat dua pohon beringin yang berusia ratusan tahun, yang terkenal dengan nama beringin kembar, letaknya pas di tengah alun2. Kabarnya, kalau kamu bisa masuk di antara dua beringin ini dengan mata tertutup, keinginan kamu bisa terkabul. Tapi itu kabarnya, bener ato engganya, i don’t know. Yang jelas sih, katanya rada2 susah ngelewati itu pohon beringin, kebanyakan orang yang lewat jalannya pada melenceng ga jelas gitu.

Nah, karena penasaran,  gue nyoba juga untuk nembus. So, i tried through that twin trees for couple times. Percobaan pertama, gue melenceng jauh ke arah kiri (ga tau knapa begitu, kurang konsentrasi kali yah..). Percobaan kedua, alhamdullilah, bisa nembus dengan mudah. Moga beneran keinginan gue bisa tercapai, amien.

Eh, bo, tau ga sih ngelewatin tuh dua pohon beringin ternyata ada tata caranya, yaitu:

- berdiri lurus ke depan sekitar 25 meter dari beringin kembar, tepatnya dekat dengan gedung Sasana Hinggil arah Utara pohon beringin kembar.

- mata dalam keadaan tertutup, terserah mo ditutup apa, pokoknya nggak boleh ngintip, karena kalo ngintip katanya nggak sah.

- badan harus diputar lebih dulu 360 derajat berkali-kali (ga heran banyak orang yang sempoyongan jalannya abis badannya diputar-putar).

- arahkan posisi badan lurus ke depan, sejajar dengan jalan tengah beringin kembar.

- mulai berjalan tanpa bantuan orang lain, pokoknya pede aja, hehe (jangan dengerin support dari orang2, karena biasanya menyesatkan).

seru kan? seru kan?… gue sih ngelakuin itu untuk seru2an ajah…

2. Jl. Malioboro

Jalan Malioboro adalah jalanan paling terkenal di Yogyakarta dan merupakan tempat yang seru untuk belanja dan wisata kuliner, karena di sepanjang jalan itu emang tersedia berbagai resto dan toko yang menjajakan dagangannya, termasuk tentunya para pedagang kaki lima. Semuanya ada di sana, dari kerajinan tangan khas Yogya, tas, baju batik, bahkan baju2 yang fungky juga ada. Harganya cukup terjangkau. Pede aja nawarnya, hehe. Percaya nggak, gue bisa dapetin tas rajutan tangan yang ukurannya lumayan gede seharga 15 ribu rupiah ajah. Gokil kan? padahal itu tas lucu gila.

Yang butuh souvenir, jangan berpikir panjang dah, di sini tersedia juga aneka macam souvenir yang lucu2 yang bernuansa budaya Jawa, kayak pulpen atau pinsil yang terbuat dari kayu yang menyerupai wayang golek, pokoknya, bisa kamu peroleh dengan harga murah banget. Buat kamu yang suka aksesori gelang, kalung, anting juga banyak pilihan.

Jalan Malioboro terletak kurang lebih 1 km dari keraton Yogya. Jalan ini terbentang dari Stasiun Tugu ke Keraton.

Masih di sekitar jalan Malioboro terdapat pasar Beringharjo yang menjajakan aneka batik khas Yogya. Tapi selain batik banyak hal lainnya yang dijajakan di pasar tradisional yang sudah beroperasi sejak tahun 1758 ini.

O, ya kalau kamu haus atau laper, nggak usah khawatir, banyak resto atau cafe yang nyediain masakah khas Yogya seperti gudeg. Tapi selain gudeg, pastinya ada banyak alternatif makanan lain yang bisa kamu cicipi. By the way, kalo kamu berniat keliling dari Malioboro sampai Keraton, kamu bisa nyewa becak atau andong. Harganya bervariatif, tapi harga andong biasanya lebih mahal dari becak. Dalam tour kamu itu, abang becak atau abang andongnya biasanya nawari kamu untuk beli oleh2 khas Yogya seperti kaos dagadu atau bakpia Pathok dan bersedia nganterin kamu ke tempat itu atau tempat lainnya yang kamu mau (tapi biasanya ongkosnya nambah, hehe). Untuk bakpia, rata2 harganya berkisar antara 15 ribu sampai 20 ribuan (aneka rasa).

3. Parangtritis

Parangtritis adalah pantai di pesisir Samudera Hindia yang terletak kurang lebih 25 km sebelah Selatan kota Yogya. Parangtritis merupakan obyek wisata yang cukup terkenal di Yogya dan selalu jadi tempat favorit bagi siapa aja (kecuali bagi mereka yang phobia sama air, hehe).

Di sekitar pantai terdapat gunung-gunung pasir yang tinggi yang biasa disebut gumuk. Selain itu, di Parangtritis juga terdapat pemandian perang wedang, konon katanya air di pemandian tersebut dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit (terutama sakit kulit) secara mengandung belerang yang berasal dari pegunungan di sekitarnya.

Pergi ke Parangtritis bikin badan kamu makin segar. Kamu bisa bermain air di sekitar pantai, tapi ga bisa berenang terlalu jauh karena ombak di sini lumayan besar.

Ups, almost forget, jangan memakai baju hijau kalau ke parangtritis, karna konon kabarnya bisa menjadi korban keganasan ombak di sana.

4. Candi Prambanan

Candi prambanan adalah salah satu candi Hindu terbesar di Asia Tenggara. Merupakan peninggalan kebudayaan Hindu pada abad ke 10. Tinggi candi Prambanan kurang lebih 47 meter. Letaknya kurang lebih sekitar 18 km dari kota Yogya. Prambanan dikenal juga dengan nama candi Loro Jongrang.

Tiket yang harus kamu beli untuk masuk Prambanan adalah 15 ribu rupiah saja. Di dalam komplek candi ada kereta yang bisa nganter kamu ngelilingi komplek candi, karena selain terdapat candi Prambanan yang berukuran besar masih terdapat beberapa candi lainnya yang berukuran kecil di beberapa tempat di komplek tersebut yang letaknya berjauhan. Kamu harus bayar tiket terpisah untuk naik kereta. Tapi kalau mo jalan kaki juga bisa, nggak masalah.

O, ya kalau kamu perlu souvenir, di Prambanan juga banyak di jajakan souvenir dengan harga terjangkau. Suasana di sekitar candi sangat indah, penataan taman di sekelilingnya juga okeh banget, cuma sayangnya ada beberapa kerusakan di candi itu yang masih belum diperbaiki, mungkin akibat gempa hebat yang pernah terjadi di Yogya atau akibat2 lainnya yang terjadi pada masa lalu.

Yah, moga2 aja, peninggalan sejarah kita tercinta yang ternyata banyak sekali menarik minat turis mancanegara itu masih bisa terus kita pertahankan kelestariannya.

Waktu gue dateng ke Prambanan, cuacanya panas buanged, jadi gue banyak rehatnya, sambil rehat makan pecel deh yang banyak dijajakan di sana… heuheu… panas apa laper…

5. Kotagede

Mo berbelanja aksesoris perak/silver?! dateng aja ke Kotagede, karena di sini pusatnya kerajinan perak. Kamu bisa melihat secara langsung proses pembuatan kerajinan perak yang terdapat di sepanjang jalan Kemasan. Letak Kotagede kurang lebih 5 km sebelah Tenggara kota Yogya. Kotagede dikenal juga dengan sebutan Pasar Gede. Dulu Kotagede adalah nama sebuah kota yang merupakan ibu kota kerajaan Mataram Islam (sekarang Kotagede merupakan salah satu Kecamatan di Yogyakarta). Kerajaan Mataram kemudian terpecah menjadi kesunanan Surakarta dan kesunanan Yogyakarta.

Selain terkenal dengan kerajinan peraknya, di kota ini juga terdapat makam-makam raja Mataram terdahulu, seperti makam Panembahan Senopati (pendiri Mataram) dan makam Sultan Agung Hanyokrokusumo (Raja Mataram yang menyerang Batavia). Makam raja-raja berikutnya kemudian dipindahkan ke Imogiri.

Di Kotagede terdapat juga Masjid Agung yang mempunyai pagar batu yang ber-relief yang mengelilingi Masjid. Di masjid itu pula terdapat sebuah bedug berukuran besar yang usianya sudah sangat tua, setua umur Masjid Agung itu sendiri.

Nah, seru kan jalan2 ngelilingi Yogya?! jadi tunggu apa lagi, sisihkan waktu kamu untuk berwisata ke Yogya. There’s lots of thing that can you get or do around there. Have  a nice trip.