RSS

Khasiat Cabai

23 Okt

Berdasarkan asal-usulnya, cabai  (hot pepper) berasal dari Peru. Masuk ke Indonesia diperkirakan pada tahun 1500an. Ada dua versi cabai merah masuk ke Indonesia yaitu dibawa oleh orang-orang Portugis atau dibawa oleh para pedagang Persia.

Cabai adalah tanaman yang termasuk ke dalam keluarga tanaman Solanaceae. Tanaman yang berbuah pedas ini digunakan secara luas sebagai bumbu masakan di seluruh dunia. Spesies tanaman cabai yang paling sering digunakan adalah Capsicum annum (terdiri dari cabai merah/hot pepper, cabai hijau, cabai paprika)Capsicum frutescens (cabai rawit)Capsicum chinense,Capsicum pubescens, dan Capsicum baccatum.

Apabila cabai dimakan, senyawa-senyawa capsaicinoids berikatan dengan reseptor nyeri di mulut dan kerongkongan sehingga menyebabkan rasa pedas. Kemudian reseptor ini akan mengirimkan sinyal ke otak yang mengatakan bahwa sesuatu yang pedas telah dimakan. Otak merespon sinyal ini dengan menaikkan denyut jantung, meningkatkan pengeluaran keringat, dan melepaskan hormon endorfin.

kandungan dalam cabai

Cabai merah mengandung vitamin C dalam jumlah besar, juga mengandung karoten (pro vitamin A). Kandungan kedua zat ini tidak terlampau tinggi pada cabai yang berwarna kuning dan hijau.

Kandungan Gizi Cabai, utamanya cabai merah besar segar tiap 100 gram bahan  (Capsicum Annum L) adalah : *

1. Kadar air             90,9%
2. kalori                   31,0 Kal
3. Protein                 1,0 gram
4. Lemak                  0,3 gram
5. Karbohidrat          7,3 gram
6. Kalsium                29,0 mgram
7. Fosfor                  24,0 mgram
8. Besi                      0,5 mgram
9. Vitamin A             470 Sl
10 Vitamin C            18 mgram
11 Vitamin B1          0,05 mgram
12 Berat yang dapat dimakan  85 %

*sumber : Direktorat Gizi Depkes RI.

Khasiat cabai

Di dalam cabai terdapat kandungan kapsaisin, dihidrokapsaisin, vitamin A dan C, damar, zat warna kapsantin, karoten, kapsarubin, zeasantin, kriptosantin, lutein, dan mineral. Berdasarkan penelitian, bahan-bahan yang dikandung oleh cabai merah memiliki manfaat untuk membantu mengatasi gejala sakit perut, sakit gigi dan tangan lemah, influenza, serta meningkatkan nafsu makan.

penyembuh luka

Jika jari kamu secara tak sengaja teriris pada saat memasak, alternatif meredakan rasa nyeri dan pendarahan adalah dengan cabai merah. Caranya, adalah cabai merah dikeringkan kemudian ditumbuk sampai halus. Setelah itu ditaburkan pada luka. Bubuk cabai tersebut tidak akan membuat perih luka, justru sebaliknya, cabai akan menghentikan dengan cepat nyeri dan pendarahan yang ada. Hal tersebut disebabkan karena adanya zat capsaicin pada cabai merah yang dapat menghilangkan rasa sakit.

pereda demam tinggi

Dibandingkan dengan pengobatan konvensional, mengatasi demam tinggi dengan cabai merupakan solusi alternatif yang mudah, murah dan cepat. Tapi yang digunakan bukan cabainya melainkan daunnya.

Caranya, pertama ambil segenggam daun cabai rawit, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan 1 sendok minyak selada dan campurkan kedua bahan ini sampai rata. Setelah itu tempelkan ramuan pada ubun-ubun atau dibalurkan pada seluruh badan.

Selimuti badan penderita dengan selimut yang tebal. Tak berapa lama, badan akan mengeluarkan keringat, sehingga panas badan akan menurun dengan cepat.

Khasiat lainnya pada cabai

  1. Cabai dapat meredakan pilek dan hidung tersumbat karena capsaicin dapat mengencerkan lendir. Sehingga, lendir yang tersumbat dalam rongga hidung akan menjadi encer dan keluar. Akibatnya, hidung menjadi tidak tersumbat lagi. Ini berlaku pada sinusitis dan juga batuk berdahak.
  2. Cabai dapat memperkecil risiko terserang stroke, penyumbatan pembuluh darah, impotensi, dan jantung koroner. Karena, dengan mengkonsumsi capsaicin secara rutin darah akan tetap encer dan kerak lemak pada pembuluh darah tidak akan terbentuk. Sehingga, darah akan mengalir dengan lancar. Jadi, cabai juga berkhasiat mengurangi terjadinya penggumpalan darah (trombosis).
  3. Sebagai antibiotik alami.
  4. Cabai dapat meringankan keluhan sakit kepala dan nyeri sendi. Karena, rasa pedas dan panas yang ditimbulkan capsaicin akan menghadang pengiriman sinyal rasa sakit dari pusat sistem saraf ke otak. Sehingga, rasa sakit tersebut akan berkurang, bahkan hilang.
  5. Cabai dapat meningkatkan nafsu makan pengkonsumsinya. Karena, capsaicin dapat merangsang produksi hormon endorphin, hormon yang mampu membangkitkan rasa nikmat dan kebahagiaan. Sehingga, nafsu makan menjadi bertambah.
  6. Menurunkan kadar kolesterol
  7. Kandungan antioksidannya dapat digunakan untuk mengatasi ketidaksuburan (infertilitas), afrodisiak, dan memperlambat proses penuaan
  8. Ekstrak buah cabai rawit mempunyai daya hambat terhadap pertumbuhan jamur Candida Albicans, yaitu jamur pada permukaan kulit
  9. Menormalkan kembali kaki dan tangan yang lemas
  10. Meredakan migraine
  11. Mengobati rematik dan frostbite (jari nyeri karena kedinginan)
  12. Daunnya bisa digiling untuk dibalurkan di daerah yang sakit guna mengatasi sakit perut.
  13. Mengobati perut kembung
  14. Membantu pembakaran kalori hingga 25%.
  15. Memberikan kalsium dan fosfor bagi tubuh
  16. Cabai menghasilkan vitamin C (lebih banyak daripada jeruk) dan provitamin A (lebih banyak daripada wortel) yang sangat diperlukan bagi tubuh.
  17. kaya akan kalsium dan fosfor yang mengungguli ikan segar.
  18. Cabai dapat menghilangkan rasa dingin pada tubuh dengan cara mengoleskannya pada bagian yang terasa dingin.

Mengatasi kepedasan pada cabai

Beberapa cara yang dapat dilakukan saat mengalami kepedasan, yaitu:

  • Kunyahlah makanan yang mengandung kasein. Karena, kasein dapat melarutkan capsaicin sehingga rasa pedas pada lidah akan berkurang. Contoh makanan yang mengandung kasein: susu bubuk, nasi, dan roti tawar.
  • Makanlah makanan yang mengandung minyak karena minyak juga dapat melarutkan capsaicin.
  • Jangan meminum minuman hangat atau bersoda. Karena, kedua minuman ini akan membuat rasa pedas dan panas menjadi semakin terasa.

Menentukan cabai yang berkualitas

Makin pedas cabai, maka akan semakin berkhasiatlah. Cabai akan semakin pedas jika tanamannya:

  • Tumbuh di daerah pegunungan (min 200m dpl);
  • Mendapatkan curah hujan yang cukup;
  • Terkena sinar matahari yang cukup selama 11-12 jam/ hari.

Daerah yang paling cocok menjadi penghasil cabai berkualitas tinggi adalah Asia.

(berbagai sumber)

About these ads
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 23, 2011 in khasiat sayur

 

2 responses to “Khasiat Cabai

  1. Mochammad

    Januari 31, 2012 at 1:47 p

    Ikut baca dan terima kasih infrmasinya… :) Salam,
    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

     
  2. Shatikah

    Januari 31, 2012 at 9:19 p

    sama-sama ^__^

     

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 33 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: