RSS

Khasiat Jagung

28 Jul

Asal usul jagung
Banyak pendapat dan teori mengenai asal tanaman jagung, tetapi secara umum para ahli sependapat bahwa jagung berasal dari Amerika Tengah atau Amerika Selatan.

Jagung secara historis terkait erat dengan suku Indian, yang telah menjadikan jagung sebagai bahan makanan sejak 10.000 tahun yang lalu.

Teori asal Asia
Tanaman jagung yang ada di wilayah Asia diduga berasal dari Himalaya. Hal ini ditandai oleh ditemukannya tanaman keturunan jali (jagung jali, Coix spp.) dengan famili Andropogoneae. Kedua spesies ini mempunyai lima pasang kromosom. Namun teori ini tidak mendapat banyak dukungan.

Teori Asal Andean
Tanaman jagung berasal dari dataran tinggi Andean Peru, Bolivia, dan Ekuador. Hal ini didukung oleh hipotesis bahwa jagung berasal dari Amerika Selatan dan jagung Andean mempunyai keragaman genetik yang luas, terutama di dataran tinggi Peru. Kelemahan teori ini adalah tidak ditemukan kerabat liar jagung seperti teosinte di dataran tinggi tersebut. Mangelsdorf seorang ahli biologi evolusi yang mengkhususkan perhatian pada tanaman jagung menampik hipotesis ini.

Teori asal Meksiko
Banyak ilmuwan percaya bahwa jagung berasal dari Meksiko, karena jagung dan spesies liar jagung (teosinte) sejak lama ditemukan di daerah tersebut, dan masih ada di habitat asli hingga sekarang. Hal ini juga didukung oleh ditemukannya fosil tepung sari dan tongkol jagung dalam gua, dan kedua spesies mempunyai keragaman genetik yang luas. Teosinte dipercaya sebagai nenek moyang (progenitor) tanaman jagung. Jagung telah dibudidayakan di Amerika Tengah (Meksiko bagian selatan) sekitar 8.000-10.000 tahun yang lalu. Dari penggalian ditemukan fosil tongkol jagung dengan ukuran kecil, yang diperkirakan usianya mencapai sekitar 7.000 tahun. Menurut pendapat beberapa ahli botani, teosinte (Zea mays sp. Parviglumis) sebagai nenek moyang tanaman jagung, merupakan tumbuhan liar yang berasal dari lembah Sungai Balsas, lembah di Meksiko Selatan. Bukti genetik, antropologi dan arkeologi menunjukkan bahwa daerah asal jagung adalah Amerika Tengah dan dari daerah ini jagung tersebar dan ditanam di seluruh dunia.
Proses domestikasi teosinte telah berlangsung paling tidak 7.000 tahun yang lalu oleh penduduk asli Indian, dibarengi oleh terjadinya mutasi alami dan persilangan antarsubspesies, sehingga masuk gen-gen dari subspesies lain, di antaranya dari Zea mays sp. Mexicana. Karena adanya proses persilangan alamiah tersebut menjadikan jagung tidak lagi dapat hidup secara liar di habitat hutan, karena memerlukan sinar matahari penuh. Hingga kini diperkirakan terdapat 50.000 varietas jagung, baik varietas lokal maupun varietas unggul. Sifat tanaman jagung yang menyerbuk silang memungkinkan terjadinya perubahan komposisi genetik secara dinamis. Varietas lokal terbentuk melalui proses isolasi genotipe yang mengalami aklimatisasi dan adaptasi terhadap agroklimat spesifik.

Kandungan dalam jagung
Jagung mengandung karbohidrat yang menjadi sumber tenaga manusia. Jagung juga mengandung banyak protein, setidaknya ada lima jenis protein dalam jagung; albumin, globulin, prolemin, glutelin, dan nitrogen nonprotein.

Rasa manis dalam jagung, disebabkan kadar glukosa yang ada dalam jagung, namun kadar glukosanya tidak terlalu tinggi yaitu berkisar antara 1% s/d 3% saja. Jagung mengandung banyak Pati (sekitar 73% hingga 93%). Pati adalah karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air, berwujud bubuk putih, tawar dan tidak berbau. Pati merupakan bahan utama yang dihasilkan oleh tumbuhan untuk menyimpan kelebihan glukosa (sebagai produk fotosintesis) dalam jangka panjang.

Jagung juga mengandung asam lemak jenuh dan tak jenuh. Kandungan gizi lain dari jagung adalah vitamin E dan vitamin A.

Khasiat Jagung
Melancarkan pencernaan ; jagung mengandung serat sehingga bermanfaat besar bagi sistem pencernaan. Selain itu, jagung bisa mencegah sembelit, wasir, dan menurunkan risiko kanker usus besar.

Sumber mineral ; setiap butir kuning jagung mengandung banyak sekali ragam mineral, seperti magnesium, tembaga, besi, dan paling penting fosfor yang diperlukan untuk kesehatan tulang. Nutrisi ini tidak hanya mencegah tulang dari keretakan karena bertambahnya usia, tapi juga meningkatkan fungsi normal ginjal.

Merawat kulit ; jagung kaya akan antioksidan yang membantu menjaga kulit tetap muda lebih lama. Terlepas dari konsumsi secara teratur, jagung dapat diaplikasikan sebagai minyak jagung yang kaya akan asam linoleat. Pati jagung juga berguna menenangkan iritasi kulit dan ruam

Penting selama kehamilan ; wanita hamil tidak boleh sampai lupa memasukkan beberapa menu jagung dalam makanan mereka. Pasalnya, asam folat yang terdapat dalam jagung sangat baik bagi kesehatan ibu hamil dan bayi. Sehingga kekurangan asam folat pada wanita hamil mempengaruhi bayi. Kurangnya asam folat dalam tubuh mempengaruhi berat badan bayi. Manfaat jagung manis untuk mencegah bayi baru lahir kekurangan berat badan dan menghindari dari kecacatan lainnya.

Mencegah anemia ; anemia merupakan suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah berkurang jauh karena kurangnya zat besi. Dengan demikian, manfaat kesehatan dari jagung manis karena kaya vitamin B dan asam folat yang mencegah anemia.

Mengontrol kolesterol ;  kolesterol merupakan zat yang diproduksi oleh hati. Ada dua jenis kolesterol, kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Peningkatan kolesterol jahat dikarenakan asupan makanan berlemak, melemahkan hati, dan dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular. Vitamin C, karotenoid, dan bioflavinoids yang terkandung dalam jagung manis menjaga jantung Anda sehat dengan mengendalikan kadar kolesterol dan meningkatkan aliran darah dalam tubuh

Jagung sebagai pencegah kanker usus dan wasir ; jagung memiliki kandungan serat yang cukup tinggi, dalam satu cangkir jagung terkandung 18,4% serat dari serat yang kita butuhkan dalam sehari. Dengan memenuhi kebutuhan akan serat, hal tersebut mampu membantu mengurangi gangguan yang terjadi pada pencernaan seperti penyakit sembelit dan wasir, serta mampu menurunkan resiko kanker usus besar.

Jagung sebagai antioksidan ; berdasarkan hasil studi yang dilakukan di Cornell University, diketahui bawa jagung merupakan sumber yang kaya akan zat antioksidan yang mampu melawan radikal bebas penyebab kanker. Bahkan, memasak meningkatkan antioksidan dalam jagung manis. Jagung merupakan sumber yang kaya senyawa fenolik asam ferulic, agen anti-kanker yang telah terbukti efektif dalam memerangi tumor pada kanker payudara dan kanker hati.

Jagung sebagai pencegah anemia ; jagung bermanfaat dalam terjadinya anemia atau kurang darah, karena jagung memiliki kandungan vitamin B12.

Jagung memberikan perlindungan dari serangan diabetes dan hipertensi ; mengkonsumsi jagung dapat membantu pengelolaan non-insulin dependent diabetes mellitus (NIDDM) dan efektif dalam melawan penyakit hipertensi karena adanya phytochemical fenolik yang terkandung dalam jagung.

(berbagai sumber)

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Posted by pada Juli 28, 2012 in khasiat tumbuhan

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 32 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: