Atiko Fianti’s Weblog

Entries categorized as ‘health’

Ngomongin PMS (Premenstrual Syndrome) yuk!

November 19, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Sebenernya udah lama banget gue pengen ngebahas soal PMS (Premenstrual Syndrome) ini, tapi baru sempat sekarang… gue sering bikin catatan2 tentang hal2 yang berkenaan dengan ginekologi (ilmu yang mempelajari system reproduksi wanita), karena ingin tau lebih banyak ajah tentang tubuh wanita (dalam hal ini tentunya tubuh gue heheh… ), nah daripada catatan2 itu gue anggurin, lebih baik sharing di sini, iya apa iya? Yah, kali aja temen2 cewek lain ada yang kurang paham atau kurang mengerti… jadi siapa tau tulisan ini bisa membantu.

PMS, apakah itu?!

Sebelum ngomongin soal PMS, ada baiknya kita ngomongin soal hormon dulu, karena kaitan antara PMS dan hormon  erat sekali.

Hormon berasal dari bahasa Yunani, Horman, berarti yang menggerakkan. Fungsi Hormon dalam tubuh selain sebagai pembawa pesan antara sel (atau kelompok sel), juga berfungsi memberi sinyal ke sel target yang selanjutnya melakukan tindakan atau aktivitas tertentu. Salah satu hormon yang berperan sangat penting dalam tubuh wanita adalah estrogen. Para ahli menyebut hormon ini sebagai hormon perempuan.

Hormon estrogen adalah hormon seks yang diproduksi oleh rahim untuk merangsang pertumbuhan organ seks seperti payudara dan mengatur siklus menstruasi. Hormon estrogen ternyata tidak akan diproduksi sepanjang usia wanita. Ketika memasuki usia 40 tahun produksi hormon ini mulai menurun.

Sindrom pramenstruasi

Sindrom pramenstuasi (premenstrual syndrome/PMS) adalah kumpulan gejala fisik, psikologis dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Hingga 80 persen s/d 95% wanita usia subur mengalami gejala2 pramenstruasi yang dapat mengganggu beberapa aspek dalam kehidupannya.

Gejala ini timbul /terjadi kurang lebih 7 hingga 10 hari menjelang haid (biasanya terjadi secara regular pada dua minggu periode sebelum menstruasi). Hal ini dapat hilang begitu dimulainya pendarahan. Namun dapat pula berlanjut setelahnya. Gangguan kesehatan berupa pusing, depresi, perasaan sensitif berlebihan sekitar dua minggu sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif.

Sekitar 40% wanita berusia 14 – 50 tahun, menurut suatu penelitian mengalami syndrome pra-menstruasi atau PMS (pre menstruation syndrome). Bahkan survai tahun 1982 di Amerika menunjukkan PMS dialami sekitar 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi.

PMS adalah kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. Sindrom itu akan menghilang saat dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid.

Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidak-seimbangan antara hormon estrogen dan progesteron hormon yang juga bertugas untuk mengatur fungsi kewanitaan diantaranya adalah untuk mengatur siklus menstruasi).

Para peneliti melaporkan salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan system pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. Kemungkinan lain, itu berhubungan dengan gangguan perasaan, faktor kejiwaan, masalah sosial, atau fungsi serotonin yang dialami penderita.

Sindrom ini biasanya lebih mudah terjadi pada wanita yang lebih peka terhadap perubahan hormonal dalam siklus haid. Akan tetapi ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadinya PMS.

Pertama, wanita yang pernah melahirkan beberapa anak terutama bila pernah mengalami kehamilan dengan komplikasi seperti toksima.

Kedua, status perkawinan (wanita yang sudah menikah lebih banyak mengalami PMS daripada yang belum).

Ketiga, usia (PMS semakin sering dan mengganggu dengan bertambahnya usia, terutama antara 30 – 45 tahun).

Keempat, stress (faktor stress memperberat gangguan PMS).

Kelima, diet (faktor kebiasaan makan seperti tinggi gula, garam, kopi, teh, coklat, minuman bersoda, produk susu, makanan olahan, memperberat gejala PMS).

Keenam, kekurangan zat gizi seperti kurang vitamin B (terutama B6), vitamin E,  vitamin C, magnesium, zat besi, seng, mangan, asam lemak linoleat. Kebiasaan merokok dan minum alkohol juga dapat memperberat gejala PMS.

Ketujuh, kegiatan fisik (kurang berolahraga dan aktivitas fisik menyebabkan semakin beratnya PMS).

Tipe (Gejala) PMS

Tipe dan gejala tipe dari PMS bermacam2. Dr. Guy E. Abraham, ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA, AS, membagai PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A, H, C dan D.

Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. Penderita tipe H sekitar 60%, PMS tipe C 40%, dan PMS tipe D 20%.

Kadang2, seorang wanita mengalami gejala gabungan misalnya tipe A dan D secara bersamaan (ini gue banged… heheh).

Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri, yaitu :

PMS tipe A (anxiety)

Ditandai dengan gejala seperti rasa cemas, sensitif, saraf tegang, perasaan labil, bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon dimana hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. Gejala bisa dikurangi, tapi beberapa peneliti mengatakan pada penderita PMS  tipe A bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi/membatasi minum kopi.

PMS tipe H (hyperhydration)

Memiliki gejala edema (pembengkakan), perut kembung, nyeri pada payudara, pembengkakan tangan dan kaki, peningkatan berat badan sebelum haid. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain, pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita.  Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. Untuk mencegah terjadinya gejala ini, penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari.

Sebenernya, darimana sih asal kelebihan air ini?!

Dalam bukunya : Dari Wanita Untuk Wanita, Lucienne Lamson, M.D.F.A.C.O.G menjelaskan bahwa hormon estrogenlah penyebabnya.

“hormon estrogen ternyata mempengaruhi juga fungsi fisiologis yakni pertukaran garam dan air. Makin banyak estrogen dalam system tubuh seorang wanita, makin berkurang garam dan air yang melalui ginjal. Maka makin tinggi tingkat estrogen, makin besarlah simpanan garam dan air. Dengan demikian, tepat sesudah ovulasi, ketika tingkat estrogen tinggi, makin berkurang air yang disaring oleh ginjal. Akibatnya adalah urine yang kamu keluarkan berkurang karenanya, maka air yang tak melalui ginjal dibagikan kembali ke jaringan tubuh kamu.”

Gejala apa lagi yang dapat disebabkan oleh simpanan cairan?

Sakit kepala. Sakit kepala ini bahkan tidak dapat disembuhkan oleh aspirin, dengan ramuan tambahan pun tidak. Cukup mengherankan bahwa penyebab sakit kepala pra-haid yang sesungguhnya mungkin simpanan air dalam jaringan otak. Sesungguhnya, sebagian besar kekalutan emosi, mudah tersinggung, ketegangan syaraf, tidak dapat tidur, tekanan jiwa dan sebagainya, penyebabnya adalah “air dalam otak”. Padahal kamu mungkin mengira bahwa sifat kamu ‘sulit untuk menyesuaikan diri’.

Sampai berapa lama, gejala ini terjadi?

Sampai tingkat estrogen turun ke titik terendah tepat sebelum mulainya haid. Setelah ini terjadi, kemudian ada penurunan dalam simpanan garam dan air. Kamu akan banyak membuang urine. Tubuh kamu akan membuang kelebihan cairan, dan lenyaplah semua gejala pra haid yang tidak nyaman.

Dapatkah kita menyalahkan simpanan air dalam estrogen untuk semua gejala pra haid ini?

Sampai batas tertentu, ya. Walaupun estrogen dapat menyebabkan tersimpannya air, ada beberapa peneliti yang merasa bahwa dasar ketegangan pra-haid yang sesungguhnya adalah ketidakseimbangan antara estrogen dan progesteron. Bahkan ada bukti klinis bahwa beberapa wanita tertentu alergi terhadap hormonnya sendiri – terutama progesteron. Gejala luar biasa seperti hidung bengkak, sakit tenggorokan pada masa pra-haid yang diderita beberapa wanita bisa membuat orang lain heran.

PMS tipe C (Craving)

Ditandai dengan rasa lapar ingin menkonsumsi makanan yang manis2 (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak, timbul gejala hipogklikemia seperti kelelahan, jantung berdebar, pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stress, tinggi garam dalam diet makanan, tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6) atau kurangnya magnesium.

PMS tipe D (Depression)

Ditandai dengan gejala rasa depresi, ingin menangis, lemah, gangguan tidur, pelupa, bingung, sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi), bahkan kadang2 muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. Hanya sekitar 3% dari seluruh tipe PMS benar2 murni tipe D.

Kombinasi PMS tipe D dan tipe A dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu stress, kekurangan asam amino tyrosine, penyerapan dan penyimpanan timbale di tubuh, atau kekurangan magnesium dan vitamin B (terutama B6). Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung vitamin B6 dan magnesium dapat membantu mengatasi gangguan PMS tipe D yang terjadi bersamaan dengan PMS tipe A.

Ada pula kram perut pada hari pertama atau satu hari menjelang haid, banyak wanita yang mengeluh sakit perut atau tepatnya kram perut. Gangguan kram perut ini tidak termasuk PMS walaupun ada kalanya bersamaan dengan gejala PMS.

Kram pada waktu haid atau nyeri haid merupakan suatu gejala yang paling sering. Gangguan nyeri yang hebat, atau dinamakan dismenorea, sangat mengganggu aktifitas wanita, bahkan acapkali mengharuskan penderita beristirahat bahkan meninggalkan pekerjaannya selama berjam-jam atau beberapa hari.

Dismenorea memang bukan PMS, juga tidak ada hubungannya dengan PMS yang mulai terasa 10 – 14 hari sebelum gejala haid. Kalau dismenorea membaik atau bahkan hilang sama sekali setelah seseorang melahirkan, tidak demikian dengan PMS. Wanita yang pernah melahirkan malah berisiko lebih tinggi menderita PMS. (tentang dismenorea atau dismenorrhoe nanti dibahas tersendiri)

Untuk mengatasi PMS biasanya dokter memberikan pengobatan diuretika untuk mengatasi retensi cairan atau edema (pembengkakan) pada kaki dan tangan. Pemberian hormon progesteron dosis kecil dapat dilakukan selama 8 – 10 hari sebelum haid untuk mengimbangi kelebihan relative estrogen. Pemberian hormon tetosteron dalam bentuk methiltestosteron sebagai tabled isap dapat pula diberikan untuk mengurangi kelebihan estrogen.

Diet tepat dapat mencegah PMS

Pencegahan PMS dapat dilakukan melalui diet yang tepat dengan memperhatikan hal2 sebagai berikut :

-          Batasi konsumsi makanan tinggi gula, tinggi garam, daging merah (sapi dan kambing), alkohol, kopi, teh, coklat, serta minuman bersoda.

-          Kurangi rokok atau berhenti merokok.

-          Batasi konsumsi protein (sebaiknya sebanyak 1,5 gram per kg berat badan per orang)

-          Meningkatkan konsumsi ikan, ayam, kacang-kacangan, dan biji2an, sebagai sumber protein.

-          Batasi konsumsi makanan produk susu dan olahannya (keju, es krim dan lainnya), dan gunakan kedelai sebagai penggantinya.

-          Batasi konsumsi lemak dari bahan hewani dan lemak dari makanan yang digoreng.

-          Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung asam lemak esensial linoleat seperti minyak bunga matahari, minyak sayuran.

-          Konsumsi vitamin B kompleks terutama vitamin B6, vitamin E, kalsium, magnesium, juga omega-6 (asam linolenat gamma GLA).

Hal2 lain yang dapat dilakukan untuk mencegah PMS  selain diet :

-          Melakukan olahraga dan aktivitas fisik secara teratur.

-          Menghindari dan mengatasi stress.

-          Menjaga berat badan. Berat badan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena PMS.

-          Catat jadwal siklus haid kamu serta kenali gejala2 PMSnya.

-          Perhatikan pula apakah kamu sudah dapat mengatasi PMS pada siklus2 bulan berikutnya.

DISMENORRHOE

Dismenorrhoe adalah istilah untuk rasa sakit waktu haid. Sebanyak 16 persen wanita yang mengalami dismenorrhoe, tidak bisa diatasi dengan obat-obat antisakit, dan memerlukan istirahat kerja. Padahal diperkirakan 42 persen tenaga kerja adalah wanita.

Dismenorrhoe dikaitkan dengan produksi hormon progesteron yang meningkat. Hormon progesteron dihasilkan oleh jaringan ikat (disebut corpus luteum), jaringan sebagai pengganti jaringan indung telur setelah melepaskan sel telur yang matang setiap bulan. Bila hormon progesteron cukup tinggi dihasilkan, baru timbul keluhan dismenorrhoe. Dengan demikian, dapat diterangkan mengapa pada awal mendapat haid seorang wanita belum mengeluh sakit waktu haid tetapi setelah beberapa kali haid, baru mengeluh sakit, karena jumlah corpus luteum sudah cukup banyak dan produksi hormon progesteron sudah cukup tinggi.

Penyebab timbulnya dismenorrhoe ada dua, yaitu : primer dan sekunder.

Primer

Yang khas pada dismenorrhoe primer adalah bahwa penyakit ini mulai timbul sejak haid pertama kali (menarch), dan kelihatannya keluhan sakitnya agak berkurang setelah wanita yang bersangkutan menikah, dan hamil.

Penyebab dismenorrhoe primer :

Penyebabnya tidak jelas, tetapi yang pasti selalu berkaitan dengan pelepasan sel2 telur (ovulasi) dari kelenjar indung telur (ovarium) sehingga dianggap berhubungan dengan gangguan keseimbangan hormon.

Dismenorrhoe sekunder

Rasa sakit akibat dismenorrhoe sekunder ini berkaitan dengan hormon prostaglandin. Karena kenyataannya, prostaglandin banyak dihasilkan rahim bila ada benda asing di dalam rahim seperti alat KB, atau tumor.

Prostaglandin berpengaruh dalam meningkatkan kontraksi otot rahim yang bertujuan mendorong benda asing itu keluar. Kelihatannya kontraksi otot rahim meningkat selama haid, dan paling rendakontraksi pada masa lutheal (masa pembentukan corpus luteum dari jaringan ikat bekas telur yang dilepaskan).

Penyebab Dismenorrhoe sekunder

Dismenorrhoe sekunder disebabkan adanya keluhan sakit sewaktu haid akibat kelainan-kelainan organik, seperti misalnya :

  1. Rahim kurang sempurna karena ukurannya terlalu kecil, atau
  2. Posisi rahim yang tidak normal, atau
  3. Adanya tumor dalam rongga rahim, misalnya : myoma uteri;
  4. Adanya tumor dalam rongga panggul, terutama tumor fibroid, yang letaknya dekat permukaan selaput lendir rahim, adanya selaput lendir rahim di tempat lain (endometriosis), bisa ditemukan dalam selaput usus, di jaringan payudara atau di tempat lain. Pada waktu haid, jaringan selaput lendir yang di luar rahim juga seperti ikut terlepas dan berdarah seperti jaringan aslinya di dalam rahim. Atau bisa juga karena;
  5. Penyakit-penyakit tubuh lain seperti tuberkulosa, kurang darah (anemia), constipation (BAB kurang lancar), postur tubuh yang terlalu kurus, atau karena
  6. Udara terlalu dingin.

Pada keluhan dismenorrhoe yang berat, si penderita sampai mengeluhkan otot2 menjadi kaku dan kram, seringnya berkaitan dengan adanya polyp di selaput lendir rahim, atau jaringan fibroid di bawah selaput lendir rahim.

Penyakit rongga panggul yang menahun juga menimbulkan dismenorrhoe dengan rasa sakit menyeluruh di daerah bawah perut, tidak bisa ditentukan lokasinya secara tepat, dan terus menerus. Keluhan sakit pada wanita yang mengidap penyakit peradangan rongga panggul yang akut maupun yang menahun, pada waktu haid akan bertambah berat.

Rasa sakit yang timbul tiba-tiba disertai demam, biasanya berkaitan dengan peradangan rongga panggul yang akut. Pada keadaan ini rasa sakit menyerang di seluruh perut dan berlangsung baik selama darah menstruasi masih keluar maupun setelah darah menstruasi sudah bersih.

Rasa sakit saat haid pada saluran leher rahim yang sempit, biasanya tidak berat, paling-paling hanya rasa tidak enak (discomfort) di bagian bawah perut.

Adalah suatu kenyataan bahwa dismenorrhoe tidak selalu terjadi pada wanita yang mengalami PMS. Dan, sebanyak 20-50 persen dismenorrhoe terjadi pada wanita yang mengkonsumsi obat-obatan seperti obat penenang atau tablet penyegar.

Tanya Jawab Seputar Haid

Sumber : Lucianne Lamson, M.D.F.A.C.O.G; dari wanita untuk wanita

Seberapakah seharusnya kekerapan haid itu?

Walaupun kebanyakan wanita haid setiap 25 hingga 30 hari (daur haidnya), antara 21 sampai 35 hari masih dianggap dalam batas normal, karena jangka waktu antara masa haid tidaklah sepenting pola yang dapat diramalkan.

Bagaimana cara menghitung panjang daur haid?

Panjang daur haid kamu dihitung dari hari pertama suatu masa haid sampai (tetapi tidak termasuk/dihitung) hari pertama haid berikutnya. Sebagai contoh, misal haid kamu tanggal 1 Juli, dan haid berikutnya tanggal 25 Juli, maka panjang daur haid kamu adalah 24 hari. Hari pertama haid adalah hari pertama kamu melihat tanda2 keluarnya darah haid, walaupun hanya setetes. Dengan kata lain, titiknya darah pertama yang mengawali aliran yang sesungguhnya harus dihitung bila memperhitungkan daur haid kamu.

Normalkah mengalami haid 2 kali dalam sebulan?

Mungkin saja. Bagi kamu yang mempunyai daur rata-rata 24 hari, maka bila kamu mulai haid pada tanggal 1 Maret, haid berikutnya harus jatuh pada 25 Maret; 2 x haid dalam sebulan, dalam hal ini sepenuhnya normal.

Berapa lama haid berlangsung?

Rata-rata sampai 5 hari. Tapi banyak wanita yang mengeluarkan darah sampai 8 hari, sedangkan yang lainnya sudah berhenti sama sekali hanya setelah 2 hari saja. Bila ada perubahan masa haid kamu dari bulan ke bulan, itu cukup normal.

Apa yang terkandung dalam darah haid?

Campuran darah, sel mati dan lendir. Darah yang kamu keluarkan (kecuali sedikit darah beku) hampir seluruhnya serum. Sel mati adalah bagian-bagian lapisan tepi endometrium (jaringan selaput lendir yang menjadi lapisan tepi rongga rahim) yang terkelupas, sementara lendir (cairan kental) berasal dari kelenjar saluran servix.

Apakah Servix itu?

Servix adalah leher rahim, sementara saluran yang kemudian melebar ke dalam rongga rahim (uterus) disebut oxservix. Jika kamu melahirkan, saluran inilah tempat meloloskan bayi keluar.

Karena haid tiap bulan, apakah itu berarti kita mengalami ovulasi (masa-masa subur) ?

Belum tentu. Bahkan jika kamu seratus persen normal. Bukan tidak lazim kalau kamu mengalami daur haid anovulatori (tanpa telur). Haid kamu mungkin tetap datang pada waktu yang diharapkan, tapi mungkin kamu tak mengalami ovulasi. Sekerap apa ini terjadi, sulit dikatakannya, tetapi satu atau dua kali terjadi anovulatori dalam setahun, masih dalam batas normal.

Apakah beberapa wanita cenderung mengalami daur tanpa telur?

Tepat sekali. Sesungguhnya daur tanpa telur sangat lazim terjadi pada gadis remaja yang baru mulai haid dan diantaranya wanita separuh baya yang baru mulai masa menopause.

Kapan kemungkinan terbesar seorang wanita mengalami ovulasi?

Itu tergantung  kepada panjangnya daur haid kamu. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari (lebih atau kurang dua hari masih bisa dianggap masa ovulasi) sebelum perkiraan haid berikutnya. Jika kamu mempunyai daur haid 24 hari, maka masa paling subur kamu atau saat ovulasi akan jatuh pada sekitar pertengahan daur atau tepat 14 hari sebelum masa haid berikutnya. Jadi, jika kamu haid tanggal 1 Juli, maka kemungkinan ovulasi kamu adalah pada tanggal 10 juli (14 hari sebelum masa haid kamu berikutnya), yang jatuh pada tanggal 25 Juli.

Apakah Ovarium bergantian membuat telur?

Menurut penelitian yang dilakukan pada kera Rhesis, rupanya ovulasi bergantian atas dasar bulanan antara kedua ovarium. Namun cara pingpong ini sama sekali tidak ajeg atau mutlak.

Pada wanita yang satu ovariumnya dibuang dengan pembedahan, ovulasi akan terus berlangsung atas dasar bulanan asal ovarium yang masih ada, keadaannya normal. Dengan kata lain, kehilangan satu ovarium tidak membuat kesuburan kamu berkurang. Bahkan ada wanita yang dapat mengandung walaupun hanya mempunyai satu ovarium yang tinggal sebagian.

TENTANG MENOPAUSE

Menopause merupakan fase terakhir, di mana perdarahan haid seorang wanita berhenti sama sekali. Fase ini terjadi secara berangsur-angsur yang semakin hari semakin jelas penurunan fungsi kelenjar indung telurnya (ovarium).

Selama masa peralihan dari siklus haid yang rutin setiap bulan ke masa menopause, terjadi perubahan-perubahan fisik dan juga kejiwaan pada seorang wanita. Pada masa menjelang menopause, estrogen yang dihasilkan semakin turun sampai masa menopause tiba.

Sulit memang untuk menentukan dan mengelompokkan gejala serta tanda-tanda menopause secara medis dengan tepat. Misalnya, mengartikan menopause dengan berhentinya haid. Padahal, menopause bukan hanya ditandai oleh berhentinya haid, tetapi sudah sejak bertahun-tahun sebelumnya sudah ditandai oleh keluhan-keluhan fisik dan psikis.

Tetapi, pada menopause yang terjadi spontan, karena hilangnya pengaruh hormon indung telur, akibat operasi atau pengobatan tidak didahului dengan proses peralihan gejala-gejala fisik dan psikis.

Dari hasil studi retrospektif dan cross-sectional, diketahui bahwa umur rata2 seorang wanita memasuki masa menopause adalah sebagai berikut :

  • Pada wanita Eropa (ras Kaukasus) adalah umur 47, 49-50 tahun
  • Pada wanita ras Negro adalah umur 49.
  • Pada wanita ras Melanesia adalah umur 47.
  • Pada wanita ras Asia umur 44 tahun.

Faktor-faktor yang mempengaruhi Usia memasuki menopause

~ Umur sewaktu mendapat haid pertama kali (menarch)

Beberapa penelitian menemukan hubungan antara umur pertama mendapat haid pertama dengan umur sewaktu memasuki menopause diketahui bahwa semakin muda umur sewaktu mendapat haid pertama kali, maka semakin tua usia memasuki menopause.

~ Kondisi kejiwaan dan pekerjaan

Ada peneliti yang menemukan pada wanita yang tidak menikah dan bekerja, umur memasuki menopause lebih muda dibanding dengan yang tidak bekerja dan menikah.

~ Jumlah anak

Ada penelitian yang menemukan, semakin sering melahirkan, maka semakin tua memasuki masa menopause.

~ Penggunaan obat KB

Karena obat-obat KB memang menekan fungsi hormon dan indung telur, kelihatannya wanita yang menggunakan pil KB lebih lama memasuki umur menopause.

~ Merokok.

Wanita perokok akan lebih cepat memasuki masa menopause daripada yang tidak merokok.

~ Cuaca dan ketinggian tempat tinggal dari permukaan laut

Dari hasil penelitian diketahui bahwa wanita yang tinggal di ketinggian lebih dari 2000 – 3000 m dari permukaan laut lebih cepat 1-2 tahun memasuki usia menopause dibandingkan dengan wanita yang tinggal di ketinggian lebih dari 1000 m di atas permukaan laut.

Masa Menjelang Menopause (Masa Klimakterium)

Masa klimakterium adalah masa menjelang berhentinya haid secara total. Masa klimakterium bisa berlangsung selama 2 – 3 tahun.

Banyak yang dikeluhkan seorang wanita pada tahun-tahun menjelang berhentinya haid. Para ahli mulai banyak menulis tentang menopause baru sekitar  tahun 60an. Hampir 150 macam gejala dan keluhan terjadi pada wanita yang akan memasuki usia menopause, yang umum terjadi adalah :

  1. Terjadinya pelebaran pembuluh darah tepi;
  2. Peningkatan frekuensi denyut jantung (berdebar-debar);
  3. Muka kemerah-merahan dan terasa panas, dan
  4. Berkeringat pada malam hari;
  5. Sebagai akibat adanya pelebaran pembuluh darah, ada juga yang menjadi gelisah, dan sakit kepala.
  6. Dari studi di Belanda, wanita umur 42-62 tahun, sebanyak 17% mengeluhkan mukanya menjadi panas (flushing) dan 40 persen mengeluh bahwa siklus haidnya tidak teratur. Keadaan ini meningkat sampai 60% pada waktu 1-2 tahun menjelang haid berhenti total (menopause);
  7. Penelitian lain menyebutkan, 21 persen wanita kelompok umur di atas (42-62) mengeluh mukanya menjadi panas setiap beberapa jam;
  8. Banyak yang mengeluhkan perasaan tidak enak.

MENOPAUSE DINI

Setiap perempuan pasti akan mengalami menopause memasuki usia 50 tahun. Namun dalam perkembangannya, perempuan berusia 35 tahun pun bisa mengalami menopause atau dikenal dengan istilah menopause dini.

Ada beberapa hal yang bisa memicu terjadinya menopause dini, antara lain : penyakit atau mengalami gangguan hormon, sehingga hormon estrogen tidak bisa diproduksi lagi.

Ada pula perempuan yang karena penyakit tertentu sehingga indung telurnya harus diangkat. Begitu indung telur (ovarium) diangkat, maka akan kekurangan hormon estrogen karena yang memproduksi hormon estrogen adalah indung telur.

Hal tersebut bisa menjadi penyebab yang tak bisa ditolak perempuan, namun ada juga penyebab menopause dini yang justru karena gaya hidup (lifestyle).

Gaya hidup yang ingin selalu instan dalam mengkonsumsi obat2an pelangsing dengan cara yang salah, dapat memicu terjadinya menopause dini. Banyak perempuan yang ingin mendapatkan tubuh langsing lalu menggunakan obat2an pelangsing dengan cara salah. Padahal cara yang benar adalah dengan cara berolahraga dan diet secara teratur.

Gaya hidup salah yang lain adalah: mengubah budaya makan yang sudah benar menjadi salah, contohnya : biasa memakan tempe dan tahu, tapi kemudian ditinggalkan untuk makan makanan junk food. Di dalam makanan siap saji, terkadang tidak terdapat nilai gizi yang seimbang. Tempe dan tahu, ternyata banyak mengandung fitoestrogen nabati/tumbuh-tumbuhan cukup tinggi.

Contoh lainnya: jarang berolahraga padahal olahraga, selain membuat tubuh segar, juga melancarkan peredaran darah, membantu produksi hormon dan menguatkan tulang.

Tips pencegahan menopause dini :

-          Hindari makanan yang instan (cepat saji)

-          Makan makanan yang mengandung fitoestrogen seperti kacang-kacangan, buah papaya, bengkuang, teh hijau, kacang kedelai serta produk kacang kedelai lainnya seperti tempe, tahu dan tauco. Fitoestrogen juga bisa didapat dari: biji2an gandum, wijen, biji bunga matahari, dan kacang tunggak.

-          Banyak minum susu bebas lemak.

-          Olahraga secara teratur

(Sumber tulisan : Lucienne Lamson, M.D.F.A.C.O.G, dari wanita untuk wanita, BPK Gunung Mulia, Jakarta, 1987; DR. Faisal Yatim DTM & H, MPH, haid tidak wajar dan menopause, Pustaka Populer Obor, Jakarta, 2001, Wikipedia seputar hormon estrogen, dan sumber lain).

Kategori: health

Khasiat Buah Naga (Dragon Fruit)

November 3, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

dragonfruitAda yang suka buah naga ga?! wah… kalo gue kebetulan kurang suka…. tapi denger2 buah naga khasiatnya banyak loh, terutama untuk mengobati lapar, heuheu… biar ga penasaran apa aja khasiat buah naga itu, mending kita cari tau aja, tapi sebelum itu kita liat asal-usul buah naga dulu. O, ya buah ini bisa dimakan secara langsung (kalo udah mateng tentunya), dibikin jus atau dibikin salad.

~~~

Asal Usul Buah Naga

Buah naga berasal dari negara Meksiko (Selatan), Guatemala dan El Salvador.  Tanaman ini dibawa ke Vietnam dan pertama kali ditanam secara komersil di Vietnam, lalu dikembangkan di  Taiwan dan Thailand bagian Utara. Dalam perkembangan berikutnya, buah naga lalu dikembangkan pula di negara Israel dan Australia. Saat ini, Vietnam dan Thailand merupakan pemasok buah naga terbesar di dunia. Buah naga masuk ke Indonesia dari kedua negara tersebut mencapai 200 hingga 400 ton per tahun.

Pada awal mula perkembangannya, buah naga yang banyak ditanam adalah yang berwarna putih. Di Indonesia sendiri, buah naga mulai ditanam secara komersil sejak awal tahun 2000. Buah naga pertama kali dibudidayakan di Indonesia oleh Djoko Rainu Sigit, seorang warga Delangu, Klaten, Jawa Tengah. Ia mendatangkan sekitar 250 lebih pohon buah naga dari Thailand selama kurang lebih 2 tahun.

“Saya melihat tanaman ini pertama kali di Israel, dan waktu itu ada teman dari Thailand pulang membawa bibitnya dan terus dikembangkan di negaranya sendiri (Thailand) sampai sekarang.” Kata Djoko, yang merupakan Sarjana Biologi Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).

Pada 1997, Djoko datang ke Thailand dan melihat pohon buah naga dan bibitnya yang dibawa dari Israel dapat berkembang dengan baik di sana.

“Untuk mendapatkan bibit buah naga dari Thailand ternyata perlu perjuangan panjang, tidak semudah di Indonesia, dimana bibit tanaman apa saja sepertinya dibiarkan saja dibawa orang ke luar negeri,” ujarnya lagi.

Djoko baru berhasil mendapatkan bibit buah naga tersebut setelah melakukan kerjasama dengan teman yang berada di kedutaan Indonesia di Bangkok.

“Waktu itu saya bisa membawa pulang satu koper bibit buah naga berbentuk stek-an pohon dan setelah tiba di rumah terus dicoba ditanam dan dikembangkan sampai sekarang.”

Djoko kini mempunyai kebun buah naga seluas 17 hektar di desa Purwodadi, Kab. Pasuruan, Jawa Timur.

Tiap pohon buah naga umur satu tahun minimal bisa menghasilkan buah naga tiga kilogram. Pohon buah naga yang dikembangkan dalam satu tahun bisa berbuah 3 kali dan produksinya bisa terus meningkat, asal dirawat dengan baik.

Buah yang termasuk dalam keluarga cactacea atau kaktus itu dijuluki buah naga karena seluruh batangnya menjulur panjang seperti layaknya naga. Buah naga yang matang memiliki berat antara 400 gram hingga 1 kilogram.

Isi buah naga berwarna putih, merah atau ungu dengan taburan biji-biji yang berwarna hitam yang boleh dimakan. Rasanya kurang lebih seperti buah kiwi (tapi menurut gue lebih asam buah kiwi sih).

Buah naga mengandung 90% air (ada yang bilang 80%) dan kaya akan : vitamin C, serat, kalsium, zat besi, foforus, potasium dan protein.

Pohon buah naga termasuk dalam kumpulan jenis kaktus yang mudah tumbuh di kawasan tropis. Pohon buah naga merupakan salah satu dari spesies kaktus tapi tidak seperti spesies kaktus lainnya, pohon buah naga mengeluarkan buah dan bunga yang cantik, dimana bunganya dikenal dengan nama careus atau bunga malam, yang mana bunganya cuma mekar di malam hari.

Jenis Buah Naga

Buah naga memiliki empat jenis, yaitu :

1. Buah naga daging putih (hylocereous undathus) dragonfruit3

2. Buah naga daging merah (hylocereous polyrhizus)

3. Buah naga super merah (hylocereous costaricencis)

4. Buah naga kuning daging merah (selenicerious megaanthus).Red-Dragon-Fruit

Julukan Buah Naga

Setiap negara mempunyai julukan yang berbeda terhadap buah naga, diantaranya :

Cina : Feuy Long Kwa

Vietnam: Thanh long atau clever dragon

Thailand: Kaewmangkorn

Taiwan : Shien miekuo

Meksiko: Pitahaya

Hawaii : Melano

Australia: Rhino Fruit

Khasiat Buah Naga

Menurut Al Leung dari Johncola Pitaya Food Red, organisasi yang meneliti buah naga merah, buah naga kaya dengan berbagai zat vitamin dan mineral yang sangat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan bermanfaat bagi metabolisme tubuh seseorang.

“Penelitian menunjukkan buah naga merah sangat baik untuk sistem peredaran darah juga memberikan efek mengurangi tekanan emosi dan menetralkan toksik dalam darah.”

Penelitian lain juga menunjukkan buah ini bisa mencegah kanker usus, menurunkan kolesterol dalam darah dan menurunkan kadar lemak dalam tubuh.

Buah naga (semua jenis) juga sangat baik untuk memperbaiki penglihatan mata karena memiliki zat karotenoid.


Khasiat Buah Naga

1. Penyeimbang gula darah

2. Membersihkan darah

3. Mencegah pendarahan

4. Menguatkan ginjal

5. Menyehatkan lever

6. Menguatkan daya kerja otak

7. Meningkatkan ketajaman mata

8. Mengurangi panas dalam dan sariawan

9. Menstabilkan tekanan darah

10. Membantu mengurangi keputihan

11. Mengurangi kolesterol

12. Mencegah kanker usus

13. Mencegah sembelit

14. Untuk perawatan kecantikan.

Kandungan Nutrisi Buah Naga :

Kadar gula : 13 – 18 briks

Air : 90 %

Karbohidrat : 11,5 g

Asam  : 0,139 g

Protein : 0,53 g

Serat : 0,71 g

Kalsium : 134,5 mg

Posfor : 8,7 mg

Magnesium : 60,4 mg

Vitamin C  :9,4 mg

(berbagai sumber)

Kategori: health

Terapi air putih

Oktober 13, 2009 · 1 Komentar

Minum Air Putih Saat Perut Kosong

Di Jepang, sekarang ini sangat nge-trend minum air putih pada saat perut kosong, atau segera setelah bangun tidur di pagi hari. Tes ilmiah membuktikan keampuhannya. Terapi air ini sudah dibuktikan kesuksesannya oleh kumpulan pengobatan Jepang untuk berbagai macam penyakit, diantaranya :

Sakit kepala,  arthritis, detak jantung cepat, epilepsi, kelebihan berat badan, asma bronchitis, penyakit ginjal dan urin, muntah-muntah, asam lambung, diare, diabetes,  rahim, kanker dan THT (telinga, hidung, tenggorokan).

Metode Terapi

1. Setelah kamu bangun pagi, sebelum menggosok gigi, minum 4 x 160 ml gelas air putih.

2. Gosok gigi (bersihkan mulut) tapi jangan makan atau minum apapun selama 45 menit.

3. Setelah 45 menit, kamu boleh makan atau minum seperti biasa.

4. Setelah 15 menit sarapan, makan siang dan makan malam, jangan makan atau minum apapun selama 2 jam.

5. Untuk  yang sudah tua atau sedang sakit (sehingga tidak bisa minum 4 gelas air pada saat mulai) bisa digantikan dengan meminum sedikit air terlebih dahulu dan kemudian ditingkatkan secara berkala hingga 4 gelas per hari.

6. Metode di atas adalah terapi untuk mengobati penyakit bagi mereka yang sakit, kalau tidak sakitpun, tetap bermanfaat untuk kesehatan.

Lama terapi untuk masing-masing jenis penyakit :

1. Tekanan darah tinggi (30 hari)

2. Asam lambung (10 hari)

3. Diabetes (30 hari)

4. Kanker (180 hari)

5. TBC (90 hri)

6. Pasien Arthritis disarankan untuk mengikuti terapi di atas hanya 3 hari pada minggu pertama dan dari minggu kedua dan seterusnya setiap hari

Metode pengobatan di atas tidak mempunyai efek samping (sumber : email dari seorang teman).

Kategori: health

Khasiat Buah Tomat

September 29, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

tomat2Berhubung waktu mudik kemaren gue dikasi oleh2 buah tomat sama sodara gue yang lumayan banyak, so gue jadi penasaran, apa aja sih khasiat buah tomat itu?!… denger2 sih tomat bagus bangets untuk kesehatan… emang iya?!…

Tomat atau dalam bahasa latinnya Licopersicum esculentum adalah sumber antioksidan alami. Buah ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh terutama untuk kesehatan jantung dan penangkal radikal bebas.

Banyak varietas buah tomat, seperti tomat  yang berukuran besar, tomat sayur dengan ukuran lebih kecil dan tomat ceri yang hanya sebesar kelereng. Apapun jenisnya, tomat mengandung unsur gizi yang hampir sama, yakni kaya akan vitamin A, vitamin C, mineral, serat dan zat fitonutrien.

Keistimewaan lain buah tomat adalah tingginya kandungan likopen. Selain memberikan warna merah pada buah tomat, likopen terbukti efektif sebagai zat antioksidan yang dapat menghancurkan radikal bebas dalam tubuh akibat rokok, polusi dan sinar ultraviolet. Selain itu, belakangan diketahui likopen juga berkhasiat membantu mencegah kerusakan sel yang dapat mengakibatkan kanker leher rahim, kanker prostat, kanker perut dan kanker pankreas. Likopen juga dapat menurunkan risiko terkena  radang lambung, radang tenggorokan dan radang usus besar. Kandungan asam klorogenat dan asam p-kumarat di dalam tomat mampu melemahkan zat nitrosamin penyebab kanker. Vitamin A yang terkandung di dalam tomat sangat baik untuk kesehatan mata.
Tomat juga banyak dimanfaatkan di dalam industri kecantikan, banyak masker dan pil anti penuaan yang berbahan dasar tomat. Bukan tanpa alasan, pigmen likopen memang terbukti efektif sebagai antioksidan. Zat lain seperti tomatin di dalam tomat bersifat sebagai antiinflamasi, yaitu dapat menyembuhkan luka dan jerawat. Jika kamu demam, tomat juga mempunyai sifat antipiretik alias penurun demam. Sementara serat yang tinggi di dalam tomat mampu mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit dan wasir.

Cegah Penggumpalan Darah
Manfaat tomat sebenarnya sudah di teliti sejak lama, seperti penelitian DR. John Cook Bennet dari Wiloughby University, Ohio, yang dilakukan pada November 1834. Hasil penelitiannya menunjukkan tomat dapat mengobati ganguan pencernaan, diare, memulihkan fungsi lever dan serangan empedu. Peneliti lain dari Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, menemukan gel berwarna kuning yang menyelubungi biji tomat dapat mencegah penggumpalan dan pembekuan darah penyebab stroke dan penyakit jantung.

Dimasak Lebih Baik
Mengkonsumsi buah tomat sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Seperti yang terungkap dari penelitian badan pangan dunia FAO-WHO. Hasil penelitian lembaga ini menunjukkan jika kandungan likopen tidak rusak dan jumlahnya tidak jauh berubah selama pemanasan. Bahkan kandungan likopen akan meningkat 10 kali lipat ketika tomat diolah menjadi saus atau pasta tomat.
Likopen merupakan bagian dari karotenoid yang larut dalam lemak, namun likopen yang larut di dalam lemak justru sulit di serap oleh tubuh. Karenanya, disarankan mengolah tomat dengan cara di rebus atau dikukus. Mengkonsumsi sebaiknya pilih yang tomat organik. Tomat organik lebih sehat karena bebas dari residu kimia, baik dari pupuk dan pestisida. Tomat dari hasil organik juga lebih tinggi kandungan kalsiumnya, sekitar 23 mg dibandingkan tomat unorganik yang hanya mengandung 5 mg kalsium. 

Tabel Kandungan Gizi Tomat/100 g

Tomat Masak
Kalori 20 kal
Protein 1.0 g
Lemak 0.3 g
Karbohidrat 4.2 g
Kalsium 5 mg
Vitamin A 1500 SI
Viamin C 40 mg

(Sumber: Daftar Komposisi Bahan Makanan. Depkes, 1979)

Asal Buah Tomat

Kalau dirunut sejarahnya, tomat pada mulanya ditemukan di sekitar Peru, Ekuador dan Bolivia.

Tomat dari dulu hingga sekarang banyak digunakan untuk masakan, seperti sup, jus, pasta, dllnya. Rasanya yang sedikit asam bahkan membuat selera makan meningkat.

Menurut  dokter gizi, Dr. Leane Suniar Manurung, MSc, tomat banyak khasiatnya sehingga tomat baik dikonsumsi siapapun sejak usia dini. “Tomat mengandung vitamin C dan vitamin A yang tinggi, yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.”

Tapi tomat seperti apa yang baik dikonsumsi? Jika melihat di pasaran, kita bisa menemukan tomat dengan dua warna, yakni warna merah dan hijau. Perbedaan warna ini menunjukan kandungan vitaminnya. Menurut Leane, tomat yang baik dikonsumsi adalah tomat merah. Tomat berwarna merah mengandung vitamin C dan vitamin A lima kali lebih banyak dibandingkan dengan tomat hijau. Semakin matang tomat, semakin kaya kandungan vitaminnya. “Karena itu anak kecil sebaiknya dibiasakan banyak makan tomat merah. Ini penting untuk kesehatan matanya,” ujar Leane. Jadi, tak perlu ragu memberi si kecil tomat. Sejak usia 6 bulan, seorang anak mulai dibiasakan memakan tomat yang dicampur dengan sayuran lainnya.

Dalam pigmen warna merah pada tomat, mempunyai nilai lebih lainnya. Warna merah pada tomat lebih banyak mengandung likopen. “Memang likopen tidak hanya ditemukan pada tomat, tetapi juga pada anggur merah, semangka dan pepaya. Namun yang paling banyak terdapat pada tomat,” terang Leane.

Untuk mendapat khasiatnya, terutama untuk orang dewasa, lanjut Leane tomat sebaiknya dimakan setiap pagi sebanyak satu atau dua buah. Rasa asam pada tomat berasal dari kandungan asam sitrat menyebabkan tomat terasa segar, sehingga dapat menambah nafsu makan. Rasa asam ini sangat baik dikonsumsi saat kita mengalami mual atau dikonsumsi oleh para wanita yang mengalami PMS (Pre Menstrual Syndrome). Jika tak kuat dengan rasa masamnya, terutama untuk yang  yang memiliki penyakit maag, Leane tak menyarankan mengkonsumsinya walapun dalam bentuk jus yang sudah ditambah gula, sebab akan memperburuk kondisi penyakit.  

Secara umum khasiat buah Tomat adalah :

  • Membantu menurunkan resiko gangguan jantung
  • Menghilangkan kelelahan dan menambah nafsu makan.
  • Menghambat pertumbuhan sel kanker pada prostat, leher rahim, payudara dan endometrium.
  • Memperlambat penurunan fungsi mata karena pengaruh usia (age-related macular degeneration).
  • Mengurangi resiko radang usus buntu.
  • Membantu menjaga kesehatan organ hati, ginjal, dan mencegah kesulitan buang air besar.
  • Menghilangkan jerawat.
  • Mengobati diare
  • Meningkatkan jumlah sperma pada pria
  • Memulihkan fungsi lever.
  • Mengatasi kegemukan

Untuk mengobati keseleo:

Sembuhkan dengan ramuan tomat. Buah tomat diblender, lalu sarinya dicampur dengan minyak wijen, dengan perbandingan 1:1. Setelah itu, dipanaskan hingga tinggal minyaknya saja. Kemudian, minyak tersebut dipakai memijat sendi-sendi yang keseleo tadi.

Untuk pengobatan jerawat:

Ambilah sebuah tomat yang telah direbus, kemudian potong-potong. Gosokkan potongan itu pada wajah yang berjerawat secara perlahan. Diamkan selama sepuluh menit. Setelah itu bilas wajah dengan air. Lakukan rutin selama satu bulan.

Tips Memilih Tomat

  • Pilih tomat yang matang berwarna merah tua.

Pilih tomat yang masih keras dan tidak ada bagian yang lunak. Jika ada bagian yang lunak, berarti ada bagian yang sudah mulai membusuk di dalamnya.

  • Jangan pilih tomat yang kusam, pilih yang warnanya masih mengkilap.

Perhatikan pada pangkal tomat, jika berbau agak asam dan sudah mulai berarir, berarti sudah mulai terjadi pembusukan. Pilih tomat yang kulitnya masih segar dan belum keriput, untuk menandakan bahwa tomat tersebut masih baru. (berbagai sumber)tomat1

Kategori: health

Lupus, penyakit apakah itu?!

September 8, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Semuanya bermula waktu salah satu sodara gue (cewek) didiagnosa menderita penyakit lupus…. O, God.. lupus, penyakit apakah itu?! so i try to find out about lupus.

Lupus yang dalam bahasa kedokterannya dikenal sebagai systemic lupus erythematosus (SLE) ternyata adalah penyakit radang yang menyerang banyak sistem dalam tubuh, dalam perjalanannya, penyakit ini bisa menjadi akut atau kronis, dan disertai adanya antibodi yang menyerang tubuhnya sendiri.

Penyakit lupus sering ditemukan pada ras tertentu seperti ras kulit hitam (afrika), Cina, dan Filipina. Penyakit ini terutama diderita oleh wanita muda dengan puncak kejadian pada usia 15-40 tahun (selama masa reproduktif) dengan perbandingan wanita dan laki-laki 5:1. Penyakit ini sering ditemukan pada beberapa orang dalam satu keluarga.

Penyebab dan mekanisme terjadinya SLE masih belum diketahui dengan jelas. Namun diduga akibat banyak faktor seperti genetik, lingkungan, dan sistem kekebalan humoral.

Faktor genetik yang abnormal menyebabkan seseorang menjadi rentan menderita SLE, sedangkan lingkungan berperan sebagai faktor pemicu bagi seseorang yang sebelumnya sudah memiliki gen abnormal.

Sampai saat ini, jenis pemicunya masih belum jelas, namun diduga kontak sinar matahari, infeksi virus/bakteri, obat golongan sulfa, penghentian kehamilan, dan trauma psikis maupun fisik.

Gejala Klinis
Gejala klinis dan perjalanan penyakit SLE sangat bervariasi. Penyakit dapat timbul mendadak disertai tanda-tanda terkenanya berbagai sistem dalam tubuh. Penyakit dapat juga menahun dengan gejala pada satu sistem yang lambat laun diikuti oleh terkenanya sistem yang lain. Pada tipe menahun terdapat masa bebas gejala dan masa kambuh kembali.

Masa bebas gejala dapat berlangsung bertahun-tahun. Munculnya penyakit dapat spontan atau didahului faktor pemicu. Setiap serangan biasanya disertai gejala umum, seperti demam, badan lemah, nafsu makan berkurang dan berat badan menurun.

Diagnosis SLE seringkali sulit dilakukan karena gejala klinis penyakitnya sangat beraneka ragam. Untuk mendiagnosis SLE  harus dilakukan melalui dua tahapan.

Pertama, menyingkirkan kemungkinan diagnosis penyakit lain.

Kedua, mencari tanda dan gejala penyakit yang memiliki nilai diagnosis tinggi untuk SLE.

Berdasarkan kriteria American College of Rheumatology (ACR) 1982, seseorang didiagnosis SLE secara pasti jika dijumpai empat kriteria atau lebih dari 11 kriteria, diantaranya yaitu :

1. bercak-bercak merah pada hidung dan kedua pipi yang memberi gambaran seperti kupu-kupu (butterfly rash); di bagian tubuh lain muncul bercak-bercak merah menyerupai cakram.

2. kulit sangat sensitif terhadap sinar matahari (photohypersensitivity);

3. luka di langit-langit mulut yang tidak nyeri;

4. radang sendi ditandai adanya pembengkakan serta nyeri tekan sendi;

5. kelainan paru, kelainan jantung, kelainan ginjal, kejang tanpa adanya pengaruh obat atau kelainan metabolik;

6. kelainan darah (berkurangnya jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah);

7. kelainan sistem kekebalan (sel LE positif atau titer anti-ds-DNA abnormal atau antibodi anti SM positif atau uji serologis positif palsu sifilis) ;

8. antibodi antinuklear (ANA) positif.

9. rambut rontok tak terkendali.

10. Sariawan muncul di dalam rongga mulut.

Pengobatan
Sampai sekarang, SLE memang belum dapat disembuhkan secara sempurna. Meskipun demikian, pengobatan yang tepat dapat menekan gejala klinis dan komplikasi yang mungkin terjadi.

Program pengobatan yang tepat bersifat sangat individual tergantung gambaran klinis dan perjalanan penyakitnya. Pada umumnya, penderita SLE yang tidak mengancam nyawa dan tidak berhubungan dengan kerusakan organ vital dapat diterapi secara konservatif.

Bila penyakit ini mengancam nyawa dan mengenai organ-organ vital, maka dipertimbangkan pemberian terapi agresif. Terapi konservatif maupun agresif sama-sama menggunakan terapi obat yang digunakan secara tunggal ataupun kombinasi. Terapi konservatif biasanya menggunakan anti-inflamasi non-steroid (indometasin, asetaminofen, ibuprofen), salisilat, kortikosteroid (prednison, prednisolon) dosis rendah, dan antimalaria (klorokuin). Terapi agresif menggunakan kortikosteroid dosis tinggi dan imunosupresif (azatioprin, siklofoshamid).

Selain itu, penderita SLE perlu diingatkan untuk selalu menggunakan krem pelindung sinar matahari, baju lengan panjang, topi atau payung bila akan bekerja di bawah sinar matahari karena penderita sangat sensitif terhadap sinar matahari. Infeksi juga lebih mudah terjadi pada penderita SLE, sehingga penderita dianjurkan mendapat terapi pencegahan dengan antibiotika bila akan menjalani operasi gigi, saluran kencing, atau tindakan bedah lainnya.

Salah satu bagian dari pengobatan SLE yang tidak boleh terlupakan adalah memberikan penjelasan kepada penderita mengenai penyakit yang dideritanya, sehingga penderita dapat bersikap positif terhadap terapi yang akan dijalaninya. Saat ini di beberapa negara telah tersedia penjelasan mengenai penyakit SLE dalam bentuk brosur, bahkan telah berdiri perkumpulan penderita SLE.

Sebelum tahun 1950, SLE merupakan penyakit yang fatal. Namun saat ini dengan pemakaian kortikosteroid yang tepat serta adanya kombinasi dengan obat lain dapat memberikan hasil yang baik. Kematian paling sering disebabkan komplikasi gagal ginjal, kerusakan jaringan otak, dan infeksi sekunder.

Orang yang menderita penyakit lupus, biasanya disebut ‘odapus’ atau disebut ‘orang dengan lupus’.  Menurut Robert G. Lahita, M.D.Ph.D, kepala bagian Rematologi dan Penyakit Jaringan Konektif RS St. Luke/Roosevelt, Amerika Serikat, penyakit lupus dibedakan jadi tiga tipe: lupus yang menyerang kulit (discoid lupus), yang menyerang sistem dalam tubuh, termasuk persendian dan ginjal (systemic lupus), dan lupus akibat pemakaian obat tertentu.

Dari ketiganya, discoid lupus paling sering menyerang. Namun, systemic lupus selalu lebih berat dibandingkan dengan discoid lupus, dan dapat menyerang organ atau sistem tubuh.

Pada beberapa orang, cuma kulit dan persendian yang diserang. Meskipun begitu, pada orang lain bisa merusak persendian, paru-paru, ginjal, darah, organ atau jaringan lain.

Sedangkan  lupus akibat pemakaian obat umumnya berkaitan dengan pemakaian obat hydralazine (obat hipertensi) dan procainamide (untuk mengobati detak jantung yang tidak teratur). Hanya saja, cuma 4% dari orang yang mengkonsumsi obat-obat itu yang bakal membentuk antibodi penyebab lupus. Dari 4% itu pun sedikit sekali yang kemudian menderita lupus.

Sampai sekarang, penyakit lupus belum bisa disembuhkan atau dicegah. Yang bisa baru sebatas menghilangkan gejalanya. Caranya dengan mengkonsumsi obat-obatan  seumur hidup, menjalani pola hidup tertentu, dan menghindari stres.

Lupus sebenarnya telah dikenal lebih kurang seabad lalu. Mula-mula lupus kala itu dikira akibat gigitan anjing hutan. Dugaan itulah yang menyebabkan penyakit ini kemudian disebut lupus yang berarti anjing hutan dalam bahasa Latin.

Menurut dr. Heru Sundaru dari Sub Bagian Alergi-Imunologi, Bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, dalam seminar Penyakit Lupus dan Wanita yang diselenggarakan Yayasan Lupus Indonesia pada Juni 1998, penyebab lupus belum diketahui dengan pasti. Selain faktor keturunan, faktor lingkungan seperti infeksi virus, cahaya matahari, dan obat-obatan, diduga ikut berperan dalam timbulnya gejala. Meski lebih sering menyerang kaum wanita, terutama yang berusia dua puluhan tahun, “Tapi pria kemungkinan juga bisa terkena  lupus,” jelas dr. Heru. Hasil survai yang dikutip dokter spesialis penyakit dalam itu menunjukkan, pada usia subur perbandingan wanita dan pria penderita lupus 10 : 1.

Tingkat “keganasan” lupus juga berbeda menurut ras. Survai di AS menunjukkan, di antara 2.000 penduduk kulit putih ditemukan satu penderita. Sedangkan pada penduduk berkulit hitam dan keturunan Asia, frekuensinya lebih tinggi.

Lupus diketahui sebagai penyakit otoimun, penyakit yang muncul lantaran sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan, yang justru mengganggu kesehatan tubuh. Di dalam tubuh manusia selalu ada sistem kekebalan tubuh, yang terdiri atas zat anti dan sel darah putih. Sistem imun ini bertugas melindungi tubuh manusia dari serangan antigen (musuh berupa bakteri, virus, mikroba lain). Pada lupus, oleh sebab yang belum diketahui, zat anti dan sel darah putih tadi justru menjadi liar dan menyerang tubuh yang seharusnya dilindungi. Akibatnya, organ-organ tubuh menjadi rusak dan gejala lupus pun muncul.

Perusakan jaringan tadi terjadi dengan dua cara. Zat anti langsung menyerang sel jaringan tubuh. Atau, zat itu masuk aliran darah dan bertemu antigen, lalu berkoalisi membentuk kompleks imun. Kompleks ini tetap ikut aliran darah sebelum tersangkut di pembuluh darah kapiler organ tertentu. Dalam keadaan normal, kompleks ini akan dieliminasi oleh sel-sel radang.

Sebaliknya, dalam keadaan tidak normal kompleks itu tidak dapat dihilangkan dengan baik dan sel-sel radang sebaliknya malah bertambah banyak sambil  mengeluarkan enzim yang menimbulkan peradangan.

Bila peradangan berlanjut, organ tubuh akan rusak, fungsinya terganggu sehingga menimbulkan gejala penyakit. Diduga, sinar matahari maupun hormon estrogen mempermudah terjadinya reaksi otoimun.

Lupus bisa diindikasikan oleh jumlah leukosit yang kurang dari 4.000/cc, jumlah trombosit kurang dari 100.000/cc dan seterusnya. Selain darah, kelainan ginjal dan kekebalan juga menjadi indikator lupus.

Prevalensi lupus yang rendah, 40/100.000, memungkinkan banyak dokter tidak pernah menemui kasus lupus di dalam praktiknya.

Penanganan bersama

Menurut John Darmawan, ahli penyakit rematik biasanya menangani penderita lupus. Namun, kompleksnya penyakit lupus dan pengobatannya membutuhkan penanganan bersama spesialis lain, sesuai organ tubuh yang diserang. Lupus ginjal misalnya, lebih baik ditangani bersama antara ahli penyakit ginjal dan ahli penyakit rematik, lupus kulit bekerja sama dengan ahli penyakit kulit, dan lupus otak diobati bersama dengan ahli penyakit saraf.

Anjuran

Penderita lupus harus selalu didukung secara moril oleh orang-orang terdekatnya, karena stres sewaktu-waktu dapat timbul. Kontrol teratur sesuai dengan anjuran dokter mutlak harus ditaati. Apabila merasa lupusnya kumat, dokter harus segera dihubungi. Tenggang waktu kumat dan laporan ke dokter tidak boleh melewati tujuh hari.

Baik bagi penderita lupus memperhatikan  asupan gizi kaya kalsium, kalium, seng, vitamin B6, C, dan D. Sebaiknya penderita juga banyak memakan makanan yang kaya protein namun rendah karbohidrat.

Semua buah-buahan dan sayur-mayur dianjurkan. Contoh, pisang, blewah, buah yang dikeringkan, pisang sale, nangka, durian,  sparagus,
brokoli, ubi-ubian, bayam, kangkung, dan lain-lain. Susu, yoghurt, dan keju, juga masuk dalam daftar makanan yang dianjurkan.

Salah satu obat yang mudah diperoleh dengan biaya murah untuk penyakit Lupus adalah Mahkota Dewa. (berbagai sumber).


Kategori: health

Seputar Puasa

September 3, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Marhaban Ya Ramadhan, ga berasa, puasa udah mau masuk pertengahan bulan ajah, hehe… seneeeng rasanya bisa ketemu Ramadhan lagi… moga-moga ibadah puasa kita bisa lebih khusyu dari tahun-tahun sebelumnya, dan smoga ibadah puasa kita diterima oleh Allah Swt, amien.

Berbicara soal puasa, berarti berbicara soal lapar dan haus. Lapar adalah kosongnya rongga pencernaan sebagai akibat laporan syaraf  sensorik ke sistem syaraf pusat. Ini juga berhubungan dengan berkurangnya glukosa dalam darah, dan berkurangnya glikogen otot/hati setelah 4  jam intake makanan terakhir.

Apa yang terjadi setelah makan sahur?! berikut tahapan keadaan keseimbangan energi berturut-turut setelah makan sahur :

1. 0 s/d 4 jam setelah makan sahur

Pencernaan karbohidrat yang masuk ke dalam perut meningkatkan kadar glukosa dalam darah. Akibatnya, viskositas gula meningkat, sehingga harus diturunkan dengan jalan pembentukan glikogen. Sekresi hormon insulin memacu sintesis glikogen dari glukosa. Glikogen  adalah cadangan karbohidrat dalam otot dan hati. Jadi, glikogen merupakan cadangan instan.

2. 4 jam s/d 14 jam setelah makan sahur

Glukosa adalah bahan bakar yang didistribusikan ke sel-sel di seluruh tubuh. Karena glukosa dikonsumsi sel untuk dibakar, maka lama kelamaan kadar glukosa dalam darah menipis. Melewati 4 jam setelah sahur, tubuh butuh alternatif energi. Maka, glikogen yang merupakan cadangan karbohidrat,  digunakan sebagai energi dengan cara melarutkan kembali dalam darah sebagai glukosa. Untuk itu, hormon glukayon berfungsi mendegradasi glikogen menjadi glukosa. Jadi, pasokan glukosa dalam darah selama periode 4 s/d 14 jam ini bergantung pada degradasi glikogen.

3. 14 jam s/d 48 jam setelah sahur

Karena glikogen diambil dari otot dan hati untuk dirombak menjadi glukosa dalam darah, maka lama kelamaan badan kehabisan glikogen. Tubuh mulai mencari alternatif energi internal dalam badan. Yang “dilirik” pertama adalah asam-asam amino yang didegradasi juga yang relatif siap. Artinya bukan yang struktural menyusun tubuh, oleh karena otot adalah struktur badan yang penting, maka degradasi otot sedapat mungkin dicegah oleh sistem tubuh kita. Seperti kita tahu, degradasi otot guna mendapat protein dan asam amino bersifat irreversible (tak dapat kembali), maka tubuh sebenarnya enggan menggunakan jalur metabolisme asam amino untuk mencukupi energi.

4. Lebih dari 3 x 24 = 72 jam setelah sahur

Badan mulai membiasakan pola metabolisme keton (ketone bodies). Keton adalah senyawa karbon yang berasal dari degradasi lemak. Ini diikuti dengan degradasi otot terus menerus jika tak diiringi dengan makan.

5. Lebih dari 40 hari puasa

Kelangsungan hidup seseorang bergantung kepada masukan energi. Karena masukan ditiadakan, maka energi bergantung kepada pasokan badan keton yang berasal dari degradasi lemak atau protein otot.

Puasa yang terlalu lama dapat menimbulkan kerusakan tubuh. Allah SWT Maha Tahu, sel manusia yang normal tak akan mampu puasa lebih dari 2 hari tanpa masukan kalori yang konstan. Oleh karena itu, perintah puasa hanya berlaku dari waktu bersahur sampai waktu berbuka. Kisaran waktu di daerah tropis kira-kira 13 – 15 jam. Ini masih merupakan waktu kisaran penggunaan energi glikogen. (sumber : Choirul Muslim, Rahasia Puasa)

Kategori: health

Broccoli juice helps patient beat bladder cancer

Agustus 9, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

A cancer patient credits his morning glass of broccoli juice with halting the disease. Ray Wiseman’s claim has prompted more research into the vegetable’s healing powers. Doctors told Mr Wiseman they did not expect him to survive, when they diagnosed him five years ago.

Green magic: Ray Wiseman with his wife JoanBut scans show that his cancer has stopped spreading  -  vastly improving his chances of a recovery.
The grandfather, 79, puts his health down to the tumbler of broccoli juice that his wife prepares for him each day.
Mr Wiseman, who lives in Braunstone, Leicestershire, said: ‘I take this juice every day. I know it’s done me good.
‘I suppose it would be the same for everybody.’
His wife Joan, 72, started giving him the juice after a friend told her about the healing benefits of green vegetables.
For each half-tumbler dose she combines a head of broccoli with some apples and carrots to improve the taste.
She said: ‘We believe my husband’s incredible luck is down to broccoli. I hope our experience can help other cancer sufferers.
‘The juice is a mess to make but it’s something we have been happy to clear up. He now just takes it as second nature.
‘If anybody else’s husband is suffering from cancer and they are not getting on too well, it could help them.’
Scientists from Cancer Research UK have asked her for the recipe, to further study the vegetable’s benefits.
Recent medical studies have highlighted the possible cancer-beating powers of broccoli.
British scientists at the Institute of Food Research found that men who ate one daily portion had altered patterns of gene activity in their prostates, suggesting that the chemicals in the vegetable might be able to reduce the risk of  prostate cancers.
According to a report published in the British Journal of Cancer in 2006, natural chemicals found in certain vegetables, such as broccoli-cauliflower and cabbage, can enhance DNA repair in cells, which could help stop them, becoming cancerous.

A spokesman for Cancer Research UK said: ‘There’s a lot of research that’s focused on broccoli and the healing properties that the vegetable contains.
‘If taken, broccoli needs to be with a healthy diet that is high in all fruit and vegetables.
‘This can also reduce the chances of developing cancer.’
Around 10,000 are diagnosed with bladder cancer every year in the UK. It is the fifth most common form of the disease and affects more men than women.
A member of the cabbage family, broccoli is rich in vitamin C and has properties that boost the human immune systems that fight viruses, bacteria and cancer.
Studies have found that boiling broccoli can reduce its anti-cancer compounds, but steaming and microwaving do not. (by : Ryan Kisiel).

Kategori: health

Kenapa Kita Butuh Air Putih 8 Gelas Sehari?!

Mei 31, 2009 · 1 Komentar

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air. Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%. Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah : Otak dan Darah. !!

Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, Sementara darah memiliki komponen air 95%.

Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas
sehari. Jumlah di atas harus ditambah jika kamu seorang perokok.

Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh
kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.
Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari…?

Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya…?
Dengan jalan “menyedot” air dari komponen tubuh sendiri. Dari otak….? belum sampai segitunya (wihh…bayangkan otak kering gimana jadinya…),
melainkan dari sumber terdekat : Darah. !!

Darah yang disedot airnya akan menjadi kental..
Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar
(berbeda dengan darah  yang encer, perjalanan akan lancar).

Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah)
Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah.
Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental
bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal. Akibatnya, air seni kamu berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, kamu mungkin suatu saat harus menghabiskan
400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah. Saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat.. otak tidak lagi “encer”, dan itu karena sel2 otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen.

Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..(ya wajarlah namanya juga kurang
makan….)

Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat
bila darah mengental… . ),maka serangan stroke bisa lebih lekas datang.

Sekarang tinggal  pilih: melakukan “investasi” dengan minum sedikitnya
8 gelas sehari- atau- “membayar bunga” lewat sakit ginjal atau stroke.


(sumber : e-mail dari seorang teman)

Kategori: health

Keep Smiling

Mei 17, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Sering-seringlah tersenyum, karena senyum :

1. dapat memperbaiki penampilan dan menambah daya tarik. Walau kita sedang kesal, tapi kita paksakan untuk tersenyum, maka yang terlihat adalah kita jadi lebih manis karena senyum kita menyejukkan hati orang yang melihatnya.

2. senyum bisa membuat kita terhindar dari penyakit stress. Dengan tersenyum, jantung kita akan  berdetak secara normal, sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit yang sifatnya menimbulkan ketegangan. Menjalani kehidupan sehari-hari dengan hidup ceria membuat tubuh lebih sehat dan awet muda. Menurut pendapat para dokter, untuk menghasilkan sebuah senyuman hanya dibutuhkan 17 otot wajah. Sementara mereka yang suka marah, cemberut, dan suka mengomel membutuhkan 32 otot wajah. Makin banyak otot wajah yan digunakan (seperti marah tadi), maka wajah akan kelihatan lebih tua dari umur yang sebenarnya.

3. senyum merupakan suatu bentuk keakraban dalam pergaulan masyarakat. Dan ini akan menambah suasana hangat dan indah.

4. senyum meningkatkan imunitas. Senyum membuat sistem imun bekerja lebih baik. Fungsi imun tubuh bekerja maksimal kalo seseorang merasa rileks. Tersenyum membuat tubuh kita rileks.

5.   senyum bisa bikin percaya diri

6. senyum membuat orang berpikir positif. Berpikir hal buruk saat tersenyum pasti cukup sulit karena tubuh mengirim signal “hidup adalah baik”. (berbagai sumber)

Kategori: health

Bergaya hidup sehat dengan jalan kaki

April 30, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Jalan kaki adalah olahraga termudah yang bisa kita lakukan. I love walking. Gue suka nyempetin jalan kaki, ke mana aja (terutama kalo lagi shopping ngelilingi mal, hahahah), abis yang gue tau, jalan kaki bikin tubuh gue jadi seger gitu.

Tapi bo, ternyata oh ternyata, manfaat jalan kaki untuk kesehatan itu banyak bangets loh. Paling engga, itu yang gue baca dari beberapa artikel kesehatan.  Mo tau apa aja manfaatnya? yuk kita liat :

1. Memperkuat jantung dan paru-paru

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Duke University Medical Center, diketahui kalo berjalan kaki 30 menit sehari dapat mengurangi metabolic syndrome, yaitu salah satu penyebab resiko terkena penyakit jantung, diabetes dan stroke.  Sementara penelitian di Inggris menyebutkan bahwa dengan berjalan kaki selama setengah jam dalam sehari dapat mengurangi bahaya penyakit jantung hingga 11%.

2. Membantu mengontrol dan mencegah diabetes

Penyakit diabetes adalah suatu penyakit yang cukup berbahaya, yang sudah merenggut banyak korban jiwa. Orang banyak mengira kalo penyakit ini timbul akibat terlalu banyak mengkonsumsi gula atau hal yang manis2. Tapi nggak seperti itu.

Seseorang yang didiagnosis menderita diabetes, tubuhnya tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak menggunakan insulin yang ada dalam tubuh dengan benar. Insulin adalah hormon   yang dikeluarkan oleh pankreas dan diperlukan  untuk mengubah makanan menjadi energi.

“Keterkaitan dengan gula” berpangkal dari kenyataan bahwa sebagian besar yang kita makan akan dijadikan energi. Energi itu kemudian diuraikan menjadi glukosa, yaitu bahan bakar yang dibagikan kepada setiap sel agar kita tetap hidup. Kebanyakan glukosa dalam tubuh tidak baik terutama bagi penderita diabetes, karena  dapat membuat kadar gula darah melonjak tinggi sekali. Untuk itulah kenapa mereka harus mengurangi asupan gula pada tubuh mereka.

Pada orang sehat, glukosa secara otomatis diserap oleh sel-sel tubuh. Tubuh kita menggunakan glukosa dengan tepat, sesuai kebutuhan dan menyimpan yang tersisa. Tapi tanpa insulin yang berfungsi membuka reseptor sebuah sel, glukosa menjadi berlebih. Gula yang berlebih ini terkumpul dalam aliran darah dan dapat menyebabkan berbagai masalah.

Penyakit diabetes banyak menyerang pria. Hal yang terjadi pada mereka (para pria) yang menderita penyakit diabetes adalah penglihatan terganggu dan bahkan kemampuan seksual juga terganggu.

Hidup bersama penyakit diabetes membuat orang bergantung pada obat dan harus menjalani diet ketat seumur hidup, padahal salah satu kiat untuk mencegah penyakit ini adalah dengan berjalan kaki. Latihan ringan dengan berjalan kaki yang disertai diet yang benar dapat mengurangi kemungkinan terkena diabetes.

Dari penelitian yang dilakukan di Finlandia dan Cina, selama kurang lebih 3 tahun yang melibatkan 3.234 sukarelawan, diketahui bahwa berjalan kaki santai selama 30 menit sehari, mengurangi kemungkinan terserang diabetes hingga 58%.

3. Mengurangi berat badan

Jalan kaki selama 20 menit setiap hari akan membakar 7 pound lemak per tahun. Sementara menurut sebuah penelitian di Brown University dan University of Pittsburg, menyebutkan bahwa berjalan kaki satu jam selama 5 hari (dalam 1 minggu) dan mengkonsumsi 1500 kalori setiap hari, dapat mengurangi berat badan sebanyak 11,3 kg setahun. Jalan kaki adalah suatu bentuk aktivitas yang bisa meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga tubuh dapat membakar kalori dengan cepat, bahkan sekalipun lagi rehat.

4. Mengurangi keropos tulang (osteoporosis)

Jalan kaki dapat memperkuat otot kaki, paha dan tulang. Berjalan kaki selama 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu dapat mencegah dan mengurangi keropos tulang. Berjalan kaki umumnya menggunakan 95% otot tubuh, sehingga membuat tulang lebih kuat karena menahan beban tubuh kita. Semakin sering kita berjalan kaki, maka semakin kuat tubuh (tulang) kita.

5. Mencegah kanker payudara

Studi yang dipublikasikan oleh Journal of  the American Medical Association menyebutkan bahwa berjalan kaki beberapa jam saja dalam sepekan bisa mengurangi bahaya resiko terkena kanker payudara. Ketika berjalan kaki, lemak pada tubuh wanita akan berkurang dan menjadi sumber estrogen. Dalam studi ini disimpulkan 74 ribu wanita mengalami post menapause yang berumur antara 50 sampai 79 tahun dengan berat badan normal, ternyata mengalami penurunan resiko terkena kanker payudara sebesar 30%.

6. Membuat tidur nyenyak

Natural Sleep Foundation menyebutkan bahwa berjalan cepat di sore hari akan membuat tidur lebih nyenyak. Para ahli mengatakan bahwa berjalan kaki akan meningkatkan hormon serotonin yang membuat kamu merasa lebih nyaman.

7. Mengurangi stres

Penelitian yang dilakukan oleh Univeristy Texas menyimpulkan bahwa berjalan kaki selama 30 menit dalam sehari bisa mengurangi depresi dan stres. Bahkan studi di University Temple menyebutkan berjalan kaki 90 menit selama lima kali dalam seminggu bisa membuat kamu merasa lebih bahagia, karena tubuh manusia memproduksi hormon endorphin, yaitu hormon yang bisa membuat orang merasa senang atau bahagia.

8. Bikin awet muda

Berjalan kaki membuat otak menjadi aktif, jadi dapat mengurangi terkena resiko penyakit Alzheimer. Penyakit ALzheimer atau Az-zhai-me, adalah penyakit penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif. Orang yang menderita penyakit ini akan mengalami penurunan daya ingat. Yang lebih parah lagi, penderita tidak mampu mengurus diri sendiri. Penyakit ini biasanya menyerang para manula. Penyakit Alzheimer ini pertama kali ditemukan oleh dr. Alois Al-zheimer pada 1907.

wah, gue baru tau kalo jalan kaki banyak manfaatnya.  Jadi kayaknya emang  ga ada salahnya kalo kita mulai bergaya hidup sehat dengan jalan kaki. Gimana caranya, tentunya diserahin ke masing2 orang. Tapi kalo bisa buat para cewek jangan sering2 berjalan kaki  pake high-heel yah, pegel gila,  heuheu…(berbagai sumber).

Kategori: health