I didn’t know what  i have to say when i heard about Kuburan Band for the first time.Yang ada di benak gue saat itu cuma satu : serem  gila…

Kenapa namanya ga Drakula band ajah?! Kan seru tuh kalau perform bawa2 kalong (kelelawar), trus pake baju drakula, trus pake gigi yang bertaring…. tapi kalo bawa kalong performancenya harus malam hari kalii ya, secara kalo siang kalongnya pada tidur. Serius itu kalong perlu dibawa, biar eksis….

Tapi Drakula band atau Kuburan band ga beda jauh, sama-sama berada di sekitar peti mati…. hahaha (kiding!)

Nama Kuburan Band sebenarnya dipilih untuk menampilkan image serem aja (dan mereka berhasil! Gue serem beneran!). Padahal sih, sebenernya mereka tuh band gokil.

Kuburan band biasanya perform dengan stage act yang entertaining alias menghibur bangets. Mereka nyiptain two-way communication atau komunikasi dua arah dengan mengajak audience-nya nyanyi en nge-dance bareng mereka. Tapi walo menghibur, musikalitas mereka tetep serius, ga main2. Hanya saja menurut gue, musik mereka (most of their tracks) ringan dan lucu getho… rada2 kebanting dengan penampilan mereka yang terkesan sangar (but again, mungkin emang image seperti itu yang sengaja mereka ciptain).

Tanpa banyak orang tahu, Kuburan band ternyata udah berkiprah di dunia musik cukup lama yaitu sejak 2001. Kapan pastinya Kuburan band dibentuk, para personilnya pada ga tau, tapi akhirnya dipilih tanggal 11 September 2001 sebagai tanggal dibentuknya Kuburan band (bertepatan dengan tragedi berdarah WTC, mungkin biar mudah diinget aja).

Kuburan band banyak berkiprah di awal2 kemunculannya tentu aja di kota kelahiran dan kesayangan mereka (dan kesayangan gue juga) yaitu Bandung, kota penuh sensasi (apa coba). Hidup Persib lah poko’nya mah….

Tapi karena happeningnya baru sekarang, maka Kuburan band dianggap band pendatang baru.

Kehadiran Kuburan band di blantika musik tanah air dinilai sebagian orang cukup fenomenal (benarkah?! Yuk!). Sepertinya banyak orang yang terkaget-kaget dengan kemunculan mereka. Tapi di waktu yang bersamaan banyak anak muda yang antusias dan tertulari style mereka. Fansnya aja udah mulai make up-an kayak mereka kalo support mereka perform, hehe…tebel2 dah tu wajah…. fans cowok Kuburan band dijuluki Kuncen, sementara fans ceweknya dijuluki Kuncin. Jadi lengkapnya  kuncenkuncin.

Menurut sodara gue (alumni Unpad), Kuburan Band dulu di Bandung suka bawain lagu2nya Mas Iwan Fals loh…. oooh, so sweet…. kostum yang mereka pake dari dulunya juga begitu. Mereka nentuin sendiri2 design baju mereka kalo mo tampil.

Sementara untuk make up, mereka terinspirasi oleh acara Ria Jenaka. Menurut Dino, salah satu personilnya, cat yang dipake buat wajah mereka bertahap, dulu mereka pakenya cat poster yang harganya Rp. 4000-an, trus beralih ke cat yang harganya lebih mahalan yaitu Rp. 4500an (bedanya apa?! Kan Cuma beda gopek). Mereka pake cat poster kurang lebih 3 tahunan, sekarang, dengan kondisi keuangan yang lebih bagus (hehe, sotoy), mereka pake cat yang lebih mahalan lagi yaitu paint stick (cat yang biasa dipake untuk orang pantomim).

Para personil Kuburan band biasanya memerlukan waktu 10 sampai 30 menit untuk make-upan sebelum perform. Ada satu pengalaman gokil yang pernah mereka alami; mereka udah make-up cukup lama, tapi pas perform cuma bawain satu lagu ajah…. hehe…. itulah bentuk profesionalitas… ketika image dibentuk dan dipilih, mereka harus tetep konsekuen dengan image tersebut, walaupun repot gila.

Pengalaman seru lainnya mereka pernah bawa-bawa kuda  waktu manggung (serius?!…. lebih keren dari kalong dunk… hahaha..).  Udah gitu pernah nyiapin peti mati untuk dibawa ke atas panggung, tapi panggungnya kekecilan, jadi peti matinya ga muat, padahal udah capek2 dibawa. Sementara satu2nya pengalaman serem yang mereka alami adalah mereka pernah harus tampil dengan waktu yang sangat mepet, sampe ga sempet make-upan, jadinya mereka terpaksa harus tampil dengan wajah asli mereka (bagi mereka itu kejadian yang sangat menyeramkan.. heuheuheu)

Yang unik dari Kuburan band adalah personil mereka ganti2.  Dulu, pada saat dibentuk, Kuburan band merupakan anak2 Unpar, tapi sekarang campuran dari berbagai macam kampus yang ada di Bandung. Konsep awal dibentuknya band mereka adalah Band Bodor (band lawak), that’s why mereka mutusin pake topeng. Untuk lucu2an, seru2n dan gila2an ajah.

Mereka juga ternyata punya line up. Anak2 Unpar (pendiri Kuburan band) tadi, adalah line-up pertama mereka. Bagi mereka yang udah tua (ga jelas juga sih berapa batasan umur yang dianggap udah tua), langsung dilulusin oleh member of Kuburan band lainnya dengan gelar cum laude (enak banget yah, ga belajar dapet gelar cum laude… heuheu..)

Mereka melakukan itu untuk re-generasi aja, biar muda terus…

Formasi sekarang masuk ke line up (season) 6. Selama berkiprah, Kuburan band udah ganti 3 vokalis. Salah satu vokalisnya adalah Urie, doi selama ini sekolah di luar (tapi sekarang dah balik ke Indonesia). Dari Urie-lah, Priya (vokalis/ujung tombak sekarang) banyak belajar.

Dari semua line-up, hanya Dino (drummer), yang bertahan dari line-up pertama dan belum diwisuda (Dino awet muda kali yah).

Trus yang menarik dari Kuburan band adalah mereka nyeleneh. Mereka ga membatasi lagu pada satu genre aja. Lagu mereka adalah multi genre. Mereka nggak mengkotak2an lagu. Mereka merangkum berbagai macam genre di album mereka, pop hayu, jazz hayu, rock juga hayu (bahkan lagu melayu juga hayu), jadinya rame kayak di pasar. Dan tentu aja variatif.

Dan denger2 itu emang misi mereka secara mereka pengen membangkitkan aura kreatif para musisi yang tergabung dalam Kuburan band. So ga usah heran kalo semua personilnya pada bisa bikin lagu. Karena semua personil emang dikasi kesempatan seluas2nya untuk bikin lagu. Suka jazz, sok bikin jazz, suka rock, sok ngejrang-ngejreng nge-rock.

Julukan yang kemudian mereka berikan untuk genre musik mereka adalah Metal Hidrolic.

Di album mereka yang teranyar (yang lagi happening, yang merupakan album kedua mereka, catet, album kedua!) yang bertitel Booming! Be Are The Kill Young Pen Thing Gun Thank (baca: biar dekil yang penting ganteng), produksi Waybe Music Indonesia, keliatan aneka rasa yang ditawarkan itu.

Kita coba lihat tracksnya : ada Samber Nyawa, Malin Kundang (nge-rock!), Gemes, Tua-Tua Klabing, Fatamorgana (rada2 setipe sama lagu2nya Maliq & de Essential), Kota Indah (rada2 nge-swing), Ini Mariaku, Wreni, Monkey Love (feat Arina Mocca, lagu berbahasa Inggris yang asik gila), dan Lupa-Lupa Tapi Ingat.

Dari semua tracks, pastinya gue suka track Malin Kundang (wajib dijadiin single tuh!).

O, ya denger2 sih, nama Booming dipilih sebagai title album kedua mereka biar albumnya Booming getho (moga2, amien)

Mereka sekarang lagi gencar2nya promosiin single pertama mereka yaitu Lupa-Lupa Tapi Ingat, terkadang ditampilin juga Tua-Tua Klabing/TTK (yang ternyata diambil dari album pertama mereka), terkadang bawain juga Fatamorgana (Malin Kundang bisa dipertimbangkan untuk dibawain juga?! Heuheu.. keukeuh..)

Sebelum album Booming, mereka sempet ngerilis album perdana pada 2006 secara Indie. Album perdana mereka itu bertitel: Kuburan: Greatest Hits Vol. 2. Genre musik yang diusung saat itu, kabarnya sama variatifnya dengan Booming. Ada musik dangker (dangdut keras) segala sampe musik kolosal.

Single yang ditelurin di album pertama mereka, antara lain : A Letter To Euis (Euis adalah mojang parahiyangan campuran Indo-Subang), trus Tua-Tua Klabing (feat Ratu Akay), 23 Tahun, Kembang Sekolah, Urie Udah Gede, dll.

Personil Kuburan band yang terlibat di album pertama adalah :

Rully (penyanyi inti)

Iqbal (vokalis utama)

Urie (pelantun tembang)

Tu.. tunggu dulu, penyanyi inti, vokalis utama dan pelantun tembang apa bedanya?!…

Udah gitu, ada Udhe (kiboran), Dino (pemukul drammer), Raka (pemain gitaris), Denny (the bassistman), Donny (gitar is melody).

Pada tahun 2008 kemaren, Rully, Iqbal dan Urie lulus dari Kuburan band dengan nilai Cum Laude.

Personil Kuburan Band terkini (menurut contekan yang gue dapet) adalah :

Pada vokal/ujung tombak  : Priya Ario Panji S

Pemukul Drammer : Dino (alias Toto/dedengkotnya Kuburan Band, hehe, peace!)

Pemain Gitaris  : Raka Auliantara

The Bassistman : Denny Rahmad Ramdani (anak kedua Bapak Junaedi)

Gitar is Melody : Aum (Donny Akbar Raymuzada)

Kiboran  : Udhe (Mochammad Rizki Maulana Sarjana Sosial, punya background sebagai wedding singer, jadi bisa bantuin Priya di vokal)

Kuburan band ngaku sebagai band paling gothic kedua sedunia (The 2nd Most Gothic Band in The World). Kenapa kedua?! Karena katanya biar nggak kelihatan sombong, karena kalo dibilang band pertama, kesannya sombong gitu. Btw, nggak jelas juga siapa band pertama dan ketiganya. Ujug2 nomor dua ajah.

Misi sosial dari Kuburan band :

-          jauhi narkoba, utamakan keluarga

-          budayakan bersedekah (minimal donor darah)

-          brutal tapi taqwa

(berbagai sumber, foto diambil dari fb-nya Raka, heuheu, peace!)

Lirik Lupa Lupa Tapi Ingat

Le mari mari rame rame kita kumpul tapi gak kebo
Le bukan nyanyi tulo tulo mari kita nyanyi yo

*
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Ingat, ingat ingat ingat, cuma ingat kuncinya
Ingat, aku ingat ingat, cuma ingat kuncinya

**
C A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi

Back to *, **

C A minor D minor ke G ke C lagi
A minor Demi Moore kece ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi

~~~

Lirik Kota Indah

Hallo sahabatku, kupunya cerita tentang kotaku

Yang kurindu, yang kucinta.

Oh, adakah kau tetap indah

Dengan semerbak wangi bunga

Di penjuru kota, o..oh kotaku

Tempat berbagi rasa, tangis dan tawa, hu..uu

Semua ikut irama kita berdansa, hu..hu

Kota indah, indah kotaku…

Kota indah, hu..hu..hu

La..la..la..la..la

Tempat berbagi

Kota indah, indah kotaku

Kota indah, hu..hu

Kota indah, indah kotaku..

Kota indah.. hu..hu