RSS

Khasiat Cokelat

23 Jun

Cokelat terbuat dari biji kakao yang kaya akan senyawa yang bernama flavonoid. Flavonoid berperan sebagai antioksidan, menetralkan efek-efek buruk dari radikal bebas yang dapat menghancurkan sel-sel dan jaringan-jaringan tubuh. Temuan baru menunjukkan bahwa flavonoid penting bagi kesehatan.

Cokelat asal mulanya berasal dari kata Xocoatl berasal dari bahasa suku Aztec di Benua Amerika. Arti dari Xocoatl adalah minuman pahit. Rasa pahit itu disebabkan oleh kandungan  alkaloid.

Selain suku Aztec, cokelat pada mulanya dikonsumsi juga oleh suku Maya dan suku Toltec yang juga hidup di benua Amerika. Mereka mengkonsumsi cokelat sejak 1000 tahun SM. Menurut kepercayaan suku Maya, cokelat adalah makanan para Dewa. Sementara suku Aztez percaya bahwa Dewa pertanian telah mengirimkan cokelat yang berasal dari surga kepada mereka.

Cokelat dari benua Amerika di bawa oleh Cortes ke Spanyol antara tahun 1502-1528. Setelah itu menyebar ke Perancis, Belanda dan Inggris.  Biar rasanya tidak pahit, orang-orang Spanyol mencampur cokelat dengan gula untuk dijadikan minuman.

Pada 1765 sebuah pabrik cokelat didirikan di Massachusetts, Amerika Serikat. Pada 1847, sebuah perusahaan Inggris berlabel J.S and Sons, meluncurkan cokelat dalam bentuk batangan. Sementara pada 1916 hingga 1950 diadakan penelitian (studi epidemiologis) oleh Universitas Harvard dengan menggunakan Food Frequency Questionnaire yang disebar pada para mahasiswa tentang kebiasaan mereka makan cokelat. Hasil penelitian (saat itu) menunjukkan bahwa cokelat, ternyata dapat membuat umur seseorang menjadi lebih panjang. Diduga antioksidan fenol yang terkandung dalam cokelat adalah penyebab mengapa mereka bisa berusia lebih panjang.

Kandungan Dalam Cokelat

Biji cokelat mengandung lemak 31%, karbohidrat 14%, dan protein 9%. Protein cokelat kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Meski cokelat mengandung kadar lemak tinggi, namun cokelat tidak mudah tengik karena cokelat mengandung polifenol (6%) yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah ketengikan.

Cokelat juga mengandung : asam stearat (35%), asam palmitat (25%), asam oleat (35%), asam linoleat (3%), gula (sukrosa), theobromine, polyphenol, phenyletylamine dan katekin.

Katekin adalah antioksidan kuat. Salah satu fungsi antioksidan adalah mencegah penuaan dini yang bisa terjadi karena polusi ataupun radiasi. Katekin juga dijumpai pada teh meski tak setinggi pada cokelat.

Cokelat juga mengandung Serotonin yang bisa menimbulkan rasa nyaman/menenangkan.

Khasiat Cokelat

1. Membuat umur seseorang menjadi lebih panjang

2. Mencegah resiko penyakit jantung koroner dan kanker

3. Mencegah penuaan dini yang bisa terjadi karena polusi ataupun radiasi.

4. Mampu menenangkan.

5. Menurunkan tekanan darah.

6. Dapat mencegah kanker payudara. Dr. John Ashton, Ph.D dalam bukunya yang berjudul “A Chocolate A Day Keeps The Doctor Away” menyatakan bahwa lemak dalam coklat dapat membantu melindungi kita dari kanker payudara. Sepertiga dari lemak yang terdapat dalam cokelat adalah asam oleat, jenis yang sama dengan yang ditemui pada minyak zaitun. Dalam suatu penelitian diketahui bahwa tingkat penyakit kanker payudara rendah di negara-negara Mediterania yang mengkonsumsi minyak zaitun cukup tinggi.

7. Dapat menghaluskan kulit.

8. Merangsang sistem kekebalan tubuh. Dengan memproduksi lebih banyak sitokin (protein yang diproduksi sebagai bagian dari sistem imun tubuh), maka cokelat bermanfaat dalam merangsang sistem kekebalan tubuh.

Porsi Makan Cokelat Yang Diperbolehkan

Sering timbul pertanyaan seberapa banyak kita boleh mengkonsumsi cokelat? Pertanyaan itu timbul karena ada kekhawatiran takut gemuk cokelat mengingat cokelat juga banyak mengandung lemak. Prinsip gizi sebenarnya mudah: makanlah segala jenis makanan secara moderat. Dengan kata lain jangan merasa khawatir untuk mengkonsumsi cokelat. Cokelat tidak akan menimbulkan kecanduan. Tapi bagi sebagian orang memang ada keinginan untuk mengkonsumsinya kembali. Hal ini biasa disebut dengan  chocolate craving.  Dampak cokelat terhadap perilaku dan suasana hati (mood) terkait erat dengan chocolate craving. Rindu cokelat bisa terjadi karena aromanya, teksturnya, manis-pahitnya, dsb. Hal ini biasanya dikaitkan dengan kandungan phenylethylamine yaitu suatu substansi mirip amphetanine yang dapat meningkatkan serapan triptofan ke dalam otak yang kemudian pada gilirannya menghasilkan dopamine. Dampak dopamine adalah muncul perasaan senang dan perbaikan suasana hati.

Beberapa Jenis Cokelat dan Manfaatnya

1. Couverture

Couverture adalah jenis cokelat terbaik. Cokelat ini murni dengan presentase lemak kakaonya yang tinggi, sehingga menghasilkan flavor yang sangat baik. Biasanya digunakan untuk pembuatan produk cokelat buatan tangan. Sebelum digunakan, coklat jenis ini dilelehkan terlebih dulu.

2. Cokelat Tawar

Cokelat jenis ini baik digunakan untuk kue, cake dan aneka makanan ringan lainnya. Persentase massa kakao bervariasi, antara 30-70 persen. Semakin tinggi konsentrasi massa kakao, semakin baik flavornya.

3. Cokelat susu

Jenis cokelat ini merupakan campuran gula, kakao, cokelat cair, susu dan vanila. Cokelat jenis ini paling banyak dikonsumsi. Massa kakaonya cukup rendah, hanya 20 persen dan rasanya lebih manis dibandingkan cokelat tawar.

4. Cokelat putih

Cokelat yang berwarna putih tidak mengandung massa kakao yang tinggi. Selain dikonsumsi langsung, cokelat putih kerap digunakan untuk dekorasi kue. Cokelat ini terbuat dari lemak cokelat, gula, vanila dan tidak mengandung cokelat padat. Cokelat putih adalah jenis cokelat yang mudah hangus, sehingga bila memasaknya, harus hati-hati.

5. Kakao

Produk cokelat ini terbuat dari massa kakao setelah lemak kakaonya dipisahkan. Produk ini sangat mudah diolah.

6. Cokelat cair

Cokelat cair merupakan produk minuman yang mengandung massa kakao dan mengandung kadar gula yang tinggi.

Yang perlu diperhatikan dari cokelat

  • Cokelat mengandung oksalat yang dapat meningkatkan ekskresi oksalat dalam urin. Meningkatnya oksalat urin akan meningkatkan resiko pembentukan batu ginjal. Orang yang  mempunyai penyakit batu ginjal rentan terhadap cokelat,  jadi sebaiknya mengurangi asupan oksalat dari cokelat. Pembentukan batu ginjal bisa dipicu oleh cokelat karena asupan cokelat batangan 100 gram dapat meningkatkan ekskresi oksalat 3 kali lipat dan dapat meningkatkan ekskresi kalsium mirip sukrosa.
  • Dark chocolate (cokelat hitam) mengandung zat kimia alami, yaitu tyramine yang dianggap sebagai pemicu migraine, meskipun belum terbukti kebenarannya. Tidak semua individu penderita migraine sensitive terhadap tyramine. Makanan lain yang mengandung tyramine adalah keju tua dan fermentasi.

Tips Memilih Coklat

Memilih sepotong coklat dark chocolate lebih baik daripada memilih white chocolate. Cokelat hitam terbuat dari biji cokelat yang mengandung berbagai manfaat, sedangkan cokelat putih hanya terbuat dari lemak cokelat yang ditambah bahan-bahan lainnya. Periksa komposisi di bagian luar kemasan, walaupun  dark chocolate, namun masing-masing produk memiliki komposisi yang berbeda. Pilih produk dengan campuran lemak terendah. Pilihan cokelat bentuk bubuk lebih baik dibanding cokelat dalam bentuk lain, karena bentuk ini relatif tidak memiliki campuran tambahan. Periksa tanggal kadaluarsa. Biasanya produk cokelat rumahan hanya bertahan dua minggu, sedangkan produk pabrik bertahan hingga delapan minggu.

(berbagai sumber)

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 23, 2011 in khasiat tumbuhan

 

2 responses to “Khasiat Cokelat

  1. bangdanu

    Juli 1, 2011 at 9:18 p

    Nice info buk. Keep Posting..🙂

     
    • Shatikah

      Juli 3, 2011 at 11:43 p

      ok, makasih yaa…

       

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: