RSS

Khasiat Alpukat

14 Sep

Alpukat (porsea americana) — adalah buah yang paling disukai keponakan gue, alfryan (12 th). Tiap beli atau minta dibikinin jus, dia selalu mintanya jus alpukat. Gue juga suka alpukat, tapi bukan dijus, tapi dikerok ajah, dicampur  kelapa muda sama nangka gituh… beuu… maknyus banged rasanyah… tapi denger2, kita ga boleh kebanyakan makan buah alpukat karena alpukat  itu mengandung banyak lemak, emang iya? cari tau yuuk…

Alpukat atau avokad berasal dari bahasa Aztek yaitu ahuacatl. Buah ini berasal dari daerah tempat suku Aztek berasal yaitu di Amerika Tengah dan di sekitar Meksiko. Awalnya buah ini mulai diperkenalkan oleh Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol, pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah memperkenalkan coklat, jagung dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah alpukat atau avokad mulai  dikenal luas oleh penduduk dunia.

Pohon alpukat pada mulanya banyak ditemukan tumbuh liar di hutan-hutan, namun kemudian mulai ditanam di pekarangan rumah yang lapisan tananhnya gembur dan subur serta tidak tergenang air.

Walau dapat berbuah di dataran rendah, tapi pohon alpukat baik bila ditanam pada ketinggian 200 hingga 1.000 m di atas permukaan laut (dpl), di daerah tropik dari subtropik yang banyak curah hujannya.

Bentuk pohon alpukat umumnya tinggi 3-10 m, berakar tunggang, batang berkayu, bulat, warnanya coklat kotor, banyak bercabang, ranting berambut halus. Daun tunggal, bertangkai yang panjangnya 1,5-5 cm, kotor, letaknya berdesakan di ujung ranting, bentuknya jorong sampai bundar telur memanjang, tebal seperti kulit, ujung dan pangkal runcing.

Tepi rata kadang-kadang agak rmenggulung ke atas, bertulang menyirip, panjang 10-20 cm, lebar 3-10 cm, daun muda warnanya kemerahan dan berambut rapat, daun tua warnanya hijau dan gundul. Bunganya bunga majemuk, berkelamin dua, tersusun dalam malai yang keluar dekat ujung ranting, warnanya kuning kehijauan. Buahnya buah buni, bentuk bola atau bulat telur, panjang 5-20 cm.

Warna buah hijau atau hijau kekuningan, berbintik-bintik ungu atau ungu, berbiji satu, daging buah jika sudah masak lunak, warnanya hijau, kekuningan. Biji bulat seperti bola, diameter 2,5-5 cm, keping biji putih kemerahan. Buah alpokat yang masak daging buahnya lunak, berlemak, biasanya dimakan sebagai es campur atau dibuat juice. Minyaknya digunakan antara lain untuk keperluan kosmetik.

Cara memperbanyak pohon alpukat adalah dengan biji, cara okulasi dan cara enten.

Sifat Kimiawi :

Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui:
-Buah dan daun mengandung : Saponin alkaloida dan flavonoid.
-Buah juga mengandung tanin, daun juga mengandung polifenol, quersetin dan gula alkohol persiit.

Efek Farmakologis :

Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat : Daun: rasa pahit, kelat, peluruh kencing. Biji: anti radang, analgesik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun bersifat anti bakteri yaitu menghambat pertumbuhan beberapa spesies bakteri : staphylococcus sp, Pseudomonas sp, Escherichea sp dan Bacillus sp.

Manfaat Alpukat
Hampir setiap bagian dari pohon alpukat memiliki manfaat. Kayu pohon alpukat bermanfaat sebagai bahan bakar. Biji dan daunnya dapat digunakan dalam industri pakaian. Kulit pohonnya dapat digunakan untuk pewarna coklat pada produk yang terbuat dari kulit. Sementara daging buahnya yang matang bisa dikonsumsi sebagai  campuran es buah atau untuk masakan.

Kandungan Dalam Alpukat dan Khasiatnya

Alpukat  memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Alpukat setidaknya mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Alpukat kaya akan protein, riboflavin (vitamin B2), niasin (vitamin B3), potasium (kalium), dan vitamin C.

Selain itu alpukat mengandung lemak yang cukup tinggi. Namun jangan takut karena lemak pada alpukat mirip dengan lemak pada minyak zaitun yang sangat sehat. Lemak yang dikandung dalam alpukat adalah lemak tak jenuh yang berdampak positif dalam tubuh.

Vitamin E dan Vitamin A pada alpukat sangat baik untuk kulit, yaitu dapat menghaluskan kulit; menghilangkan kerut, membuat kulit terlihat muda dan segar. Sementara potasium (kalium) dalam alpukat dapat mengurangi depresi, mencegah pengendapan cairan dalam tubuh dan dapat menurunkan tekanan darah. Alpukat juga dapat mencegah penyakit stroke, darah tinggi, kanker atau penyakit jantung karena alpukat mengandung lemak nabati tak jenuh yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah (LDL). Lemak tak jenuh pada alpukat juga mengandung zat anti bakteri dan anti jamur.

Sementara itu, kandungan Asam Oleat dalam alpukat dapat menangkap radikal bebas dalam tubuh yang antara lain karena polusi udara. Sementara bagi kamu yang sering mengalami PMS (pre menstruasi syndrom) alpukat juga baik dikonsumsi oleh kamu, karena kandungan Vitamin B6 dalam alpukat bisa meredakan syndrom menstruasi kamu. Yang sering mengalami gejala anemia juga sebaiknya sering-sering mengkonsumsi alpukat karena zat besi dan tembaga dalam alpukat bisa membantu proses regenerasi darah dalam tubuh, sehingga membantu kamu yang mengalami anemia segar/sehat kembali.

Yang dapat disembuhkan dengan menggunakan Alpukat

1. Sariawan. Masak daging buah alpukat matang sebanyak satu buah. lalu beri 2 sendok madu murni, aduk rata, lalu dimakan. Lakukan tiap hari sampai sariawan sembuh.

2. Kencing batu. Cuci dan rebus dengan 3 gelas air; 4 lembar daun alpukat, 3 buah rimpang teki, 5 tangkai daun randu, setengah biji pinang, 1 buah pala, 3 jari gula enau, Daun alpukat 4 lembar, 3 buah rimpang teki, 5 tangkai daun randu, setengah biji pinag, 1 buah pala, 3 jari gula enau hingga air tersisa 21/4 gelas. Setelah dingin, saring lalu minum 3 kali sehari sebanyak masing2  ¾ gelas.

3. Darah tinggi, sakit kepala. Tiga lembar daun alpukat dicuci bersih lalu diseduh dengan 1 gelas air panas. Minum setelah dingin.

4. Kulit muka kering. Buah diambil isinya lalu dilumatkan sampai seperti bubur. Dipakai untuk masker, dengan cara memoles muka yang kering. Muka dibasuh dengan air setelah lapisan masker tersebut mengering.

5. Sakit gigi berlubang. Lubang pada gigi dimasuki biji alpukat yang sudah digerus, diamkan beberapa lama sampai sakitnya hilang.

6. Bengkak karena peradangan. Bubuk dari biji  alpukat dicampur dengan air hingga adonan jadi seperti bubur, lalu oleskan pada bagian tubuh yang sakit.

7. Kencing manis. Biji alpukat dipanggang diatas api hingga agak gosong, lalu potong kecil-kecil, kemudian digodok dengan air sampai airnya menjadi coklat. Saring, minum setelah dingin.

8. Menghilangkan rasa sakit kepala, bengkak pada saluran napas, rasa nyeri syaraf (neuralgia) dan datang haid tidak teratur. Ambil beberapa lembar daun alpukat, jemur hingga kering, setelah kering diseduh dengan air panas (dibuat teh), minum teh daun alpukat secara teratur minimum 1 kali dalam sehari.

9. Nyeri syaraf dan nyeri lambung, saluran nafas bengkak, menstruasi tidak teratur; Ambil 3 – 6 lembar daun alpukat, direbus, lalu rebusan tersebut diminum minimum satu gelas sehari.

(berbagai sumber)

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 14, 2011 in khasiat buah

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 33 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: