RSS

Bikin Yogurt Sendiri

05 Nov

yogurt

Holaa.. apa kabar semua.. le deseamos una agradable noche.. ngomong-ngomong aku suka banget sama yang namanya yogurt, terutama yogurt rasa strawberry…
Yogurt itu minuman segar yang banyak manfaatnya untuk kesehatan loh, diantaranya :

  • Sebagai sumber bakteri probiotik yang baik bagi usus.
  • Mengendalikan berat badan.
  • Memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis.
  • Membersihkan saluran pencernaan.
  • Melancarkan BAB.
  • Menyegarkan badan.
  • Baik bagi kesehatan jantung.
  • Mengoptimalkan metabolisme tubuh.
  • Baik untuk penderita anemia (kurang darah).

Nah, walo yogurt dengan mudah bisa didapatkan di supermarket, tapi kira-kira susah ga ya kalo semisalnya bikin yogurt sendiri? nanti kita lihat resepnya yaa..

Namun sebelum itu, kita lihat gimana cerita tentang yogurt dari beberapa masa..

Zaman Mesopotamia 5000 SM

Tak ada yang tahu pasti kapan dan bagaimana yogurt ditemukan. Neil R. Gazel dalam Beatrice: From Buildup Through Breakup mencatat apa yang sekarang dikenal sebagai yogurt mungkin sudah dikenal sejak zaman batu. Ia sudah disebutkan dalam Iliad karya Homerus. Sementara Don Tribby dalam “Yogurt”, dimuat dalam buku The Sensory Evaluation of Dairy Products karya Stephanie Clark, Michael Costello, Floyd W. Bodyfelt, dan Maryanne Drake menyebut yogurt sudah ada sejak zaman Mesopotamia sekira tahun 5000 SM, tanpa kesengajaan.

Kala itu para penggembala di Mesopotamia terbiasa membawa susu kambing atau domba dalam kantong berbahan perut hewan –yang secara alami mengandung enzim chymosin. Dalam beberapa jam susu menggumpal. Para penggembala pun heran dan berpikir kualitas susu sudah menurun. Tapi mereka tetap mengkonsumsinya. Lambat laun, mereka lebih suka susu beku ketimbang susu murni nan segar.

Kefir dan Kumiss

Orang-orang di kawasan Kaukasus, Rusia, yang nomaden juga punya tradisi memproduksi dan mengkonsumsi yogurt, yang mereka sebut kefir, sejak berabad-abad silam. Karena bermanfaat bagi kesehatan, kefir memiliki reputasi sebagai “minuman penyembuh” dan “hadiah dari para dewa”. Di timur, orang-orang Mongolia menyebutnya kumiss. Jenghis Khan adalah salah satu tokoh yang paling gandrung makanan ini. Dia suka rasanya. Sampai-sampai dia mengeluarkan perintah resmi agar pasukannya, dari jenderal hingga budak terendah, mengkonsumsinya secara teratur, “Khan percaya bahwa sebagian keberhasilan militernya dikaitkan dengan fakta bahwa pasukannya tetap kuat dan sehat dengan mengkonsumsi produk bergizi, kumiss,” tulis Don Tribby.

Eropa Barat 1500 M

Eropa Barat baru mulai bersinggungan dengan yogurt pada 1500-an. Ini berawal dari sakit diare kronis yang diderita Raja Prancis Francois I dan tak sembuh-sembuh meski berulangkali berobat. Raja Suleiman I mengirimkan seorang dokter dari Konstantinopel, Turki. Si dokter memberikan ramuan yang terbuat dari fermentasi susu domba kepada Francois I dan … sembuh. Francois I menyebarluaskan kemujaraban yogurt. Orang-orang Eropa pun mulai mengenal yogurt.

Pada awal 1900-an yogurt mendapat perhatian global. Ini berkat jasa bakteriolog Rusia Ilya Metchnikov yang mempublikasikan risetnya. Dia meneliti panjangnya umur rata-rata orang etnis tertentu di Bulgaria. Terpengaruh oleh Dr Stamen Grigorov, pakar mikrobiologi Bulgaria lulusan Jenewa yang kali pertama menemukan bakteri yang jadi elemen dasar pembentuk yogurt, lactobacillus bulgaricus, dia melakukan riset. Hasilnya, dia mendapati bahwa rata-rata orang Bulgaria mengkonsumsi yogurt ataupun produk-produk susu lainnya. “Dia menerima Hadiah Nobel (Fisiologi atau Kedokteran tahun 1908) dan popularitas yogurt pun meningkat secara signifikan,” tulis Don Tribby.

Kata Yogurt Berasal Dari Turki

Orang-orang Turki merupakan salah satu pengonsumsi awal yogurt. Sebelum menetap di Semenanjung Anatolia, mereka adalah nomaden, “yang terpaksa menyimpan susu perahan ternak mereka agar tak kelaparan,” tulis Ishtla Singh dalam “Bahasa, Pikiran dan Representasi”, dimuat dalam Bahasa, Masyarakat, dan Kekuasaan. Kutadgu Bilig karya Yusuf Has Hajib dan Diwan Lughat al-Turk karya Mahmud Kashgari mencatat penggunaan yogurt oleh mereka pada masa Abad Pertengahan. Kata “yogurt” sendiri berasal dari bahasa Turki, bermakna ”yang akan dibekukan atau digumpalkan, untuk mengentalkan”.

Setidaknya pada 1784, imigran Turki memperkenalkan yogurt ke Amerika. Tapi popularitas yogurt dimulai pada akhir 1930-an dan 1940a-n ketika Columbo dan Danone (kemudian menjadi Dannon) memulai bisnis yogurt.

Isaac Carasso, imigran Yunani di Spanyol, salah satu yang menjadikan yogurt sebagai produk industri. Pada 1919, dia merintis bisnis kecil-kecilan di Barcelona. Lewat perusahaan Danone (“Daniel kecil”), usahanya berkembang pesat. Tujuh tahun kemudian dia mendirikan pabrik lain di Paris, Prancis. Namun kemudian anak Isaac, Daniel Carasso, mengambil-alih kendali perusahaan ketika ayahnya meninggal pada 1940.

Ketika Mei 1940 Jerman menduduki Prancis, Nazi menyita pabrik Danone. Daniel mengungsi ke New York dan membeli Oxy-Gala, perusahaan yogurt di Bronx, dan mengganti namanya jadi Danone – lalu Dannon, khusus untuk AS. Meski merangkak, Dannon terus maju. Mereka juga melakukan sejumlah inovasi. Pada 1947, Dannon memperkenalkan yogurt dengan tambahan selai dan rasa buah agar lebih menarik bagi selera Amerika. Di Amerika, Dannon harus bersaing dengan produsen serupa yang sudah hadir duluan. Para imigran Turki sudah memperkenalkan yogurt ke daratan Amerika pada akhir abad ke-18.

Reputasinya sebagai makanan kesehatan membuat yogurt populer di sana. Pada penghujung 1950-an, Dannon sebagai penguasa pasar berhasil menjualnya hampir senilai tiga juta dolar per tahun. Belum lagi merek-merek lain dan produk yang diproduksi di bisnis susu di AS yang tumbuh paling cepat dalam dekade terakhir. Namun, itu masih belum apa-apa bila dibandingkan dengan Eropa.

“Konsumsi per kapita kita sangat kecil dibandingkan dengan orang Eropa. Pada 1980, orang Amerika rata-rata hanya sanggup menghabiskan 2,6 pound (sekitar 5 cangkir), sedangkan rata-rata orang Prancis 40 cangkir, orang Belanda 60 cangkir, dan Swiss 300,” lanjut New York Magazine.

Orang Eropa merupakan konsumen yogurt terbesar. Mereka pula yang kemungkinan besar membawa masuk yogurt ke Hindia Belanda. Di situs web salah satu produsen yogurt nasional, Cimory, tertulis bahwa sapi-sapi di peternakan itu, yang diambil susunya, kali pertama dibawa dari Belanda. Kelebihan sapi Belanda: tinggi kalsium.

Resep Yogurt :

*1 liter susu murni, susu yang didapatkan dari peternakan sangat disarankan, karena susu tersebut masih segar ,tetapi masih bisa diganti dengan susu dalam kemasan jika susah mencari susu murni.

*200 ml yoghurt tanpa rasa (plain) yang dijadikan sebagai biang.

 

Bahan Tambahan

Syrup Gula

Pasta dan Essense

Syrup yang telah memiliki rasa dan aroma

Jus buah-buahan

Proses Pembuatan Yoghurt

1.     Masukan susu sebanyak 1 liter atau bisa lebih ke panci

2.     Panaskan susu sampai hangat, jangan lupa sambil di aduk terus menerus.

3.     Setelah itu diamkan agar susu mencapai suhu ruang.

4.     Lalu campurkan biang yogurt ke dalam susu (yogurt plain).

5.     Aduk hingga rata .

6.      Kemudian setelah selesai di aduk rata taruh yoghurt  dalam wadah tertutup.

7.     Letakan wadah di tempat yang paling hangat.

8.     Jika cuaca tidak memungkinkan, bungkus wadah dengan handuk atau selimut tebal.

9.     Biarkan selama 4 jam – 8 jam. (Semakin lama semakin asam).

Lalu taruh yogurt dalam kulkas dan yogurt pun siap disantap.
Tips untuk Membuat  Yoghurt

1. Untuk mendapatkan yogurt yang kental, dapat ditambahkan susu bubuk 150 gr yang ditambahkan pada saat memanaskan susu.

2. Bila ingin membuat yoghurt dengan aneka rasa, bisa mengganti susu murni dengan susu aneka rasa sesuai selera.

3. Yoghurt yang digunakan sebagai biang juga menyesuaikan dengan rasa susunya.

4.  Yoghurt sangat enak bila disajikan dengan potongan buah dan disajikan saat dingin.
(berbagai sumber)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 5, 2013 in resep

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: