RSS

Bikin Rengginang dan Opak Sendiri

08 Sep

Huwaah… senengnya jalan2 ke daerah yang banyak home industrinyah… jadi pengen ikutan berkreasi seperti mereka…. ceritanya, kemaren gue abis jalan2 gituh ke rumah tante gue di sekitar Lembang, trus tante gue ama tetangga2nya rajin banget bikin beraneka macam makanan ringan, yang pastinya yummy dan krispi. Kayak keripik (singkong, talas, ubi), chie-stik, kue kuwuk, opak singkong, opak ketan, rengginang, dll. Nah makanan2 itu dikemas dengan baik dan dipasarkan dengan baik pula… ^__^

Bikin rengginang, kata Tante lumayan rumit. Serumit apa, kita liat cara bikinnya yuk:

Resep Rengginang

Bahan
800 gr beras ketan ; 5 siung bawang putih, haluskan 1 sdt garam ; 1 sdt terasi ; 300 ml air mendidih.

Cara Membuat :

1. Rendam beras ketan selama 3 jam. Angkat, tiriskan. (lama merendam sebenarnya tergantung kita maunya berapa lama, 3 jam itu minimum. Kalo tante gue merendamnya semaleman).

2. Kukus ketan yang sudah direndam dalam dandang panas selama 30 menit sampai ketan setengah matang.

3. Masukkan bawang putih, terasi, dan garam ke dalam air mendidih, aduk-aduk sampai larut. Masukkan ketan, masak sampai air terisap habis oleh ketan.

4. Pindahkan ketan yang  sudah tercampur dengan bumbu ke dalam dandang, kukus selama 25 menit sampai matang. Angkat, keluarkan ketan dari dandang.

5. Selagi ketan masih panas, cetak tipis-tipis dengan menggunakkan cetakan bundar berdiameter 4 cm.

6. Jemur cetakan ketan di bawah panas terik matahari, bolak balik sampai benar-benar kering merata.

7. Panaskan minyak goreng yang cukup banyak. Goreng rengginang sampai mekar dan renyah. Angkat, tiriskan. Simpan dalam stoples.

Berbeda dengan rengginang, membuat opak ketan, agak lebih mudah, kita liat yuk caranya:

Cara Membuat Opak Ketan

Bahan :

1 kg beras ketan putih

telur 2 butir

kelapa parut minimum 1/4 butir kelapa

(catatan: untuk 3 kg beras ketan dibutuhkan 1 butir kelapa)

Cara membuat :

1. Cuci beras ketan putih, lalu tanak hingga menjadi nasi ketan.

2. Nasi ketan ditumbuk, lalu dicampur kelapa parut dan telur.

3. Campuran bahan tersebut dibentuk pipih dengan ukuran sesuai dengan selera.

4. Adonan yang sudah dibentuk dijemur hingga kering di bawah sinar matahari. Jika tidak ada sinar matahari, pengeringan bisa dilakukan dalam ruangan tertutup yang dihangatkan dengan baskom alumunium yang diisi bara dari arang dan abu gosok.

5. Adonan yang sudah kering dibakar pada nampan kawat yang diletakkan di atas bara dan abu gosok.

6. Pemanggangan dilakukan hingga adonan berwarna kuning kecoklatan.

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 8, 2011 in resep

 

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 34 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: