Atiko Fianti’s Weblog

Masukan dari Oktober 2009

Tentang Medan Magnet Bumi

Oktober 29, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kiamat 2012

(Oleh : L Wilardjo, Guru Besar Ilmu Fisika, Univ. Kristen Satya Wacana, Salatiga)

Hari SElasa (13/10/09) lalu, ada e-mail masuk dari seseorang berinisial STP.  Bunyi pesan itu, Pak Liek, saya membaca artikel di ‘eramuslim‘, ada kalimat berikut,  “Medan magnet bumi yang berfungsi sebagai pertahanan utama bumi terhadap radiasi sinar matahari mulai retak, bahkan ada yang sampai sebesar kota California di sana-sini. Pergeseran kutub juga tengah  berlangsung.”   Apa yang dimaksud dengan medan magnet bumi mulai retak? Apa pendapat Pak Liek tentang ramalan 2012 oleh suku Maya?

E-mail itu saya jawab singkat. Saya katakan, yang bisa retak ialah benda padat. Zat cair tidak retak. Gas juga tidak. Apalagi medan magnet yang abstrak.

Keesokan harinya, Kompas menyajikan tulisan “Kiamat Tahun 2012 Dibantah.” Dikatakan, Apolinaro Chile Pixtun, tetua Indian dari suku Maya asal Guatemala, menyatakan, berita bahwa menurut kalender Maya kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012 adalah tidak benar.

Setelah saya cek di internet, tulisan yang sebagian dikutip STP itu memang ada. Ramalan kiamat 2012 bahkan dikait-kaitkan dengan ramalan suku-suku lain, dengan buku China kuno, I Ching, dan dengan peristiwa serta kegiatan orang dewasa ini. Namun juga dinyatakan, menurut Islam, meski kiamat tidak bisa dihindarkan, kita tak akan pernah tahu kapan pastinya akan terjadi. Lalu tulisan itu ditutup dengan “Wallahu’alam bishawab.”

Retak atau bolong?

“…Medan magnet bumi… retak.. sampai sebesar kota (sic) California…”

Retak itu hanya dapat dikatakan pada (permukaan) benda padat yang patah beralur memanjang, tetapi kedua bagian di sebelah- menyebelah alur itu tidak terlepas. Tidak ada retakan sebesar negara California. Kalau ada, itu bukan retak namanya, tapi berlubang.

Yang dikatakan berlubang bukan medan magnet bumi, tapi ozonosfer, lapisan atmosfer (20-26 kilometer di atas permukaan laut) yang kaya dengan gas O2.

Karena ulah manusia menghamburkan CFC (senyawa Khloro-fluoro-karbon), radikal bebas hasil penguraian CFC itu, yakni Cl dan ClO, “merampok” atom O (oksigen) dari molekul O3 (Ozon).

Maka, Ozon itu menjadi O2 (molekul oksigen). Pupuk juga melepaskan N2O, yang terurai oleh foton menjadi NO. Juga ada radikal bebas lain, yakni OH. Semuanya suka menyerobot O dari ozon. Padahal, ozonlah yang mampu menamengi bumi dari “sengatan” sinar ultraungu (UV= ultraviolet).

Di antara UV-A, UV-B, UV-C, yang paling berbahaya ialah UV-B (290-320 nanometer) sebab energinya sudah cukup tinggi, sedangkan intensitasnya dalam spektrum sinar matahari juga masih lumayan.

Yang dirusak adalah kristalin alfa, yakni protein lensa bola mata dan DNA, terutama basanya, yakni T (thymine), C (cytosine), A (adenine) dan G (guanine) dengan akibat kanker kulit.

Medan Magnet Retak?

Ini sulit dipahami. Jika retak, berarti medan magnet bumi yang “garis-garis”nya membujur (meridional) dari Kutub Utara (-nya medan geomagnetik) ke Kutub Selatannya terputus di (beberapa) lokasi tertentu. James Clerc Maxwell (di kuburannya kalau bisa) akan marah sebab, menurut dia, tidak ada magnet berkutub tunggal (monopole).

Medan magnet selalu “temu gelang”, keluar dari Kutub Utara, lalu bisa “mengembara” ke mana-mana, tetapi akhirnya harus masuk kembali ke Kutub Selatan. Jadi, medan magnet tak dapat terputus. Mengatakan bahwa medan magnet bumi retak sebesar California di sana-sini terasa “absurb”.

Radiasi?

Juga dikatakan, “medan magnet bumi merupakan pertahanan utama bumi terhadap radiasi sinar matahari.”

Sinar matahari adalah gelombang elektromagnetik yang dalam pandangan kuantum berupa zarah-zarah (particles) yang disebut foton. Foton itu netral (tidak bermuatan elektrik). Padahal, medan elektromagnetik, khususnya komponen magnetik, hanya membelokkan gerak  zarah yang bermuatan.

Jadi, medan magnet tidak bisa menjadi pertahanan bumi terhadap radiasi sinar matahari. Memang ada zarah-zarah energetik yang disebut sinar kosmos. Sinar ini berasal dari ruang angkasa luar, mungkin dari bintang-bintang, termasuk matahari.

Indikasi bahwa matahari juga melepas sinar kosmos tampak pada rapat elektron dalam plasma ionosfer (400-900 kilometer di atas permukaan laut), yang lebih tinggi pada siang hari ketimbang pada malam hari.

Ionosasi itu terjadi karena atom/molekul di atas sana dibentur zarah-zarah dari luar bumi. Sebagian zarah-zarah sinar kosmos ini dibelokkan oleh medan geomagnetik. Namun, mereka sedemikian energik sehingga tetap ada yang mampu “menghujani” bumi. Untung intensitasnya rendah sekali sehingga tidak berbahaya.

Dalam pengukuran aktivitas cuplikan (sample) radioaktif, sinar kosmos itu hanya dianggap sebagai bagian radiasi latar (background radiation). (sumber : Kompas)

Kategori: just info

Selendang Rocker : hiburan yang menyegarkan di kala bete…

Oktober 25, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

selendangrocker

Pengen denger Candil nyanyi lagu melayu ga? nonton deh Selendang Rocker... film yang dibintangi Candil, mantan vokalis grup band rock:  Seurius.

Serius nih film kudu ditonton secara lucu gila… hihihi… lumayan buat ngilangin rasa bete kamu… apalagi tanggung bulan gini, nunggu gajian masih lama… lah, apa hubungannya?!

Adalah Ipang (yang diperankan oleh Candil), dan teman2 musisinya dari grup band The Pangky’s: Ozi (Ramzi) sang drummer, trus  Eric (Edric Tjandra), sang gitaris  dan Joy (Saykoji) keyboardist dan rapper yang bertubuh tambun.

Mereka berempat lalu diminta oleh Pak Can (produser mereka) untuk menyanyikan lagu2 melayu saja secara band mereka udah turun pamor. Bagi Eric adalah suatu penghinaan harus menyanyikan lagu2 melayu karena itu adalah : “pembunuhan karakter”. Tapi mereka terpaksa mengikuti keinginan Pak Can secara mereka terikat kontrak dan punya utang ke Pak Can sebanyak 400 juta rupiah.

Mereka akhirnya kepaksa bekerjasama dengan Munanada (diperankan oleh Joe P-Project). Munanada yang biasa dipanggil Pak Haji adalah penyanyi melayu senior yang merupakan legenda musik melayu di Indonesia. Oleh Pak Haji  mereka dilatih nyanyi melayu sampe diperciki air segala. Mereka juga dipaksa ngikutin visi dan misi Munanada. The pangky’s ngikut ajah apa maunya Pak Haji… tapi saat Pak Haji  ngajak mereka pergi ke makam leluhur mereka yang menjadi legenda musik melayu (kalo ga salah namanya Maman Romansa) dan disuruh makan melati agar suara mereka bagus, Ipang marah karena merasa sudah dibodohi. Ipang lalu meludahi makam tersebut membuat  Pak Haji jadi berang dan mengutuk Ipang, bahwa Ipang, gimanapun bakal balik ke musik melayu.

Kutukan Pak Haji terbukti benar, di setiap kesempatan Ipang selalu mendengar musik melayu, sampai akhirnya ia benar2 jatuh cinta sama musik melayu.

Well, mu tau gimana lengkapnya cerita film ini, mending nonton aja, hehehe… kalo boleh jujur gue suka banget sama perannya Joe sebagai Pak Haji, yang mengingatkan gue sama bang Haji Rhoma (atau memang peran Joe memparodikan bang Haji Rhoma? entahlah). Kata-kata yang khas yang diucapkan Pak Haji (di film ini) selain terlalu, adalah terlala… (katanya sih terlala itu lebih dari terlalu)…. hahahahaha…. bahasa darimana tuh, Pak Haji bisa ajah….

Pemain :

Candil, Saykoji, Ramzi, Edric Tjandra, Joe P Project, Sarah Jane

Ilustrasi Musik : Candil

Penulis Skenario : Benni Setiawan

Sutradara : Awi Suryadi

Produser : Gope Samtani, Subagio S.

Produksi : Rapi Films

Motto Film : Gaya Metal, Melayu Kental…….

Kategori: Film

Kabinet Indonesia Bersatu 2

Oktober 22, 2009 · 1 Komentar

Daftar Nama Menteri  Kabinet Indonesia Bersatu 2  (Kabinet SBY – Boediono) Periode 2009 – 2014

  1. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, & Keamanan: Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto
  2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Ir Muhammad Hatta Radjasa
  3. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat: R. Agung Laksono
  4. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional: Armida Alisjahbana
  5. Menteri Negara Koperasi & UKM: Syarifuddin Hasan
  6. Menteri Negara Lingkungan Hidup: Gusti Muhammad Hatta
  7. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak: Linda Amalia Sari
  8. Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi: EE Mangindaan
  9. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
  10. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
  11. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
  12. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
  13. Menteri Hukum & HAM: Patrialis Akbar
  14. Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati
  15. Menteri Energi Sumber Daya Mineral: Darwin Zahedy Saleh
  16. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
  17. Menteri Perdagangan: Mari Elka Pangestu
  18. Menteri Pertanian: Suswono
  19. Menteri Kehutanan: Zukifli Hasan
  20. Menteri Perhubungan: Freddy Numberi
  21. Menteri Kelautan & Perikanan: Fadel Muhammad
  22. Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
  23. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
  24. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko kirmanto
  25. Menteri Pendidikan Nasional: M Nuh
  26. Menteri Sosial: Salim Seggaf Al Jufri
  27. Menteri Agama: Suryadharma Ali
  28. Menteri Kebudayaan & Pariwisata: Jero Wacik
  29. Menteri Riset & Teknologi: Suharna Surapranata
  30. Menteri Pemberdayaan Daerah Tertinggal: Ahmad Helmi Faisal Zaini
  31. Menteri Negara BUMN: Mustafa Abubakar
  32. Menteri Komunikasi & Informatika: Tifatul Sembiring
  33. Menteri Negara Pemuda & Olahraga: Andi Mallarangeng
  34. Menteri Perumahan Rakyat: Suharso Monoarfa

~ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Gita Irawan Wirjawan

~ Jaksa Agung: Hendarman Supanji
~ Kepala Badan Intelijen Negara: Sutanto
~ Panglima TNI: Jenderal TNI Djoko Santoso
~ Kapolri: Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri

~ Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan & Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto.

Kategori: just info

Terapi air putih

Oktober 13, 2009 · 1 Komentar

Minum Air Putih Saat Perut Kosong

Di Jepang, sekarang ini sangat nge-trend minum air putih pada saat perut kosong, atau segera setelah bangun tidur di pagi hari. Tes ilmiah membuktikan keampuhannya. Terapi air ini sudah dibuktikan kesuksesannya oleh kumpulan pengobatan Jepang untuk berbagai macam penyakit, diantaranya :

Sakit kepala,  arthritis, detak jantung cepat, epilepsi, kelebihan berat badan, asma bronchitis, penyakit ginjal dan urin, muntah-muntah, asam lambung, diare, diabetes,  rahim, kanker dan THT (telinga, hidung, tenggorokan).

Metode Terapi

1. Setelah kamu bangun pagi, sebelum menggosok gigi, minum 4 x 160 ml gelas air putih.

2. Gosok gigi (bersihkan mulut) tapi jangan makan atau minum apapun selama 45 menit.

3. Setelah 45 menit, kamu boleh makan atau minum seperti biasa.

4. Setelah 15 menit sarapan, makan siang dan makan malam, jangan makan atau minum apapun selama 2 jam.

5. Untuk  yang sudah tua atau sedang sakit (sehingga tidak bisa minum 4 gelas air pada saat mulai) bisa digantikan dengan meminum sedikit air terlebih dahulu dan kemudian ditingkatkan secara berkala hingga 4 gelas per hari.

6. Metode di atas adalah terapi untuk mengobati penyakit bagi mereka yang sakit, kalau tidak sakitpun, tetap bermanfaat untuk kesehatan.

Lama terapi untuk masing-masing jenis penyakit :

1. Tekanan darah tinggi (30 hari)

2. Asam lambung (10 hari)

3. Diabetes (30 hari)

4. Kanker (180 hari)

5. TBC (90 hri)

6. Pasien Arthritis disarankan untuk mengikuti terapi di atas hanya 3 hari pada minggu pertama dan dari minggu kedua dan seterusnya setiap hari

Metode pengobatan di atas tidak mempunyai efek samping (sumber : email dari seorang teman).

Kategori: health

Indie label, pergerakan yang tak pernah mati

Oktober 6, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

indie2

Dalam industri musik kita mengenal istilah major label dan indie label. Major label adalah sebuah perusahaan rekaman besar kapital seperti Sony BMG, Universal, EMI, atau Warner. Sebaliknya, indie label diartikan sebagai sebuah perusahaan rekaman kecil yang mandiri, Do It Yourself, dengan skala yang tidak sebesar major label. Nama-nama indie label seperti Sub Pop Records, Dischord Records, Fat Wreck Chords Records, dan masih banyak lagi cukup dikenal orang-orang dan memiliki pengaruh tersendiri bagi industri musik.

Di Indonesia sendiri, pergerakan indie label dimulai ketika Pas Band merilis album pertamanya “4 Through The Sap” sekitar tahun 1993. Banyak yang meyakini bahwa album ini menjadi cetak biru indie label yang berkembang di Indonesia secara kebanyakan. Dulunya, indie label berdiri hanya sebatas “bendera” pengenal buat band tersebut, seperti SAP Management untuk Pas Band dan Pupcore untuk band Puppen. Karena pada era itu kebanyakan sebuah band merilis albumnya sendiri (self released).

Salah satu indie label yang paling berpengaruh di Indonesia yaitu ketika pada pertengahan tahun 90-an muncul kompilasi “Masindahbangetsekalipisan” rilisan 40.1.24 Records. Label milik Richard Mutter (ex- Drummer Pas Band) ini dianggap sebagai salah satu pionir indie label di Indonesia. Kemudian setelah itu bermunculan indie label lainnya seperti Riotic Records, Harder Records, FFWD Records, My Own Deck Records, Maritime Records, Aksara Records, Pavilliun Records, Rottrevore Records, dll.

Ada beberapa karakter indie label yang membuatnya bisa bertahan di tengah pergolakan industri musik. Kini banyak major label yang gulung tikar, dan bukan tidak mungkin justru indie label kini menyeruak ke permukaan. Seperti apa yang diramalkan oleh John Nasbitt dalam bukunya Global Paradoks bahwa perusahaan besar kelak akan digerogoti oleh perusahaan-perusahaan kecil. Well, mungkin saja ini bisa menjadi kenyataan…

Salah satu karakter indie label yaitu spesifik dan personal yang bisa membuat indie label bertahan di tengah carut marutnya industri musik Indonesia. Indie label menawarkan selera musik yang berbeda dari selera pasar settingan major label. Karena berdasarkan selera musik pemilik label yang spesifik, maka indie label pun berdiri menawarkan selera musik alternatif dari musik-musik yang ada. Karena sepesifik dan personal, sebuah indie label pun lebih memiliki karakter dan image tersendiri. Contohnya, FFWD Records yang dikenal dengan musik-musik indie pop-nya atau Rottrevore Records yang dikenal merilis musik-musik death metal.

Indie label pun berperan penting dalam mendokumentasikan scene musik di suatu daerah. Sub Pop Records adalah sebuah indie label asal Seattle, Amerika yang sangat berperan penting dalam mendokumentasikan musik grunge. Hingga kemudian musik grunge mulai dikenal ke seantero dunia. Karena karakter indie label yang mengandalkan modal sosial dan proximity (kedekatan) dibandingkan modal kapital, membuat sebuah indie label bisa lebih paham akan trend dan gejala budaya yang ada di daerah tersebut. Karena memiliki karakter seperti itulah indie label bisa bertahan.

Wajah baru indie label pun kini menyeruak ke dunia maya. Salah satu yang paling terkenal yaitu net-label, atau biasa disebut pula web-label, online label, atau MP3 label. Di tengah kondisi industri musik Indonesia yang terancam oleh pembajakan, justru net-label membolehkan orang-orang untuk mendownload musik-musik di situs mereka secara gratis! Biasanya apa yang dikedepankan olah para net-label ini yaitu kreativitas para musisi yang tak bisa dibendung oleh industri. Sehingga cenderung net-label menyajikan musik-musik yang “bukan industri”. Untuk itu, net-label menjadi salah satu alternatif untuk mendistribusikan musik. Saat ini Net-label yang baru muncul di Indonesia yaitu RCK Production dan Yesnowave asal Yogyakarta. Namun kini bermunculan pula web-zine yang juga berfungsi seperti net-label seperti Deathrockstar.info yang merilis album terbaru Koil, “Blacklight Shines On” secara gratis lewat situs mereka. Selain itu, webzine asal semarang bernama Semarangonfire.net pun kini melakukan hal serupa dengan Deathrockstar.

Seperti itulah mengapa indie label ibarat liliput kecil yang bisa bertahan di tengah pulau yang dikepung oleh banyak raksasa (major label). Indie label selalu memiliki banyak karakter dan alternatif untuk bertahan. Seperti yang terjadi ketika paro pertama tahun1920-an saat industri rekaman didominasi Columbia, Edison, Victor, atau ARC. Kala itu, indie label muncul menyeimbangkan keadaan. Indie label seperti Paramount, Okeh, Vocalion dan Black Patti, adalah beberapa di antaranya yang menyeruak ke permukaan industri musik dunia dan menggeser major label saat itu.

Perlawanan indie label tak urung membuat banyak raksasa terluka, bahkan sebagian di antaranya tak sanggup lagi bertarung. Edison, misalnya, meninggalkan gelanggang dan berkonsentrasi pada radio dibandingkan menjadi perusahaan rekaman. Belum lagi Columbia yang diambil CBS, atau Victor yang dikuasai raksasa baru RCA.

Inilah bagaimana indie label dianggap sebagai pergerakan yang tak pernah mati! (sumber : Icha Maricha, marketing/promo RCK Production)

Kategori: Music