RSS

Khasiat Kurma

16 Agu

kurma_Pohon kurma atau nama ilmiahnya Phoenix Dactylivera banyak dibudidayakan di negara arab dan afrika, namun banyak juga tumbuh di Eropa Selatan, Asia barat daya bahkan Amerika.
Tinggi pohon kurma bisa mencapai 20 meter, daunnya menyirip, berumah dua, dan buahnya buni-buni.
Kurma, pada mulanya adalah makanan bagi mereka yang tinggal di gurun pasir, namun di masa sekarang kurma bisa dinikmati dimana saja.
Saudi Arabia adalah negara penghasil kurma terbesar, kurma banyak tumbuh subur di Madinah.

Kurma telah menjadi makanan pokok di Timur Tengah selama ribuan tahun lamanya. Pohon Kurma diyakini berasal dari sekitar Teluk Persia dan telah dibudidayakan sejak zaman kuno dari Mesopotamia ke prasejarah Mesir, kemungkinan pada awal 4000 SM.

Bangsa Mesir Kuno menggunakan buahnya untuk dibuat menjadi anggur kurma dan memakannya pada saat panen. Ada bukti arkeologi budidaya kurma di bagian Arab timur pada tahun 6000 SM. (Alvarez-Mon 2006).

Menurut legenda Arab, setelah menciptakan Nabi Adam sebagai manusia pertama di muka bumi ini, Allah SWT menggunakan sisa bahan-bahan yang digunakan untuk menciptakan Nabi Adam sebagai bahan untuk membuat kurma. Dan, buah kurma adalah sajian utama bagi Adam ketika masih di surga, nutrisi pertama untuk manusia pertama. Jadi, menurut legenda ini, kurma sungguh jauh berbeda dengan buah lainnya yang ada di alam semesta ini. Kurma adalah ciptaan Allah SWT yang mempunyai asal-muasal yang sama dengan penciptaan manusia itu sendiri.

Meski hingga kini belum ada keterangan yang gamblang ihwal asal-muasal kurma secara pasti, tapi yang jelas, buah kurma bagi umat Islam menjadi buah yang sangat istimewa dibanding dengan buah-buah yang lainnya. Alqur’an (Al-Mu’minun 23:19) :

“Lalu dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur, di dalam kebun-kebun itu kamu peroleh buah-buahan yang banyak dan sebahagian dari buah-buahan itu kamu makan”.

Ayat tersebut hanya satu di antara 26 ayat lainnya yang juga menyebutkan ihwal kurma. Beberapa kalangan agamawan sepakat bahwa penyebutan kurma hingga 26 kali di dalam al-Qur’an bukanlah suatu yang sederhana. Tapi, di balik itu semua pasti ada hikmah dan manfaat yang ingin disampaikan pada seluruh umat manusia. Dan, setelah diteliti secara terus-menerus oleh kalangan ahli medis, ternyata kurma mengandung banyak manfaat dan khasiat.

Oleh sebab itu, tak heran apabila beberapa negara sebagai produsen kurma memberikan penghargaan yang luar biasa terhadap tumbuhan yang satu ini. Arab Saudi misalnya, menjadikan kurma sebagai lambang nasional: kurma diapit dua pedang bersilang. Irak memasukkan gambar kurma dalam koin, perangko, serta mata uang kertas. Beberapa negara-negara Afrika utara, sperti Libya, Tunisia dan Aljazair juga turut andil dalam melakukan penghargaan dengan menjadikan gambar kurma sebagai perangko dan mata uang.

Di Indonesia, meskipun bukan tanaman asli khas Indonesia buah kurma menjadi santapan khas di saat bulan puasa.

Kandungan dalam kurma

Salah satu catatan penting yang dibuat para peneliti di London adalah tentang kandungan mineral dalam buah kurma. Setidaknya ditemukan 15 jenis mineral dalam buah kurma, dimana kandungan tertingginya didominasi oleh kalium, magnesium, selenium, dan kalsium. Dalam satu porsi buah kurma cincang (100 gr) ditemukan sekitar 964 mg kalium (setara dengan 28% dari asupan harian yang disarankan), 63 mg magnesium (setara dengan 16% dari asupan harian yang disarankan), 4,4 mcg selenium (setara dengan 6% dari asupan harian yang disarankan), 57 mg kalsium (setara dengan 6% dari asupan harian yang disarankan), dan 0,3 mcg tembaga (setara dengan 15% dari asupan harian yang disarankan).

Kalium dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu mengurangi tekanan darah yang berguna untuk mencegah terjadinya serangan jantung dan membantu fungsi ginjal. Sedangkan selenium diketahui dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah penyakit kanker.

Kandungan Antioksidan

Berdasarkan laporan yang termuat dalam Jurnal Pertanian dan Kimia Makanan, buah kurma juga merupakan sumber antioksidan, terutama karotenoid. Dalam “World’s Healthiest Foods Encyclopedia” (ensiklopedia makanan-makanan tersehat di dunia), karotenoid dikatakan sebagai senyawa pigmen yang membantu menghasilkan vitamin A dalam tubuh, meningkatkan sistem kekebalan, dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

Hingga saat ini antioksidan masih terus dipelajari, terutama untuk efek positifnya dalam melawan kanker. Selama ini, skala yang digunakan untuk mengukur kapasitas antioksidan dalam makanan adalah dengan ORAC USDA. ORAC adalah singkatan dari Oxygen Radical Absorbance Capacity. Ini untuk menilai kemampuan antioksidan dalam makanan dalam melawan kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas dalam tubuh. Setiap makanan dinilai dengan menggunakan kode, dimana untuk poin tertinggi (100) menggunakan kode A. Dan buah kurma termasuk dalam makanan yang mempunyai nilai A. Dengan kata lain, poin yang didapat buah kurma adalah antara 75 – 100. Ini adalah fakta yang luar biasa.

Kandungan Serat dan Nutrisi Lain Buah Kurma

Masih berdasarkan catatan yang dibuat para peneliti London, buah kurma diketahui sebagai buah yang tinggi akan kandungan serat. Serat sangat diperlukan tubuh untuk membantu mengeluarkan racun dalam organ pencernaan, mengendalikan gula darah, menurunkan kolesterol, menjaga berat badan, bahkan mencegah kanker usus.

Kurma juga mengandung vitamin B6 sebesar 12%, niasin sebesar 9%, riboflavin sebesar 6%, folat sebesar 7%, protein sebesar 7%, dan lemak hanya sebesar 1%. Selain itu, walaupun sangat rendah akan lemak, buah kurma diketahui mengandung kalori yang cukup tinggi, yaitu sekitar 400 kalori/porsinya. Dan walau  buah kurma mengandung kadar gula yang tinggi, gula yang terdapat dalam buah ini adalah gula alami yang baik. Aman untuk diabetes. Jenis karbohidrat dalam kurma sendiri adalah karbohidrat sederhana yaitu glukosa dan fruktosa. Glukosa adalah karbohidrat yang sudah siap serap dan membutuhkan insulin dalam penyerapannya. Sedangkan fruktosa adalah gula yang terdapat dalam buah. Untuk masuk ke dalam sel, fruktosa tidak membutuhkan insulin, dengan demikian kurma aman bagi pengidap Diabetes Melitus (DM). Selain itu, kurma juga mengandung vitamin A, C, B kompleks, tiamin, riboflavin, niasin, dan asam folat.

Tidak mengandung lemak

Fendy Susanto, STP, CPT, CFT, ahli gizi dari Nutrifood Research Center, menyatakan bahwa kurma tidak mengandung lemak, bebas lemak jenuh, kolesterol, dan sodium sehingga merupakan sumber serat yang baik bagi tubuh. Dan kurma juga mengandung potasium dan mangan. Bahkan menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), kurma memiliki total polifenol yang lebih tinggi dibanding buah atau sayur yang biasa Anda konsumsi. Hal ini karena lingkungan tempat kurma tumbuh merupakan lingkungan yang kering seperti gurun sehingga polifenol lebih banyak terbentuk sebagai bentuk perlindungan buah kurma dari stres. Kurma juga merupakan buah yang paling sedikit kadar airnya yaitu 15-30% saja yang bervariasi menurut tingkat kematangannya. ”Inilah yang membuat kurma menjadi satu-satunya buah yang kering secara alami,” tukas Fendy.

RINCIAN KANDUNGAN GIZI KURMA (PER 100 G)
(SUMBER: USDA NATIONAL NUTRIENT DATABASE)
Unsur Nilai gizi Persen kecukupan gizi
Energi 277 Kkal 14%
Karbohidrat 74,97 g 58%
Protein 1,81g 3%
Total Lemak 0,15 g <1%
Kolesterol 0 mg 0%
Serat makanan 6,7 g 18%
Asam Folat 15 mcg 4%
Niacin 1,610 mg 10%
Asam pantotenat 0,805 mg 16%
Piridoksin 0,249 mg 19%
Riboflavin 0,060 mg 4.5%
Thiamin 0,050 mg 4%
Vitamin A 149 IU 5%
Vitamin C 0 mg 0%
Vitamin K 2,7 mcg 2%
Sodium 1 mg 0%
Potasium 696 mg 16%
Kalsium 64 mg 6.5%
Tembaga 0,362 mg 40%
Besi 0,90 mg 11%
Magnesium 54 mg 13%
Mangan 0,296 mg 13%
Fosfor 62 mg 9%
Seng 0,44 mg 4%
Beta karoten 89 mcg –
Lutein-zeaxanthin 23 mcg

Jenis-Jenis Kurma Yang Populer

1. Thoory

thoory

thoory

Sering pula disebut thuri, buah ini merupakan jenis kurma yang sangat populer di Aljazair. Buah kurma thoory biasanya kering dengan warna coklat kemerahan dan ketika diawetkan, warnanya berubah menjadi kebiru-biruan. Kulitnya pun sangat berkeriput. Daging buahnya agak keras dan rasanya manis serta terdapat sentuhan rasa kacang. Kurma ini juga cukup tahan lama jika disimpan. Di Indonesia, kurma jenis ini juga cukup banyak ditemui.

2. Khidri

khidri

khidri

Kurma yang satu ini paling sering digunakan sebagai kurma olahan yang diberi isian cokelat, almon dan sebagainya. Berwarna merah tua, tekstur kurma ini kering dan kenyal. Rasanya pun tidak begitu manis sehingga cocok dikombinasikan dengan isian yang memiliki berbagai cita rasa.

3. Amir Hajj

Kurma yang juga disebut amer hajj ini merupakan varietas kurma yang terkenal di Irak. Memiliki daging yang tebal dan bertekstur lembut dengan kulit tipis, kurma ini seringkali disebut sebagai the visitor’s date karena masyarakat Irak umumnya menyajikannya sebagai kudapan bagi tamu yang datang ke rumah mereka.

4. Ajwa

ajwa

ajwa

Banyak yang menyebut kurma ini sebagai kurma nabi. Berwarna hitam gelap, kurma yang hanya tumbuh di Madinah ini, bertekstur lembut dengan cita rasa yang tidak terlalu manis dan menyerupai kismis.


5. Zaghloul

Kurma jenis ini memiliki warna merah tua dan berbentuk panjang menyerupai melinjo. Biasanya kurma yang satu ini disajikan sangat garing. Kurma yang banyak ditemukan di Mesir ini juga mengandung gula yang sangat tinggi sehingga mengering ketika disantap. Hal tersebut yang membuatnya eksklusif di Mesir dan harganya pun cukup mahal.

Zaghloul

6. Sekkeri

sekkeri

sekkeri

Walaupun berwarna cokelat gelap, kurma sekkeri memiliki daging buah yang begitu lembut dan cita rasa manis yang khas. Hal tersebut lah yang membuat kurma yang hampir berbentuk bulat ini cukup mahal jika dibandingkan dengan jenis kurma lainnya.

7. Mozafati

Sebagian besar tumbuh di Provinsi Kerman, Iran, kurma ini sering dijuluki kurma bam. Biasanya masyarakat setempat mengonsumsinya ketika masih segar. Walaupun begitu, jika disimpan pada suhu minus lima derajat celcius, kurma jenis ini dapat disimpan hingga dua tahun. Warnanya yang gelap dan ukurannya yang sedang membuat kurma ini memiliki cita rasa yang manis dan daging yang lembut.

mozafati

mozafati

8. Deglet noor

deglet noor

deglet noor

Berwarna kuning keemasan, kurma deglet noor merupakan varietas unggul yang sangat populer di Libya, Tunisia, Algeria dan Amerika. Nama kurma ini berarti cahaya karena warna buahnya yang menyerupai warna sinat matahari. Kurma ini juga memiliki cita rasa yang tidak terlalu manis.

9. Sekki

Kurma yang satu ini memiliki warna yang unik yaitu warna kekuningan di bagian atas dan warna kecoklatan di bagian bawah. Daging yang berwarna kekuningan memiliki tekstur yang lebih keras sedangkan yang kecoklatan lebih lebih empuk dan kenyal. Walaupun begitu cita rasa kurma sekki ini tidak terlalu manis.

sekki

sekki

10. Khalasah

khalasah

khalasah

Varietas ini populer di Arab Saudi karena tingkat kemanisannya yang tidak terlalu tinggi sehingga cukup banyak disukai. Buah kurma ini seringkali disebut dengan khlas dan banyak tumbuh di Huffuf juga Qatif di bagian timur Arab Saudi.

11. Amer Hajj

Kurma yang satu ini berasal dari Irak. Kulit dan dagingnya sangat lembut dan tebal. Kurma Amer Hajj juga sering dikenal sebagai ‘welcome kurma’ karena pada umumnya dihidangkan untuk menyambut tamu.

amer hajj

amer hajj

12. Halawi

halawi

halawi

Dalam bahasa Arab, Holwah artinya manis. Seperti namanya, kurma ini memang rasanya sangat manis. Dan rasa manisnya melebihi kurma-kurma pada umumnya. Kurma Halawi ukurannya beragam ada yang kecil hingga sedang.

13. Saidy

Kurma Saidy adalah kurma yang populer di daerah Libya. Daging buahnya sangat lembut dan rasanya manis.

saidy

saidy

14. Barhi

Warna coklat cerah, manis sedang, tekstur lembut seperti durian, ada sedikit rasa caramel.

barhi

barhi

15. Kholas

Warna cokelat terang keemasan mirip kurma barhi, hanya saja ada citarasa coffee caramel, tekstur empuk rasa manis sedang.

kholas

kholas

16. Mactaumi

mactaumi

mactaumi

Warna sedikit hitam kemerahan , permukaan agak keriput, kenyal, rasa manis.

17. Sokari

sokari

sokari

Tekstur kenyal lembut tapi ada juga jenis yang keras, paling disukai di Arab Saudi, sedikit kering dan manis.

18. Silaj

silajWarna cokelat kemerahan bentuk lonjong, tekstur lembut rasa manis sedang.

19. Monief

monief

monief

Warna cokelat terang, tidak begitu besar, manis sedang dan tekstur lembut.

20. Majol

majol

majol

Warna cokelat sangat manis lembut dan kenyal.

(berbagai sumber)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 16, 2013 in khasiat tumbuhan

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: