Juni 2009


Hm…. nggak berasa, udah weekend lagih… waktu cepat sekali berlalu yah… o, ya met liburan buat yang lagi liburan. Nah bicara soal liburan, nggak ada salahnya gue bicara soal tempat liburan yang asik. Setuju yah…

Salah satu tempat seru untuk mengisi weekend atau liburan kamu adalah kota Lembang. Lembang terdapat di sebelah utara Bandung. Jadi bagi kamu yang udah blanja-blanji di Bandung, trus ingin suasana yang rada2 adem, sejuk dan gimana gituh… main deh ke Lembang.  Di sana banyak terdapat tempat hang out yang asik.

Lembang dulunya adalah tempat peristirahatan tuan-tuan Belanda, tapi seiring berjalannya waktu, Lembang menjadi kawasan pertanian, peternakan dan perdagangan. Banyak sekali sayur dan buah segar diperdagangkan di Lembang, itu karena suhu di Lembang sangat kondusif untuk bertani. Suhu di Lembang berkisar antara 17 sampai 27 derajat celsius. Kalo kamu pergi ke Lembang pagi hari, wuh, jangan tanya udaranya, cuma dua kata : Seger Gila!… selama perjalanan menuju Lembang yang melewati jalan menanjak dan berkelok-kelok, baiknya kamu matikan AC mobil kamu, trus buka jendela dan nikmati udara di sepanjang jalan yang seger bangets…. bener2 fresh. Tapi siang dikit, polusi udah mulai banyak kali yah… hehe… udaranya udah ga bersih lagee…

Lembang merupakan kota Kecamatan yang terletak di ketinggian antara 1300 hingga 2084 meter di atas permukaan laut. Lembang banyak menawarkan tempat yang menarik untuk dikunjungi, mulai dari wisata kuliner, wisata alam, wisata ilmu pengetahuan sampe wisata tanaman. Waktu yang diperlukan untuk menuju Lembang dari Bandung sekitar 30 menit (kalo ga macet, hehe) sementara jaraknya sekitar 16 Km dari Bandung.

Untuk wisata kuliner, banyak sekali terdapat cafe dan resto di Lembang, sebut saja cafe the peak, cafe sapu lidi. Kamu juga bisa menjumpai aneka tempat jajanan di sepanjang pasar Lembang yaitu pasar Panorama sampai ke pintu masuk arah Jayagiri. Makanan yang dijajakan di sini tentunya variatif .

Tempat wisata yang ada di Lembang dan sekitarnya a/l :

1. Teropong Bintang Bosscha

Observatorium Bosscha merupakan tempat peneropongan bintang tertua di Indonesia. Observatorium Bosscha diresmikan pada 1 Januari 1923 oleh Gubernur Jenderal Mr. d. Fock. Dalam peresmian itu Dr. Voute diangkat sebagai Direktur pertama.

Pembangunan observatorium ini semula bertujuan untuk memajukan ilmu Astronomi di Hindia Belanda (Indonesia) saat itu. Observatorium yang sebagian besar didanai oleh Karel Albert Rudolf  Bosscha (seorang tuan tanah di perkebunan teh Malabar) ini berada di atas tanah seluas 6 hektar dengan ketinggian 1300 meter di atas permukaan laut sehingga dianggap cocok untuk menjadi tempat mengamati bintang2, planet2, dan benda2 langit lainnya. Selain itu, daerah Lembang memberikan udara yang sejuk dan pemandangan yang indah karena dulu pada masa pembangunannya, dalam radius 5 km, daerah ini masih kosong sehingga terbebas dari polusi cahaya yang bisa mengurangi kualitas pembentukan citra atau hasil pengamatan terhadap benda langit yang sedang diamati.

Observatorium Bosscha kabarnya merupakan observatorium terbaik di Asia Tenggara. Observatorium ini memiliki 5 buah teleskop besar yaitu : teleskop refrektor Ganda Zeiss, teleskop Schmidt Bima Sakti, teleskop Bamberb, teleskop Cassegrain Goto dan teleskop refrektor Unitron. Setiap teleskop mempunyai spesifikasi tersendiri dan digunakan untuk keperluan berbeda-beda.

Setiap tahun, sekitar 60.000 orang, yang 80%nya adalah pelajar mengunjungi observatorium ini untuk mengetahui temuan pakar2 dunia atas benda2 langit. Sejak didirikan, tak kurang 500 kertas kerja telah dihasilkan oleh observatorium ini. Mr. Bosccha meninggal beberapa bulan setelah pembangunan instalasi teleskop Zeiss selesai (pada 1928). Saat ini, observatorium Bosscha dikelola oleh Departemen Astronomi Institute Teknologi Bandung.

Observatorium Bosccha bisa dikunjungi pada siang dan malam hari karena ada teleskop untuk melihat matahari dan bintang. Sejak 15 Desember 2007, observatorium ini memiliki museum yang disebut MAI atau Museum Astronomi Indonesia. Di museum ini terdapat foto2 pembangunan observatorium, teleskop secretan, micromate untuk membaca posisi bintang dan measuring engine untuk membaca posisi benda2 langit. Di sini juga terdapat ruang perpustakaan yang berkaitan dengan seluk beluk ilmu astronomi, ruang ceramah umum, dll. Selain itu, pengunjung dapat menikmati paket khusus bernama Astro Camp, dimana peserta  tinggal di dekat observatorium untuk mendapatkan pendidikan dan latihan dasar astronomi selama dua hari dua malam. Peserta dapat berdiskusi dan menggunakan teropong bintang untuk melakukan pengamatan dan pemotretan langsung benda2 langit bersama astronomi profesional.  Observatorium Bosccha terletak di jl Peneropongan Bintang, desa Gudang Kahuripan, Lembang.

2. KPSBU (Koperasi Peternak Susu Bandung Utara)

Kamu penggemar susu sapi segar?! yuk, kita nyari susu sapi segar. Di Lembang ada banyak tempat untuk mendapatkan susu sapi segar, dan salah satunya adalah KPSBU. KPSBU merupakan koperasi yang menampung susu sapi segar dari para peternak sapi yang tersebar di kota Lembang. Semua susu yang tertampung di KPSBU biasanya akan langsung diambil oleh pabrik2 susu yang sudah jadi partner bisnis KPSBU. Hanya saja, mereka masih menyisakan susu untuk dijual langsung pada konsumen. Susu dan yogurt tentu aja dijual murah di sini. Tapi kamu harus sabar kalau mo beli, harus antri, hehe, secara banyak orang yang beli susu di marii. O, ya lupa ngasih tau, KPSBU ini letaknya di bagian Timur pasar Panorama Lembang. Tanya saja sama orang2 di sana kalo kamu mau ke sana, pasti pada tau, heuheu….

3. Wisata Strawberry Walk

Suka buah Strawberry?!… hm… kalo gue suka bangets. Strawberry merupakan tanaman buah berupa herba yang rata2 memiliki 200 biji kecil per satu buahnya. Ada 700an macam strawberry. Salah satu jenis spesiesnya bernama Fragaria Chiloensis L (wah bagus bangets namanya…), jenis ini yang menyebar ke berbagai negara Amerika, Eropa dan Asia. Spesies yang lainnya, yaitu F. Vesca L, lebih ngetop dan happening dibandingkan temannya yang bernama Fragaria tadi. Strawberry jenis F. Vesca L ini yang pertama kali masuk ke Indonesia.

Warna merah pada strawberry matang sangat beralasan. Warna merah itu disebabkan karena buah ini kaya pigmen warna antosianin dan mengandung antioksidan tinggi. Buah strawberry menyimpan nutrisi yang banyak. Selain antioksidan tadi, ia juga kaya akan serat, rendah kalori, dan mengandung vitamin C, B1, asam folat, potassium serta asam ellagic. Khasiat dari strawberry diantaranya adalah :

- mampu menyusutkan kadar kolesterol

- dapat melumpuhkan kerja aktif kanker karena asam ellagic yang dikandungnya.

- dapat meredam gejala stroke

- mengandung zat anti alergi dan anti radang

- mencegah proses oksidasi pada tubuh (oksidasi adalah hancurnya jaringan tubuh karena radikal bebas).

- dapat menghaluskan kulit dan membuat warna kulit kelihatan cerah.

- dapat memutihkan atau membersihkan permukaan gigi (jadi kalo ga ada pasta gigi, pake strawberry ajah, hahahaha…)

dan masih banyak manfaat buah strawberry lainnya.

Lalu apa hubungannya strawberry dengan Lembang?!…. ada, tenang aja, ada kok hubungannya. Selain di Ciwidey dan Rancabali, Lembang ternyata merupakan tempat strategis untuk bertani strawberry. Sebut saja Rumah Strawberry. Lokasi Rumah Strawberry ga begitu jauh dari cafe the peak. Di Rumah Strawberry ini (waktu gue ke sana), kamu harus beli jus strawberry dulu sebagai syarat untuk memetik buah strawberry. Kamu dilarang makan buah strawberry sambil memetik, sementara hasil petikan kamu, per-kilonya dihargai (saat itu) rp. 20.000, ga tau d sekarang…

Selain Rumah Strawberry, lokasi wisata petik strawberry lainnya adalah di Kayu Ambon, jalan menuju Maribaya (Strawberry Sweethearts di jl raya Lembang – Maribaya) hingga jalan raya Tangkuban Perahu.

3. Cihideung

Kamu suka bunga dan lagi sibuk nyari bunga?! ke Cihideung ajah. Di sana adalah pusatnya bunga hias. Segala jenis bunga ada di sana, dan harganya, pastinya lebih murah dibanding tempat lain (yakin? hehe). Budi daya tanaman (khususnya bunga) emang udah jadi mata pencaharian warga Cihideung. Itu sebabnya kawasan ini disebut sebagai kawasan Taman Bunga Cihideung. Di sepanjang jalan Sersan Bajuri, yang merupakan jalan utama yang melewati desa Cihideung, terdapat banyak kios bunga.

Rasanya cool bangets melewati kawasan ini, secara di sisi kanan jalan terhampar bunga berwarna-warni. Keliatan indah bangets. Serasa ada di mana gitu kalo udah berada di kawasan ini. Serasa ada di ………………. cihideung… hehe.. ya iyalah lah….

Capek nyari bunga, sok rehat dulu. Ada banyak cafe juga di sini. Ada bandrek dan bajigur juga loh, minuman khas sunda yang bisa menghangatkan badan kamu…

4. Tangkuban Prahu

Tangkuban Prahu adalah gunung berapi yang terletak 28 km utara kota Bandung. Gunung ini berada pada ketinggian 2076 meter dari permukaan laut. Kota Bandung bisa dilihat dari kawasan ini. Gunung Tangkuban Prahu memiliki kawah yang luas dengan bentuk memanjang (kawah Ratu), sementara kawah2 kecil lainnya turut terdapat di kawasan ini, seperti kawah Upas dan kawah Domas. Kawah Domas memiliki sumber air panas yang mendidih dan juga geyser (air panas yang memancar ke atas). Gunung Tangkuban Prahu terkenal dengan legendanya, yaitu Legenda Sangkuriang.

5. Maribaya

Maribaya terletak sekitar 4 km Tenggara Lembang. Obyek wisata Maribaya ini memiliki sumber mata air panas, taman dan juga air terjun setinggi 25 M. Mata air panas di Maribaya mengandung belerang yang nyaman untuk berenang ataupun berendam. Dari Maribaya, kamu bisa melakukan trekking atau berjalan sejauh 6 km ke Dago di Bandung, waktu yang kamu tempuh untuk trekking ini sekitar dua sampai tiga jam. Trekking dilakukan melalui jalan kecil melewati lembah, sungai, hingga ke bukit Dago. Jadi bagi kamu yang hobi jalan kaki, ga ada salahnya melakukan trekking dengan rute di atas. Lagian, jalan kaki bagus bangets kok buat kesehatan.

6. Ciater

Ciater atau Sari Ater adalah obyek wisata yang memiliki sumber mata air panas yang mengandung belerang yang katanya dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti reumatik dan penyakit kulit. Kamu bisa berenang di kawasan ini atau sekedar bermain air saja.

Air panas yang berasal dari obyek  wisata ini kemudian mengalir ke sungai-sungai yang ada di sekitarnya dan menjadi dingin yang kemudian digunakan oleh petani setempat untuk mengairi sawah mereka sehingga menjadi subur.

O, ya Ciater terleta kurang lebih 8 km Timur Laut Tangkuban Prahu dan berada pada ketinggian 1500 di atas permukaan laut.

7. Situ Lembang

Situ Lembang terletak di sebelah Barat Ciater. Merupakan wilayah dengan luas sekitar 78 hektar dimana 40%nya merupakan danau/situ. Di dekat situ ini terdapat hutan alam yang membuat kawasan ini menjadi indah, teduh dan adem.

Hm.. asik kan tempat berliburnya, ga ada salahnya juga main ke Lembang. Atau kalau udah pernah ke sana, ga ada  salahnya dateng lagi, itung2 nostalgia, hehe… siapa tahu banyak perubahan yang terjadi. Have a nice holiday buat yang lagi holiday! (berbagai sumber)

Hm…. dari sekian banyak film yang bergenre horor dan komedi, akhirnya muncul juga film yang bernuansa islam yang kabarnya menjadi film yang paling ditunggu masyarakat muslim Indonesia, yaitu Ketika Cinta Bertasbih (KCB)

KCB diangkat dari novel best-seller karya Habbiburrahman El Shirazy dan diproduksi oleh SinemArt Pictures. Lima pemeran utama film ini diambil berdasarkan casting yang dilakukan di beberapa kota besar di Indonesia, sehingga terpilih :

- Cholidi Asadil Alam sebagai Khairul Azzam (asal Pasuruan).

- Oki Setiana Dewi sebagai Anna Althafunnisa (asal Batam).

- Alice Norin sebagai Eliana Pramesti (asal Jakarta).

- Andi Arsyil Rahman sebagai Furqon (asal Makassar).

- Meyda Sefira sebagai Ayatul Husna (asal Bandung).

Mereka  berlima lolos setelah menyisihkan kurang lebih 6000 peserta.

Film ini disutradarai oleh Chaerul Umam dengan Imam Tantowi sebagai screenplay-nya.

Film ini mengisahkan tentang perjuangan pemuda Indonesia yang kuliah di Universitas Al Azhar, Mesir, yang bernama Khairul Azzam (diperankan M. Kholidi Asadi Alam). Azzam harus menyelesaikan kuliahnya selama 9 tahun karena keasikan bekerja sebagai tukang tempe dan tukang bakso untuk membiayai ibu dan ketiga adik  perempuannya di kampung (Solo) karena ayahnya sudah meninggal.

Tapi yang menurut gue kurang di sini adalah aktivitas Azzam dalam bekerja kok kurang keliatan yah?!…. katanya tukang bakso?! tapi aktivitas dia jualan bakso ga ada… hanya menggambarkan saat dia bikin tempe doang, itupun scene-nya sedikit, jadi kurang terlihat aja gimana kerja kerasnya Azzam.

Masakan Azzam ceritanya terkenal sampe KBRI Mesir, sehingga Azzam bisa kenal dengan putri Dubes, yaitu Eliana Pramesti (Alice Norin).

Eliana sepertinya suka sama Azzam, demikian juga Azzam, tapi sayangnya, tipe wanita seperti Eliana bukan wanita idaman Azzam untuk dijadikan isteri karena Eliana tidak berjilbab dan gaya hidup Eliana juga sudah terkontaminasi gaya hidup orang bule.

Supir Eliana, yaitu Pak Ali (Didi Petet) menyarankan pada Azzam agar melamar putri Pak Kyai yang bernama Anna Althafunnisa (Oki Setiana), S2 dari Kuliyyatul Banaat  (Alexandria). Saat niat itu disampaikan pada Ustadz Mujab (Habiburrahman El-Shirazy) ternyata Anna sudah dilamar oleh Furqon (Andi Arsyil Rahman). Azzam terpaksa menahan kekecewaannya.

Tapi tanpa Azzam sadari, ia sudah bertemu dan berkenalan dengan Anna. Hal itu terjadi saat ia menolong Anna mendapatkan buku -buku Anna yang ketinggalan di sebuah bis.

Di kampung, Anna berkenalan dengan Ayatul Husna (Meyda Sefira) yang berprofesi sebagai novelis yang merupakan adik Azzam.

Singkat cerita, Anna yang sudah kembali tinggal di rumah orangtuanya  mau menerima lamaran Furqon dengan syarat tidak mau dimadu atau tidak mengijinkan Furqon menikah lagi dengan wanita lain saat sudah menikah dengan dirinya (setuju banget gue sama Anna, hahaha… hidup Anna! ke laut aja para cowo yang suka mendua ato mentigakan wanita, heuheuheu……). Tanpa Anna tahu, Furqon, suaminya ternyata mengidap virus HIV.  Virus itu Furqon dapet dari suntikan komplotan pemeras yang sengaja menjebaknya waktu Furqon masih di Mesir dan belum pulang ke tanah air.

Film kemudian bersambung……………… lah kok bisa?! itu dia yang ga bikin greget, KOK BISA?! mungkin pengen bikin penonton penasaran kali yah, tapi sayangnya gue ga penasaran….

kenapa sih ga ditamatkan saja sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh?! kesannya kan jadi eklusif gituh!… walo novelnya terbagi dua bagian tapi kan filmnya bisa dijadiin satu?!….. ga cool ah, ga asik, nonton film kayak nonton sinetron ajah….

yang jelas, dari kemasan yang disusun serapi dan seapik mungkin jadi berantakan gara2 endingnya yang gantung…..

yang juga sangat disayangkan di sini adalah gambar2 di kota Kairo atau Alexandria sedikit sekali ditampilkan. Padahal katanya biayanya udah mahal banget untuk syuting di sana. Keindahan sungai nil kurang terekspose, kesibukan di sekitar sana juga kurang. Blum lagi pyramid-nya, hanya ditampilin secara sekilas aja, jadinya kurang eksotik.

Dan yang bikin penasaran, adalah saat diadakan jamuan makan malam di halaman Dubes, langitnya keliatan aneh, itu asli atau hasil tempelan?!…. heuheu… ada2 aja….

tapi ya sudahlah, lepas dari kemasan yang dibuat, masyarakat sangat antusias kok untuk menontonnya. Kabarnya penonton lebih membludak dari film Ayat-Ayat Cinta yang juga jadi box- office. Dan kabarnya lagi film ini akan turut ditayangkan di negara2 seperti  Mesir, Brunei, Malaysia, Singapura, Hong Kong, Taiwan dan Australia.

Ada sedikit pembelajaran yang bisa kita dapet dari menonton KCB karena  KCB mengetengahkan  pesan2 religius, yang menyejukan hati dan bisa dijadiin bahan acuan.  Khususnya tentang perjuangan hidup,  kesucian cinta serta ketulusan dan ketabahan hati.

Metode pengobatan dengan kerokan sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu dan dipercaya dapat memberi kesembuhan.

Kerokan adalah suatu pengobatan tradisional Jawa dengan cara menekan dan menggeserkan benda tumpul (biasanya uang logam, atau alat bantu khusus kerok yang terbuat dari plastik, tulang, keramik, batu giok, potongan jahe, potongan bawang, dan lain-lain. Alat-alat tersebut harus tumpul supaya tidak melukai kulit) pada tubuh secara berulang-ulang dengan cairan yang licin sampai terjadi bilur-bilur berwarna merah. Fungsi cairan yang licin ini untuk melicinkan proses kerokan sehingga menghindari terjadinya kulit lecet, selain itu, jika dipergunakan balsem atau minyak, dapat juga untuk menghangatkan.

Pengobatan dengan kerokan ini ternyata tidak hanya dikenal di masyarakat Jawa, tetapi sudah menyebar ke daerah-daerah lain di Indonesia, bahkan sampai di luar negeri.

Di Vietnam, pengobatan ini disebut Cao Gio, di Kamboja disebut Goh Kyol (rubbing the wind), di Cina disebut Gua Sha (Gua=menggosok/scraping, Sha=racun/toksin), namun kebanyakan pengobatan ini di Cina menggunakan batu Jade sehingga disebut Jade stone therapy, di dunia Barat disebut coining atau coin rubbing.

Pengobatan dengan kerokan ini dipercaya bermanfaat untuk mengobati masuk angin atau tidak enak badan, yang ditandai dengan perut kembung, hidung berair, pegel linu, nyeri kepala, dan sebagainya. Ketika masuk angin, kita menjadi kedinginan atau suhu tubuh menurun yang mengakibatkan pembuluh darah di kulit mengalami penyempitan (konstriksi) sebagai kompensasinya. Hal ini dilakukan tubuh agar seluruh tubuh tidak ikut kedinginan. Konstriksi atau penyempitan itu dapat mengakibatkan oksigenasi pada permukaan tubuh berkurang. Jika oksigenasi pada permukaan tubuh (terutama bagian belakang) turun atau berkurang, sekujur badan dapat terasa sakit. Selanjutnya, akan muncul gejala bersin pertanda terjadi penurunan temperatur tubuh.

Kulit yang dikerok hanya dengan mata uang logam dan balsem, minyak, atau lotion bisa menjadi merah, dan kenapa tidak menjadi warna lain saja, misalnya biru (seperti warna bengkak yang kita dapatkan akibat tekanan/hantaman dari luar). Mengapa hal itu bisa terjadi?

Inflamasi/radang adalah reaksi dari suatu jaringan hidup yang mempunyai vaskularisasi (manifestasi sistem pembuluh darah) terhadap trauma (injury) lokal dan merupakan suatu proses kompleks meliputi perubahan pembuluh darah, jaringan ikat, dan interaksi berbagai jenis sel. Inflamasi bertujuan untuk menetralisir agen penyebab trauma dan membersihkan jaringan mati, sehingga dapat dicapai penyembuhan dan perbaikan tubuh. Jadi, inflamasi merupakan salah satu komponen penyembuhan.

Menurut Dr. Koosnadi Saputra, DSR, akupunturis klinik, upaya untuk meningkatkan panas di bagian belakang tubuh bisa berpedoman pada hukum Einstein (E = mC2). Energi atau panas dihasilkan dari gesekan dua benda. Kalau permukaan kulit tubuh digosok-gosok dengan tangan atau suatu benda tumpul secara cepat, suhu tubuh pun akan meningkat. Panas yang cukup tinggi menyebabkan terjadinya pelebaran pembuluh darah dalam kulit. Otomatis peredaran darah menjadi lebih lancar dan oksigenasi lebih baik sehingga rasa sakit di tubuh berkurang. Maka dari itu, metode pengobatan kerokan dapat menjadi salah satu perwujudan hukum Einstein. Kerokan tidak menyebabkan rasa sakit jika dilakukan dengan benar. Warna merah yang terjadi dapat dipakai sebagai pengukur berat ringannya masuk angin, makin merah warnanya makin berat derajat sakitnya. Hasil survei pada 390 responden di kota Solo menunjukkan bahwa 87% dari responden yang berasal dari golongan bawah sampai atas yang memanfaatkan dan merasakan kegunaan pengobatan ini merasa ketagihan. Di Amerika, pengobatan ini mengundang perdebatan dan oleh tenaga kesehatan Amerika dikatakan bahwa tindakan ini adalah abuse. Namun, penelitian yang dilakukan oleh dr. Didik Gunawan Tamtomo, seorang dosen fakultas kedokteran di Surabaya terhadap jaringan biopsi kulit sesudah kerokan menunjukkan bahwa tidak terdapat kerusakan kulit, yang ada hanyalah reaksi inflamasi/radang.

Pada reaksi inflamasi, juga terjadi pengeluaran mediator inflamasi seperti IL-1, TNF, histamin, beta endorfin, dan sebagainya serta penurunan PGE2, bradikinin, dan C3.

IL-1 dan TNF berfungsi sebagai petanda bahwa telah terjadi reaksi fase akut, yaitu inflamasi lokal akibat kerokan yang ditandai dengan kemerahan dan panas, selain itu juga mengaktivasi sel-sel darah sehingga sirkulasi darah meningkat. Histamin penting di awal proses inflamasi. Penelitian mengenai manfaat kerokan yang dilakukan di bawah bimbingan tiga Guru Besar Fakultas Kedokteran di Surabaya menyimpulkan bahwa kerokan dapat menyebabkan kenaikan kadar beta-endorfin sehingga dapat mengurangi rasa nyeri otot (mialgia) dan mengakibatkan penderita merasa lebih enak dan segar, serta merangsang organ viscera, terutama paru-paru dan jantung sehingga penderita bisa bernapas lebih enak dan lega, peredaran darah juga menjadi lebih baik. Kadar PGE2 (Prostaglandin E2) dan bradikinin yang menurun menyebabkan mialgia berkurang karena kenyataannya, PGE2 merupakan biang kerok penyebab mialgia (nyeri otot). Jika PGE2 naik maka akan meningkatkan kepekaan nosiseptor yang disebut sentra sensitisasi, sehingga kita menjadi sensitif terhadap tekanan dan menimbulkan rasa nyeri. Jadi, jika kadar PGE2 bisa diturunkan, maka rasa nyeri tersebut juga akan berkurang. Tinggi rendahnya kadar PGE2 akan mempunyai korelasi dengan berat ringannya mialgia. Bradikinin dan C3 merupakan zat yang dapat meningkatkan permeabilitas vaskuler.

Bagaimana membuat pola kerokan yang baik?

Para ahli akupunktur berpendapat bahwa sebaiknya alat kerok melewati titik akupuntur agar saraf motorik dapat terangsang, sehingga dapat memperlancar sirkulasi darah.

Pola umum kerokan biasanya membentuk garis-garis lurus dari atas ke bawah dan miring di sisi kiri-kanan ruas-ruas tulang belakang ataupun pada leher bagian belakang. Pada tubuh kita terdapat sekitar 360 titik akupuntur utama yang berhubungan dengan organ penting. Begitu pun pada tubuh bagian belakang, terdapat titik-titik yang berhubungan dengan organ dalam tubuh (organ viscera).
Dengan pola kerokan yang benar, titik-titik akupuntur dapat dicapai dengan sempurna.
Kerokan jarang dilakukan pada tubuh bagian depan karena kurang berguna. Untuk mengusir masuk angin, yang efektif adalah mengerok daerah bagian belakang tubuh dan leher.

Tindakan kerokan searah yang diulang-ulang merupakan gerakan memperkuat. Sampai sejauh mana kekuatan tekanannya tidak ada batasan tertentu. Yang penting tak sampai melukai. Tiap orang memiliki kepekaan kulit dan daya tahan terhadap rasa sakit yang berbeda-beda. Karena itu, ada yang dikerok pelan saja sudah meringis kesakitan. Tapi tak jarang ada yang justru minta dikerok kuat-kuat sampai kulit berwarna sangat merah.

Jadi, kerokan merupakan upaya mengusir masuk angin dengan cara meningkatkan panas (calor) akibat sirkulasi darah yang meningkat sehingga memberikan warna kemerahan (rubor), dan bukan mengeluarkan angin lewat pori-pori kulit. Bagi masyarakat awam, kerokan sering dipahami sebagai cara untuk “mengeluarkan angin” dari tubuh lewat pori-pori kulit. Padahal, angin atau udara tidak pernah masuk atau keluar lewat pori-pori kulit. Angin hanya bisa masuk atau keluar lewat organ pernapasan dan pencernaan. Lalu, hal yang patut diingat dan dilakukan bila sudah kerokan adalah tidak mandi karena setelah kerokan terdapat peningkatan panas yang menyebabkan pori-pori kulit dalam kondisi terbuka. Lebih baik,  kulit di lap  (lap yang dicelupkan pada air hangat lalu diperas). Jika langsung dengan air dingin, sel-sel tubuh yang masih panas akibat kerokan akan terkaget bersentuhan dengan air dingin dan dapat membuat sel-sel tubuh tidak stabil.

Selain itu, kamu  juga harus ingat bahwa kerokan hanyalah sebuah langkah pencegahan. Kamu  tetap harus ke dokter untuk mengkonsultasikan kondisi tidak enak badan.Selain itu lakukanlah hal-hal yang dapat membantu kesembuhan, seperti banyak minum air putih, mengkonsumsi makanan dan minuman hangat yang bergizi, serta istirahat dan tidur secukupnya.

Sumber : E-mail dari teman

(Bagian Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 1973. Patologi. Jakarta: FKUI.
Didik G. T. Gambaran Histopatologi Kulit pada Pengobatan Tradisional Kerokan. Cermin Dunia Kedokteran. 2008; 160: 28-31.
nicopoundra.com
Robbins, Stanley L. dkk. 1995. Buku Saku Dasar Patologi Penyakit Ed.5. Alih Bahasa: Prof. dr. Achmad Tjarta, Prof. dr. Sutisna Himawan, dr. A. N. Kurniawan. Jakarta: EGC)

- apa beda Megi Z sama tukang sayur?
*kalo Megi Z teriak ‘tega-teganya’, kalo tukang sayur ‘toge-togenya.
~~~
- kenapa di komputer ada tulisan ENTER?
* Karena kalo tulisannya ENTAR, programnya ga jalan2 dunk…
~~~
apa bahasa Arabnya orang jatuh dari lantai 100 sebuah gedung?
* Innalillahi wa inna ilaihi rojiun
~~~
- binatang apa yang paling panjang?
* ular ngantri minyak tanah
~~~
- ikan apa yang lahir langsung disiksa ibunya?
* ikan lohan (liat aja kepalanya benjol)
~~~
- siapa nama orang Bali yang hobi travelling?
* Made (Made in Italy, Made in China, Made in Japan, Made in Thailand)
~~~
- apa persamaan Pangeran Diponegoro dengan RA Kartini?
* sama2 nggak punya blackberry
~~~
- Siapa wanita paling kuat sedunia?
* nyonya Meneer, berdiri sejak 1812
~~~
- apa beda Onta dan kangkung?
* kalo Onta di Arab, kalo kangkung diurap
~~~
- Apa persamaan KTP dan telor asin?
* sama2 dicap stempel
~~~
- kenapa dokter kalo ‘mo operasi mulutnya ditutup?
* karena kalo matanya yang ditutup, nggak keliatan dunk…
~~~
- apa bukti wortel baik untuk kesehatan mata?!
* pernah liat kelinci pake kacamata?!
~~~
- apa bahasa Indianya bumbu dapur?
* tumbar miri jahe
~~~
- binatang apa yang warnanya hitam-putih- merah?
* zebra masuk angin, terus dikerokin
~~~
- nenek siapa yang jalannya loncat2?
* neneknya kodok, neneknya kelinci, neneknya kangguru
~~~
- kenapa air laut asin?
* karena ikannya pada keringetan
~~~
- Mangga apa yang mengerikan?
* menggaruk-garuk tubuh singa yang lagi laper
~~~
- profesi apa yang nggak perlu sekolah?
* wasit tinju, cuma ngitung dari 1 sampe 10 doang.
~~~
- ikan apa yang matanya banyak?
* ikan teri dua kilo
~~~
- mengapa gunung berapi meletus?
* karena kalo mencair namanya gunung es
~~~
- kunci apa yang bisa bikin orang  joget?
* Kunci2 Hota he
~~~
- siapa nama orang jepang yang lahir di puncak gunung merapi saat gunung meletus?
* kurasa Takada
~~~
- apa yang bunyinya bak bak bak buk dor dor!
* tukang balon lagi berantem
~~~
- hantu apa yang pinter ngitung?
* han, tu, tri, four, five…