RSS

gimana ya cara bikin awug…

28 Nov

Awug, adalah salah satu makanan yang gue suka sejak balita. Ga tau kenapa, pokoknya doyan aja sama awug mah (tapi perasaan, gue mah doyan apa aja, heuheu)

O, ya bagi yang ga tau awug, awug tuh makanan khas orang Bandung (setau gue), terbuat dari tepung beras, yang dikukus dicampur gula merah abis gitu pas udah mateng ditaburi kelapa parut. Enak deh, apalagi kalo makannya pas lagi laper… heuheu…

Kini, awug banyak di jual dipinggir jalan, dulu juga banyak sih, tapi tidak sebanyak sekarang. Kalo dulu gue harus ke pasar tradisional dulu untuk mendapatkan awug dan gue bisa mendapatkannya pada pagi hari, sekarang mah di pinggir jalan juga banyak, dan selain bisa didapatkan pada pagi hari, pada sore hingga malam hari juga bisa.

Tapi gimana kalo kita jauh dari penjual awug tapi pengen awug, berabe kan? nah, solusinya mending kita bikin awug sendiri aja, ga susah kok, cuma agak ribet, hehe, seperti gue bilang di atas, bahan utama awug adalah beras yang digiling. Tapi kalo bisa berasnya beras yang bagus ya (jangan beras pera) karena nanti hasilnya bakalan kurang oke. Nah sebelum bikin awug, kita harus mendapatkan tepung beras setengah matang dulu, caranya adalah sebagai berikut:

Rendam beras secukupnya (kurang lebih 1,5 kg) selama 12 jam. Abis itu beras ditiriskan sampai ga ada air yang menetes (benar-benar kering).

Setelah kering, beras digiling ke tukang giling beras, ingat ya tukang giling beras, bukan giling daging, hehe kidding. Banyak kok tukang giling beras di pasar, cari aja.

Setelah digiling, ciprati tepung beras dengan air sampai berbutir2 (seperti kita mau bikin kulit pie, adonan jadi berbutir2). Kadar air yg dicipratkan tergantung kelembaban tepung beras, agar merata aduk aja pake sendok kayu. Setelah itu, bungkus tepung beras dengan kain atau kukusan, kukus selama 15 menit. Setelah dikukus, diangkat dan di tebarkan di atas tampah hingga dingin (resep tradisional yang asli didinginkannya selama 12 jam) agak2 lama memang, jadi lebih baik kita gak usah nunggu sampe 12 jam.

Abis gitu, aduk-aduk tepung beras (setengah matang) yang sudah didinginkan tadi agar tidak menggumpal. Aduk terus hingga seperti nasi berbutir, abis itu dinginkan lagi.

Setelah dingin, ayak dengan saringan kasar (bukan halus). Dari sisa ayakan, akan terlihat butiran yang kasar. Nah butiran yang kasar ini diblender aja biar halus. Tepung beras setengah matang pun siap diolah.

Bahan lain yang harus disiapkan

~ 1,5 kg tepung beras yg sudah diolah setengah matang (resep di atas tadi)
~ 500 hingga 750 gram gula merah diiris halus (tergantung selera, mau manis banget atau engga).
~ 1 butir kelapa setengah tua, parut memanjang
~ 2 sendok teh garam
~ 500 ml air yang dilarutkan dengan garam (secukupnya)
~ beberapa lembar daun pandan

Cara Membuat :

1. Siapkan kukusan kerucut dan dandang tinggi (seeng kalo orang Sunda bilang)
2. Didihkan air sampe beruap banyak, bisa juga air kukusan diberi daun pandan agar wangi.
3. Siapkan kukusan bambu, (supaya berdiri taruh dipanci kosong yang tinggi).
4. Campurkan 1/2 butir kelapa parut dengan tepung beras ke dalam kukusan bambu tersebut, beri air (garam) sedikit2, aduk hingga lembab dan berbutir2, beri beberapa lembar daun pandan di dinding kukusan, kemudian sendokan gula merah, tepung beras secara berselang seling sampai adonan habis. Kalo bisa lapisan gula merah lebih tipis dari lapisan tepung beras.
5. Setelah adonan habis, tutup adonan dengan daun pisang, setelah itu tutup dengan tutup panci.
6. Kukus sampai matang (kurang lebih 20 hingga 25 menit). Bisa dicek sesekali untuk melihat awug udah matang atau belum.
7. Setelah matang angkat, tumpahkan sekaligus di atas tampah atau baskom besar beralas daun pisang.
8. Awug siap dihidangkan dengan kelapa parut.

Selamat Mencoba…

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 28, 2011 in resep

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 34 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: