RSS

Khasiat Anggur

03 Des

Anggur merupakan tanaman buah berupa perdu yang merambat. Anggur telah dikonsumsi sejak zaman pra sejarah. Buah ini ditanam sejak 5000 SM. Anggur dapat dikategorikan sebagai salah satu buah tertua di dunia. Anggur diperkirakan pertama kali ditemukan di perkuburan Mesir. Namun ada juga yang bilang anggur pertama kali ditemukan di Armenia. Nama botanical dari anggur pada mulanya adalah namily vitaceae, setelah itu banyak varietas bermunculan dengan nama berbeda-beda.

Anggur awal mulanya berkembang pesat di Asia Barat dan Eropa tengah, sebelum akhirnya  menyebar ke seluruh dunia.

Anggur liar banyak di temui di Caucasus (Armenia). Dari sinilah orang-orang mulai belajar merubah anggur menjadi wine. Masyarakat Mesir lalu ikut memproduksi anggur dalam bentuk  wine (yaitu pada 2500 SM). Mereka saat itu menggunakan wine untuk kegiatan keagamaan dan ritual2 tertentu. Mereka belum menjadikan wine sebagai minuman untuk umum. Negara Yunani dan orang-orang romawilah yang kemudian banyak menanam anggur sebagai bahan pemanis. Mereka membuat sirup dari anggur dengan nama2 seperti sapa, defrutum, passum, dll. Sirup itu mereka jadikan sebagai hidangan utama dalam jamuan makan mereka. Sirup2 anggur itu lalu menyebar ke wilayah Turki. Verjuice adalah bentuk lain dari produksi anggur yang biasa digunakan untuk membuat masakan menjadi asam (seperti cuka). Dan saat itu juga mulai banyak diproduksi.

Di tahun 1700, orang-orang Spanyol membawa anggur ke California dan mengembangbiakkannya di sana. Sejak saat itu, banyak spesies baru dari anggur bermunculan. California saat itu memproduksi hampir 90% anggur untuk keperluan Amerika. Anggur juga merupakan komoditas penting di negara Canada dan Columbia.

Pada abad 19, orang2 Australia mulai  ikutan antusias pada buah yang rasanya manis ini. Mereka banyak bereksperimen membuat spesies2 baru dari anggur. Di saat bersamaan, anggur spa atau ‘uvarium‘ mulai diperkenalkan di Perancis. Uvarium digunakan untuk produk kesehatan dan kecantikan, diantaranya adalah sebagai obat pelangsing.

Pada dasarnya, anggur penuh dengan nutrisi. Anggur terdiri dari beberapa warna seperti hitam, biru kehitaman, kuning pucat, hijau, ungu, merah menyala dan merah muda. Anggur mentah rasanya asam, sementara anggur matang rasanya manis. Rasa manis itu muncul karena anggur mengandung gula alami, potassium dan zat besi. Anggur berkhasiat sebagai anti-oksidan, anti-carcinogenic agent, anti-tumor agent, dll. Anggur juga bisa melindungi hati (liver). Ada banyak varietas dari anggur, beberapa diantaranya  yang terkenal adalah: Alicante, Barsana, Alphonse Lavallee, Calmeria, Cardinal, Catawba, Chasselas/Golden Chasselas, Concord, Daleware, Emperor, Hanepoot, Italia, Kishmish, Malaga, Niagara, Ribier dan banyak lagi.

Anggur punya beberapa sebutan seperti Grape di Eropa dan Amerika, dan Pu Tao di China, sementara orang2 Indonesia menyebutnya sebagai anggur.

Anggur termasuk tanaman marga Vitis. Tidak semua jenis dari marga ini dapat dimakan, yang bisa dimakan hanya dua jenis yaitu Vitis Vinifera dan Vitis Labrusca.

Tanaman anggur jenis Vitis vinifera mempunyai ciri:

a) Kulit tipis, rasa manis dan segar.
b) Kemampuan tumbuh dari dataran rendah hingga 300 m dpl beriklim kering
c) Termasuk jenis ini adalah Gros Colman, Probolinggo Biru dan Putih, Situbondo Kuning,  Alphonso Lavalle dan Golden Champion.

Tanaman anggur jenis Vitis labrusca mempunya ciri:
a) Kulit tebal, rasa masam dan kurang segar.
b) Kemampuan tumbuh dari dataran rendah hingga 900 m dpl.
c) Termasuk jenis ini adalah Brilliant, Delaware, Carman, Beacon dan
Isabella.

Dari kedua jenis ini yang banyak dikembangkan di Indonesia dan direkomendasikan oleh Dep. Pertanian di Indonesia sebagai jenis unggul adalah jenis Vitis vinifera dari varietas Anggur Probolinggo Biru dan Alphonso Lavalle. Namun ada juga yang dianjurkan ditanam antara lain Gross Collman, Probolinggo Putih, Isabella, Delaware dan Chifung.

Khasiat Anggur

Buah anggur sangat baik untuk dimakan, baik ketika masih segar ataupun sudah kering. Anggur merupakan buah yang mudah dicerna, dapat menggemukan, dan dapat menyuplai gizi yang cukup. Anggur hijau maupun merah memiliki khasiat yang sama, keduanya bisa dimanfaatkan untuk menjadi buah, makanan, minuman, maupun sebagai obat.

Sebagai obat, anggur memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. Anggur diyakini bisa mengobati batuk, memurnikan darah, membersihkan usus, pencernaan, bahkan bermanfaat untuk orang-orang yang terkena penyakit lambung. Tak hanya itu, anggur juga bisa dimanfaatkan bagi siapa saja yang akan melakukan diet (mengatur pola makanan). Jus anggur, bisa membantu penyembuhan dari penyakit hemaroid (wasir), gangguan pencernaan, batu ginjal dan gangguan kantong empedu. Untuk itu, para peneliti menganjurkan untuk meminum segelas jus anggur, sebelum sarapan dan sebelum makan malam.

Bahkan meminum segelas anggur sebelum tidur juga bisa membantu membuat tidur nyenyak tanpa insomnia yang mengganggu. Jus anggur juga baik untuk orang-orang yang keracunan, keletihan atau dalam masa penyembuhan atau terkena batu ginjal (kencing batu).

Anggur juga bisa digunakan sebagai cairan pelembab kulit muka dan untuk bahan kosmetika.

Khasiat lain dari anggur :

1. Banyak kandungan zat besi dan gula di dalam buah anggur yang berupaya melancarkan aliran darah dan obat penderita liver, ginjal dan sistem pencernaan.
2. Anggur merangsang berfungsi ginjal dan membantu mengeluarkan ampas–ampas tubuh melalui urin.
3. Menurunkan tekanan darah. Para penderita ulcer perut, migrain, radang sendi, radang usus kecil, rematik dan keracunan disarankan minum jus anggur.
4. Menguatkan organ jantung, bermanfaat dalam menyembuhkan bronchitis dan batuk, serta meningkatkan kecantikan kulit karena anggur membersihkan darah.
5. Meningkatkan pengeluaran ASI.
6. Mengandung enzim yang bersifat tonik penggiat fungsi empedu.
7. Mempunyai kandungan gizi, vitamin dan bahan – bahan metalik, gula dan air.
8. Mencegah kanker karena dapat menghentikan penyebaran dari sel – sel kanker.

Kandungan Dalam Buah Anggur

Buah anggur mengandung kadar gula mencapai 15 persen yang terdiri dari glukosa sekitar tujuh persen. Kadar tersebut akan semakin tinggi seiring usia kematangan buah. Selain kadar gula, anggur juga mengandung protein sebesar 1,5 persen dan lemak sebesar 1,5 persen. Kulit anggur mengandung vitamin B Kompleks yang berfungsi dalam proses biologis tubuh manusia. Vitamin B kompleks sangat penting untuk perlindungan urat-urat tubuh. Anggur juga mengandung vitamin C yang berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan memperkecil kemungkinan tubuh terserang oleh mikroba dan bakteri.

Sementara itu, kandungan mineral  (berupa mangan) dalam anggur dibutuhkan tubuh dalam sintesis energi, sehingga membantu menjaga kestabilan gula dalam darah.  Mangan juga diperlukan tubuh untuk metabolisme lemak dan pembentukan jaringan ikat dan tulang.

Anggur juga disebut2 mengandung karotenoid dan likopen yang tinggi. Kedua zat kimia tersebut dikenal luas akan kemampuannya menghambat berbagai penyakit tubuh. Kandungan antioksidan dalam anggur tersebut sudah diyakini kalangan luas sebagai pelindung sel dari radikal bebas penyebab penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, kanker, dan beberapa penyakit akibat penuaan.

Zat lain yang terdapat dalam anggur adalah flavonoid. Flavonoid merupakan senyawa fitokimia yang memberikan warna ungu pada buah anggur. Flavonoid dapat mencegah oksidasi LDL (kolesterol jahat) 20 kali lebih kuat daripada vitamin E, yang selama ini dikenal sebagai antioksidan alami.

Sementara anggur merah juga sangat baik untuk dikonsumsi penderita kolestrol tinggi (hiperkolesterolemia). Kandungan saponin pada anggur. sangat bermanfaat untuk menghambat dan mencegah penyerapan kolestrol di dalam darah.

Kandungan vitamin C, B6, K dan B1 dalam anggur juga tinggi. Vitamin C buah anggur dapat meningkatkan imunitas dan penyembuhan luka. Kandungan B6 pada anggur juga sangat penting untuk otak agar dapat berfungsi normal.

Kulit anggur juga memiliki kandungan resveratrol yang merupakan sumber penting dari flavonoids, termasuk katekin, quercetin, prosianidin, dan antosianin. Resveratrol ditemukan pada sebagian besar kulit buah anggur. Penelitian beberapa tahun terakhir menyimpulkan, resveratrol kemungkinan dapat membantu awet muda dan mencegah kanker.

Selain itu, anggur terbukti dapat membantu kaum perempuan dalam mencegah sakit akibat pengobatan kanker payudara. Para dokter di Institute of Cancer Research membuktikan bahwa antioksidan yang terkandung dalam anggur dapat melindungi tubuh dari radiasi fibrosis, yakni pengerasan jaringan di sekitar payudara akibat radioterapi yang rasanya sangat menyakitkan. Kondisi ini dialami oleh ribuan perempuan di seluruh dunia setiap tahunnya.

(berbagai sumber)

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 3, 2010 in khasiat buah

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: