Jalan kaki adalah olahraga termudah yang bisa kita lakukan. I love walking. Gue suka nyempetin jalan kaki, ke mana aja (terutama kalo lagi shopping ngelilingi mal, hahahah), abis yang gue tau, jalan kaki bikin tubuh gue jadi seger gitu.
Tapi bo, ternyata oh ternyata, manfaat jalan kaki untuk kesehatan itu banyak bangets loh. Paling engga, itu yang gue baca dari beberapa artikel kesehatan. Mo tau apa aja manfaatnya? yuk kita liat :
1. Memperkuat jantung dan paru-paru
Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Duke University Medical Center, diketahui kalo berjalan kaki 30 menit sehari dapat mengurangi metabolic syndrome, yaitu salah satu penyebab resiko terkena penyakit jantung, diabetes dan stroke. Sementara penelitian di Inggris menyebutkan bahwa dengan berjalan kaki selama setengah jam dalam sehari dapat mengurangi bahaya penyakit jantung hingga 11%.
2. Membantu mengontrol dan mencegah diabetes
Penyakit diabetes adalah suatu penyakit yang cukup berbahaya, yang sudah merenggut banyak korban jiwa. Orang banyak mengira kalo penyakit ini timbul akibat terlalu banyak mengkonsumsi gula atau hal yang manis2. Tapi nggak seperti itu.
Seseorang yang didiagnosis menderita diabetes, tubuhnya tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak menggunakan insulin yang ada dalam tubuh dengan benar. Insulin adalah hormon yang dikeluarkan oleh pankreas dan diperlukan untuk mengubah makanan menjadi energi.
“Keterkaitan dengan gula” berpangkal dari kenyataan bahwa sebagian besar yang kita makan akan dijadikan energi. Energi itu kemudian diuraikan menjadi glukosa, yaitu bahan bakar yang dibagikan kepada setiap sel agar kita tetap hidup. Kebanyakan glukosa dalam tubuh tidak baik terutama bagi penderita diabetes, karena dapat membuat kadar gula darah melonjak tinggi sekali. Untuk itulah kenapa mereka harus mengurangi asupan gula pada tubuh mereka.
Pada orang sehat, glukosa secara otomatis diserap oleh sel-sel tubuh. Tubuh kita menggunakan glukosa dengan tepat, sesuai kebutuhan dan menyimpan yang tersisa. Tapi tanpa insulin yang berfungsi membuka reseptor sebuah sel, glukosa menjadi berlebih. Gula yang berlebih ini terkumpul dalam aliran darah dan dapat menyebabkan berbagai masalah.
Penyakit diabetes banyak menyerang pria. Hal yang terjadi pada mereka (para pria) yang menderita penyakit diabetes adalah penglihatan terganggu dan bahkan kemampuan seksual juga terganggu.
Hidup bersama penyakit diabetes membuat orang bergantung pada obat dan harus menjalani diet ketat seumur hidup, padahal salah satu kiat untuk mencegah penyakit ini adalah dengan berjalan kaki. Latihan ringan dengan berjalan kaki yang disertai diet yang benar dapat mengurangi kemungkinan terkena diabetes.
Dari penelitian yang dilakukan di Finlandia dan Cina, selama kurang lebih 3 tahun yang melibatkan 3.234 sukarelawan, diketahui bahwa berjalan kaki santai selama 30 menit sehari, mengurangi kemungkinan terserang diabetes hingga 58%.
3. Mengurangi berat badan
Jalan kaki selama 20 menit setiap hari akan membakar 7 pound lemak per tahun. Sementara menurut sebuah penelitian di Brown University dan University of Pittsburg, menyebutkan bahwa berjalan kaki satu jam selama 5 hari (dalam 1 minggu) dan mengkonsumsi 1500 kalori setiap hari, dapat mengurangi berat badan sebanyak 11,3 kg setahun. Jalan kaki adalah suatu bentuk aktivitas yang bisa meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga tubuh dapat membakar kalori dengan cepat, bahkan sekalipun lagi rehat.
4. Mengurangi keropos tulang (osteoporosis)
Jalan kaki dapat memperkuat otot kaki, paha dan tulang. Berjalan kaki selama 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu dapat mencegah dan mengurangi keropos tulang. Berjalan kaki umumnya menggunakan 95% otot tubuh, sehingga membuat tulang lebih kuat karena menahan beban tubuh kita. Semakin sering kita berjalan kaki, maka semakin kuat tubuh (tulang) kita.
5. Mencegah kanker payudara
Studi yang dipublikasikan oleh Journal of the American Medical Association menyebutkan bahwa berjalan kaki beberapa jam saja dalam sepekan bisa mengurangi bahaya resiko terkena kanker payudara. Ketika berjalan kaki, lemak pada tubuh wanita akan berkurang dan menjadi sumber estrogen. Dalam studi ini disimpulkan 74 ribu wanita mengalami post menapause yang berumur antara 50 sampai 79 tahun dengan berat badan normal, ternyata mengalami penurunan resiko terkena kanker payudara sebesar 30%.
6. Membuat tidur nyenyak
Natural Sleep Foundation menyebutkan bahwa berjalan cepat di sore hari akan membuat tidur lebih nyenyak. Para ahli mengatakan bahwa berjalan kaki akan meningkatkan hormon serotonin yang membuat kamu merasa lebih nyaman.
7. Mengurangi stres
Penelitian yang dilakukan oleh Univeristy Texas menyimpulkan bahwa berjalan kaki selama 30 menit dalam sehari bisa mengurangi depresi dan stres. Bahkan studi di University Temple menyebutkan berjalan kaki 90 menit selama lima kali dalam seminggu bisa membuat kamu merasa lebih bahagia, karena tubuh manusia memproduksi hormon endorphin, yaitu hormon yang bisa membuat orang merasa senang atau bahagia.
8. Bikin awet muda
Berjalan kaki membuat otak menjadi aktif, jadi dapat mengurangi terkena resiko penyakit Alzheimer. Penyakit ALzheimer atau Az-zhai-me, adalah penyakit penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif. Orang yang menderita penyakit ini akan mengalami penurunan daya ingat. Yang lebih parah lagi, penderita tidak mampu mengurus diri sendiri. Penyakit ini biasanya menyerang para manula. Penyakit Alzheimer ini pertama kali ditemukan oleh dr. Alois Al-zheimer pada 1907.
wah, gue baru tau kalo jalan kaki banyak manfaatnya. Jadi kayaknya emang ga ada salahnya kalo kita mulai bergaya hidup sehat dengan jalan kaki. Gimana caranya, tentunya diserahin ke masing2 orang. Tapi kalo bisa buat para cewek jangan sering2 berjalan kaki pake high-heel yah, pegel gila, heuheu…(berbagai sumber).