RSS

Membuat Dim sum Sendiri

25 Des

Dim sum adalah istilah dari bahasa kantonis (salah satu dialek Tionghoa yang dituturkan di Barat Daya Cina), yang artinya ‘makanan kecil’. Dim sum biasanya dimakan untuk sarapan atau brunch (gabungan sarapan dengan makan siang). Makan dim sum biasanya dilakukan sambil minum teh. Orang Kanton sendiri sangat mementingkan acara minum teh yang disebut yamcha.

Karena yamcha itu pula, maka teahouse bermunculan untuk mengakomodasi wisatawan yang datang ke Cina, yang sudah melakukan perjalanan yang melelahkan. Juga tidak menutup kemungkinan untuk para petani yang telah lelah bekerja seharian, atau hanya untuk sekedar duduk-duduk santai di sore hari.

Sebelum terkenal, dim sum dianggap ‘tidak pantas’ jadi teman minum teh karena dianggap makanan ‘yang mudah menggemukkan’, tapi karena saat minum teh perlu makanan ringan/snack, pada akhirnya dim sum ikut disajikan bersama teh.

Dim sum mulai dikenal di negara Barat pada abad ke 19 karena diperkenalkan oleh imigran Cina (yang berasal dari wilayah Kanton) yang kemudian menepat di pantai Timur dan Barat.

Dim sum saat itu ‘hadir’ karena terinspirasi oleh ‘makan siang’ dimana terjadi kebiasaan menggabungkan sarapan dan makan siang ke dalam satu kelompok besar makanan. Selain dim sum, makanan yang cukup digemari saat itu adalah  sandwich Denver – camilan klasik koboi – dimana camilan tersebut dibuat dari hasil adaptasi seorang  juru masak Cina yang memasak telur yang dibuatnya sesuai dengan selera Barat.

Resep Dim sum

Pangsit Kukus Isi Udang

Bahan:
Kulit Pangsit:

375 gr tepung terigu cakra
150 ml air mendidih
80 ml air dingin
1 sdt garam halus
1 sdm minyak goreng
Isi:
250 gr daging ayam cincang
100 gr udang cncang
5 buah jamur hioko, rendam air, iris halus
200 gr sawi putih, iris halus, rendam air panas, tiriskan
1 sdm tepung kanji
1 butir telur ayam
4 siung bawang putih, haluskan
2 cm jahe, parut
1 sdm kecap asin
½ sdm kecap ikan
2 sdt gula pasir
½ sdt lada halus
½ sdm minyak wijen
1 sdm minyak goreng
1 sdt garam
Saus Pedas, haluskan:
4 buah cabai merah
2 siung bawang putih
½ sdm cuka
4 sdm saus tomat
½ sdm gula pasir
200 ml air
¼ sdt garam
½ sdm tepung kanji, larutkan dengan 2 sdm air
Cara Membuat:
1. Kulit Pangsit: Campur tepung terigu dengan air mendidih, aduk rata. Tambahkan air dingin, garam dan minyak, aduk dengan tangan hingga terbentuk adonan yang kalis. Diamkan selama 40 menit. Ambil adonan dan giling hingga tipis. Cetak dengan pustry cutter/pisau tajam menjadi bulatan dengan diameter 7 cm. Lakukan hingga adonan habis.

2. Isi: Campur semua bahan isi, aduk rata.

3. Penyelesaian: ambil kulit pangsit, isi dengan 1 sendok makan bahan isi. Bentuk pinggirnya dengan cara diwiru/lipitan. Kukus hingga matang. Angkat dan sajikan hangat dengan saus pedas.

4. Saus cabai: campur semua bahan. Masak hingga mendidih dan mengental. angkat

Bakpao Ayam

Kulit A:
250 gr tepung terigu protein sedang
7 gr ragi instan
125 ml air
Kulit B:
50 gr tepung terigu
25 gr gula pasir
½ sdm susu bubuk
1 sdm mentega putih
30 gr gula pasir
1 sdt baking powder
Isi:
300 gr daging ayam cincang
1 batang daun bawang, iris halus
1 putih telur, kocok lepas
1 sdm tepung maizena
1 sdm saus tiram
½ sdm mushroom suce
½ sdm minyak sayur
1 sdt minyak wijen
2 cm jahe, parut
1 sdt garam
Saus Cuka:
3 sdm cuka beras
2 sdm kecap asin
4 cm jahe, iris halus, rendam air hangat, tiriskan
Cara Membuat:
1. Kulit: Campur semua bahan A, aduk hingga kalis. Diamkan 40 menit atau hingga adonan mengembang 2 kali lipat. Tambahkan adonan B, aduk rata. Fermentasikan lagi adonan selama 30 menit. Bagi adonan menjadi bulatan-bulatan sebesar bola pingpong. Lakukan hingga adonan habis.

2. Isi: Campur semua bahan isi, aduk rata.

3. Penyelesaian: Tipiskan kulit, isi dengan satu sendok makan bahan isi. Bulatkan kembali. Diamkan selama 30 menit. Kukus hingga matang. Angkat dan sajikan hangat dengan saus cuka sebagai pelengkap.

4. Saus Cuka: Campur semua bahan dan diamkan selama 1 jam. Sajikan sebagai pelengkap.

Hakau Kepiting

Kulit:
100 gr tepung Tang Mien*
4 sdm tepung kanji
160 ml air panas
1 sdm minyak goreng
Isi:
200 gr udang cincang
100 gr daging kepiting, rebus, haluskan
60 gr rebung kalengan, cincang
2 sdm tepung terigu
1 sdt kecap asin
2 sdt gula pasir
½ sdt ada halus
1 sdm minyak wijen
1 sdt garam halus
Pelengkap:
Saus sambal botolan

~
Cara Membuat:
1. Kulit: Campur tepung tang mien dan tepung terigu, aduk rata. Tuangkan air panas dan minyak sedikit demi sedikit sambil terus di aduk hingga terbentuk adonan yang bisa di pulung. Diamkan selama 15 menit. Bagi adonan menjadi bulatan-bulatan. Lakukan hingga adonan habis.

2. Isi: Campur semua bahan isi, aduk rata. Diamkan dalam lemari es selama 25 menit.

3. Penyelesaian: Ambil adonan kulit, giling setepal ¼ cm. Ambil satu sendok makan bahan isi. Bentuk pertemuan dua sisi kulit dengan cara di wiru. Lakukan hingga adonan habis. Kukus selama 10 menit. Sajikan panas dengan saus sambal botolan sebagai pelengkap.

*Tepung Tang Mien: terbuat dari pati tepung terigu. Sifatnya seperti tepung kanji yang transparan jika di panaskan. Tersedia di toko yang menjual bahan makanan Cina dan swalayan terkemuka.

Ceker Ayam Tausi (tauco kedelai hitam)

Bahan:
15 buah ceker ayam
2 sdm mushroom soy sauce
600 ml air
500 ml air es
1 sdt tepung kanji
2 buah cabai merah, potong bentuk korek api
3 buah pekak/bunga lawang
¼ sdt lada halus
5 siung bawang putih, cincang kasar
4 siung bawang merah, iris halus
2 cm jahe, iris halus
1 batang daun bawang, iris halus
2 sdm tausi
1 sdm kecap asin
1 sdt garam
2 sdm minyak untuk menumis
Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat:
1. Bersihkan ceker ayam, bumbui dengan mushroom soy sauce. Diamkan 15 menit. Panaskan minyak, goreng ceker hingga matang. Angkat. Rendam ceker dalam air es selama ½ jam. Tiriskan.

2. Rebus ceker dalam air. Tambahkan bunga lawang dan lada halus. Masak hingga ceker empuk dan kulitnya mekar. Angkat.

3. Panaskan 2 sendok makan minyak, tumis bawang merah, bawang putih dan jahe hingga harum. masukkan ceker, tausi, air tepung kanji dan bumbu lainnya. Masak hingga kuah mengental. Angkat dan sajikan panas.
~
Tip: Agar ceker cepat empuk, ceker bisa dipresto terlebih dahulu selama 15 menit, baru di masak sesuai resep.

(berbagai sumber)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 25, 2011 in resep

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: