RSS

Khasiat Buah Nanas

23 Mar

Nanas… hm… ga tau kenapa gue doyan banget sama buah yang satu ini, karena… segerrr gila…. rasa buahnya yang asam manis, seringkali menghilangkan rasa ‘eneg’…

Tiap bikin es buah atau asinan, gue wajib memasukkan nanas di dalamnya, hehe…. untuk beberapa masakan terkadang gue juga pake nanas…. dan ajibnya, tanpa gue duga, ternyata khasiat nanas untuk kesehatan tubuh banyak juga….tapi selain itu, ternyata, ada efek samping dari nanas yang cukup merugikan tubuh. Apa ajah manfaatnya? Apa juga kerugiannya? Yuk marii kita liat, tapi sebelum itu, baiknya kita kenal lebih dekat sama buah yang jadi rumah spongebob squarepants ini… heuheuheu….

Sejarah Buah Nanas

Nanas merupakan tanaman buah berupa semak dengan daging buah berwarna kuning. Kandungan air yang dimiliki buah nanas adalah 90%. Nanas kaya akan Kalium, Kalsium, lodium, Sulfur, Khlor, Asam, Biotin, Vitamin B12, Vitamin E serta Enzim Bromelin.

Dalam bahasa Inggris, nanas disebut pineapple yang berasal dari persamaan bentuk buah pohon pinus yaitu pine-cone (biji/buah cemara). Sebutan ini pertama kali tercatat pada 1398, yang asalnya dulu digunakan untuk menjelaskan organ reproduksi dari pohon conifer (sekarang disebut pine-cone).

Ketika bangsa Eropa melakukan eksplorasi laut (menjelajah dunia) maka ditemukanlah buah tropikal ini, bangsa Eropa menyebutnya “pineapples” (kata ini tercatat pada 1664).

Dalam bahasa ilmiah, nama dari nanas adalah  Ananas Comosus. Kata Ananas asalnya dari bahasa Tupi (Tupian Languages) yang tinggal di daerah Rio de Janeiro, Brazil, kependekan dari pine ananas (kata ini tercatat pada 1555 oleh Andre Thevenet). Sementara kata Comosus berarti “berumbai” (tufted) yang didasarkan pada bentuk tangkai/batang buah yang mempunyai daun berumbai-rumbai. Pada genus/kerabat nanas lainnya sering juga disebut pine saja.

Di Spanyol, pineapples disebut ananá atau ananás atau juga piňa (dibaca ananya/ananyas/ pinya). Orang Amerika Hispanik tetap menyebutnya piňa (seperti minuman piňacolada). Dalam beberapa bahasa di Eropa termasuk Polish, German, French, Italian, Catalan dan Swedish menggunakan sebutan Ananas. Orang Tamil menyebutnya “Annachi Pazham“. Di Bengali, disebut “anarosh“. Untuk orang Malayu, nanas diketahui sebagai “nanas” atau “nenas”.

Christopher Columbus (1451 – May 20, 1506) penjelajah berkebangsaan Italia yang menjelajah ke dataran Amerika menemukan buah nanas di kepulauan Guadalupe  tahun 1493. Di Guadalupe dan Amerika Selatan, nanas telah lama tumbuh.

Columbus menyebutnya piña de indies yang berarti ”pine of Indians” (cemara dari Indian). Salah satu suku di Amerika Selatan – Indian Guarani – telah lama menanam nanas untuk makanan. Suku ini menyebut nanas dengan nama naná yang berarti ”buah yang sangat bagus”.

Penjelajah yang lain yaitu Ferdinand Magellan yang berkebangsaan Portugis tercatat menemukan nanas di Brizilia di tahun 1519, kemudian di tahun 1555, nanas telah di ekspor ke Inggris. Setelah itu nanas kemudian secara cepat menyebar ke India, Asia dan Hindia Barat (Indonesia).

Nanas pertama kali masuk ke Indonesia (daerah Jawa dan Sumatera) karena dibawa oleh para pelaut Spanyol dan Portugal. Pada mulanya ditanam hanya sebagai tanaman pekarangan, tapi kemudian dibudidayakan menjadi perkebunan (ditanam di lahan kering/tegalan).

Dalam waktu yang relative singkat, nanas kemudian dibudidayakan di berbagai Negara di dunia. Nanas bisa hidup pada iklim tropik dan sub tropik.

Pengalengan buah nanas kemudian dibangun di  Thailand, Filipina, Malaysia dan Sumatra Utara juga di Hawaii, Brazil, Taiwan, Afrika Selatan, Kenya, Pantai Ivory, Mexico dan Puerto Rico.

Nanas menyebar dari Amerika Selatan (terutama dari Brasil) melalui pembibitan dan semasa Christipher Columbus (1492) nanas berkembang ke Selatan dan Tengah Amerika, Mexico Selatan dan kepulauan Karibea Hindia Barat (Caribbean West Indies).

Columbus juga membawa beberapa bibit ke Eropa. Kemudian bangsa Spanyol membawanya ke Filipina, Hawaii dan Guam. Di Hawaii dibawa dan diperkenalkan pada awal abad 19 dengan perkebunan komersil pertamanya di tahun 1886. Nanas berhasil dikembangkan di Eropa dengan menggunakan hothouse/greenhouse (rumah kaca) di awal tahun 1720. Jenis nanas yang tumbuh di Eropa dari varietas “Red Spanish”, “Hilo”, “Smooth Cayenne”, “St. Michael”, “Kona Sugarloaf”, “Natal Queen”, dan “Pernambuco”.

Nanas di Kepulauan Hawaii, Amerika Serikat
Kapten James Cook, seorang penjelajah dari Inggris yang ahli navigasi dan kartographi, membawa dan memperkenalkan nanas ke Hawaii di tahun 1790. Perkebunan komersial di Hawaii baru mulai di tahun 1880-an ketika kapal uap menjadi alat transportasi utama yang mudah dan cepat sehingga dapat membawa nanas yang cepat membusuk ke berbagai tempat dalam keadaan masih segar.

Di tahun 1901, James Drummond Dole, memulai membuka kebun nenas seluas 60 acres (240.000 m2 atau 24 ha) di Wahiawa Hawaii. Di tahun 1903 di Honolulu, Harbour, dimulai usaha pengalengan nanas untuk dikirim ke seluruh dunia. Industri pengalengan nanas ini tidak memakai pemanis karena rasa nanas sendiri sudah manis.

The Dole Hawaiian Pineapple Company (Hapco) menjadi bisnis yang meledak di tahun 1921 sehingga membuat usaha perkebunan dan industri nanas di Hawai menjadi besar. Pada tahun 1922, Dole membeli Pulau Lanai dan menjadikannya perkebunan nanas dengan luas 200.000 acres (800 km2) yang menjadi perkebunan nanas terluas di dunia. Karena itu Dole dikenal  sebagai Pineapple King.

Di wilayah Hawaii tepatnya di Pulau Oahu, nanas ditanam oleh perusahaan perkebunan Amerika yaitu pada 1901 oleh James Drummond Dole dan pada 1917 oleh Perusahaan Del Monte.

Di tahun 1909, Maui Pineapple Company mulai menanam nanas di perkebunan di Pulau Maui. Pada tahun 2006, Perusahaan Del Monte mengundurkan diri dari perusahaan nanas Amerika terbesar tersebut. Maui Pineapple Company memasarkan nanas dengan merek Maui Gold sedangkan Dole memasarkan nanas dengan merek Hawaii Gold.
Pada 1986, penelitian di Amerika oleh Pineapple Research Institute dibubarkan dan asetnya dibagi antara Del Monte dengan perusahaan Maui Land and Pineapple. Del Monte mengambil ladang nanas 73-114, yang digabungkan dengan ladang nanas MD-2, yaitu perkebunannya yang terletak di Kosta Rika, sehingga bertambah besar di sana, dan memperkenalkannya ke publik pada 1996.

Del Monte juga mulai memasarkan nanas varietas 73-50 yang dijuluki CO-2 dan dijual dengan merek Del Monte Gold. Pada 1997, Del Monte mulai memasarkan nanas Gold Extra Sweet, yang diketahui dari varietas MD-2. MD-2 adalah hibrida yang berasal dari program pembibitan oleh Pineapple Research Institute di Hawaii, yang disalurkan penelitiannya atas nama Del Monte, Maui Land & Pineapple Company, dan Dole.

Hawaii menyuplai 1/3 nanas dunia. Itu kenapa terkadang nanas identik dengan Hawaii. Nanas seolah-olah berasal dari Hawaii, padahal asal nanas pertama kali adalah Brazil.

Ketika Presiden Amerika Serikat Pertama George Washington (memerintah 1789-1797) memakan nanas di Kepulauan Barbados di tahun 1751, dia menyatakan bahwa nanas adalah buah tropikal favoritnya. Walaupun nanas tumbuh dengan subur di Florida, tetapi masih menjadi makanan langka di Amerika pada saat itu.

Selanjutnya, negara2 Asia Tenggara-lah yang gencar memproduksi tanaman Nanas. Pada 2001 Thailand memproduksi 1.979 juta ton, Philipina memproduksi 1.618 juta ton, sedangkan wilayah Amerika seperti Brazil hanya 1.430 juta ton. Total produksi nanas dunia di tahun 2001 adalah 14.220 juta ton.

Negara-negara pengekspor nanas di tahun 2001 misalnya Costa Rica sebesar 322.000 ton, Cote d’Ivoire (Pantai Gading) sebesar 188.000 ton, dan Philipina sebesar 135.000 ton. Pada waktu yang hampir bersamaan, nanas kaleng segar diproduksi dari varietas Smooth Cayenne dan mulai menyebar ke supermarket2 di seluruh dunia.

Nanas Di Indonesia

Budidaya tanaman nanas di Indonesia yang cukup populer adalah daerah Sumetera Selatan. Nanas banyak dihasilkan perkebunan2 di sekitar kota Palembang. Dan yang terkenal adalah nanas Prabumulih, konon katanya, terkenal sebagai nanas termanis  seIndonesia (yuk marii….heu2).

Pada  2006  produksi panen nanas di Sumatera Selatan mencapai 141.542 ton/tahun. Permintaan pasar dalam negeri terhadap buah nanas cenderung meningkat sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk, semakin baik pendapatan masyarakat, dan semakin tinggi kesadaran penduduk tentang nilai gizi dari buah-buahan, maka semakin meningkat juga permintaan akan buah nanas.

Nanas termasuk komoditas buah yang mudah rusak, susut, dan cepat busuk. Oleh karena itu, seusai panen memerlukan penanganan pasca panen, salah satunya dengan pengolahan.

Gagasan ini terbukti menguntungkan, sebab dengan menjadi produk olahan akan diperoleh banyak keuntungan. Selain menyelamatkan hasil panen, pengolahan buah nanas juga dapat memperpanjang umur simpan, diversifikasi pangan dan meningkatkan kualitas maupun nilai ekonomis buah tersebut.

Produk olahan nanas dapat berupa makanan dan minuman, seperti selai, cocktail, sirup, sari buah, keripik hingga manisan buah kering. Sari buah nanas adalah cairan yang diperoleh dari proses ekstraksi buah nanas. Sari buah tersebut terbagi dua, ada yang dapat diminum langsung dan ada yang difermentasi menjadi minuman kesehatan.

Nanas cocok ditanam di tempat-tempat yang cukup mendapat sinar matahari pada ketinggian 1-1300 meter dpl (di atas permukaan laut).

Nanas merupakan tanaman buah yang selalu tersedia sepanjang tahun. Tinggi pohon rata2 50-150 cm, terdapat tunas merayap pada bagian pangkalnya. Buahnya buah buni majemuk, bulat panjang, berdaging, berwarna hijau, jika masak warnanya menjadi kuning. Buah nanas rasanya enak, asam sampai manis. Buah nanas juga dapat digunakan untuk memberi citarasa asam manis, sekaligus sebagai pengempuk daging. Daunnya yang berserat dapat dibuat benang ataupun tali. Tanaman buah nanas dapat diperbanyak dengan mahkota, tunas batang atau stek.

Khasiat Buah Nanas Untuk kesehatan :

1. Membantu pencernaan dan mempercepat penyembuhan

Buah nanas kaya akan enzim bromelain yang berguna untuk melegakan tenggorokan dan membantu pencernaan. Enzim bromelain mencerna protein di dalam makanan dan menyiapkannya agar mudah diserap tubuh.

Bromelain membantu proses penyembuhan luka dan mengurangi pembengkakan atau peradangan di dalam tubuh. Nanas adalah pilihan yang baik bagi pasien sebelum dan sesudah menjalani operasi.

2. Berfungsi sebagai pembersih

Nanas bersifat membersihkan. Enzim bromelain membantu membersihkan tubuh dan mengimbangi kadar keasaman dalam darah. Nanas menaikkan kadar basa darah dan membantu meringankan penyakit edema dengan cara mengurangi air berlebih di dalam tubuh.

Nanas adalah salah satu dari beberapa buah yang mempunyai kandungan aspartic acid yang cukup tinggi. Asam aspartic berfungsi sebagai asam amino di dalam tubuh kita sehingga membantu proses metabolisme tubuh. Asam ini juga membantu membuang asam ammonia di dalam tubuh. Amonia adalah racun yang berbahaya bagi system syaraf pusat.

3. Memperkuat system imun dalam tubuh, memperkuat otot jantung dan memperlambat proses penuaan dini.

Nanas mempunyai asam amino esensial dan non esensial untuk membantu memperkuat sistem imun dalam tubuh, mengatasi kelelahan dan meningkatkan stamina dan energi. Zat valine dan leucine yang terdapat di dalam nanas juga dibutuhkan oleh tubuh kita untuk pertumbuhan dan memperbaiki jaringan otot. Zat ini termasuk salah satu zat esensial yang diperlukan untuk mempertahankan kadar energi tubuh kita. Zat amino non esensial, proline, penting untuk mempertahankan fungsi sendi dan tendon serta menguatkan otot jantung. Selain itu, nanas mengandung cystine yang berguna untuk pembentukan kulit dan rambut kita. Cystine juga membantu memperlambat proses penuaan dini.

4. Dapat meningkatkan protein dalam tubuh dan mengurangi dehidrasi

Mengkonsumsi sari buah nanas akan meningkatkan protein dalam tubuh. Nanas juga bisa mengurangi dehidrasi. Buah nanas mengandung vitamin C dan vitamin A (Retinol) masing-masing sebesar 24,0 miligram dan 39 miligram dalam setiap 100 gram.  Vitamin C dan A tersebut memiliki aktivitas sebagai antioksidan yang mampu menghentikan reaksi berantai pembentukan radikal bebas dalam tubuh yang diyakini sebagai ‘provokator’ berbagai penyakit.

5. Mengurangi Stres

Menurut penelitian yang dilakukan Wen danWroslstad dari Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Oregon State University (2002), sari buah nanas ternyata memiliki kandungan serotonin sekitar 1,7 miligram – 3,15 miligram/100 gram. Serotonin ini selain berperan mencegah kanker juga dapat mengurangi stres. Dengan mengosumsi buah nanas 200 gram setiap hari secara teratur selama beberapa minggu, tubuh memperoleh manfaat ganda. Selain vitamin C sekitar 60 miligram terpenuhi, tubuh akan mengalami rileksasi (terhindar dari strees) karena turunnya kadar kolesterol darah sebesar 10 persen.

6. Mengangkat sel kulit mati

Buah dan daun nanas ternyata bermanfaat untuk membersihkan jaringan kulit yang mati (skin debridement). Enzim dalam daun dan buah nanas ternyata dapat membuat jaringan yang terkena luka bakar sehat kembali.

7. Menurunkan berat badan

Buah nanas ternyata dapat melangsingkan tubuh dan cukup baik digunakan untuk program diet. Caranya adalah sediakan 1 buah nanas yang tidak terlalu matang, kupas lalu cuci bersih. Potong seperlunya lalu dijus atau diparut, kemudian peras airnya. Minum perasan air ini tanpa campuran apapun, lakukan dua kali sehari.

8. Dapat mengobati radang tenggorokan

Sediakan dua buah nanas masak. Kupas kulitnya, cuci sampai bersih, potong seperlunya, dijus atau diparut, peras airnya, minum 3 kali sehari masing2 1/3 bagian.

9. Mengobati rasa kembung

Minum jus nanas sekitar 30 menit sebelum makan, lakukan 3 kali sehari masing2 sebanyak ½ gelas (150 cc)

10.  Radang kulit

Sediakan ½ buah nanas yang sudah masak, kupas, cuci bersih, lalu parut. Gosokan parutan nanas pada bagian kulit yang sakit, lakukan pada malam hari menjelang tidur, biarkan semalaman, dan cuci keesokan harinya.

11.  Ketombe

Sediakan ½ buah nanas yang sudah masak, kupas kulitnya, parut, peras lalu saring, tambahkan perasan 1 jeruk nipis ke dalam perasan nanas tadi, aduk rata, kemudian gosok pada kulit kepala, lakukan sebelum tidur, dan keramas keesokan harinya.

Efek Samping Nanas

Nanas, ternyata tidak selalu baik untuk tubuh. Bagi beberapa orang, mengkonsumsi nanas terkadang dapat menyebabkan sakit kepala. Nanas dapat juga menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang. Biasanya berupa alergi kulit dimana kulit menjadi merah dan gatal setelah mengkonsumsi nanas. Untuk menghindari hal tersebut, sebelum mengkonsumsi nanas, cuci buah nanas yang sudah bersih dengan air garam, sehingga enzim dalam nanas yang bisa menimbulkan rasa gatal tadi berkurang. Selain itu efek samping buah nanas bagi tubuh kita adalah :

1. Dapat menggugurkan kandungan.

Nanas muda berpotensi sebagai abortivum atau sejenis obat yang dapat menggugurkan kandungan. Makanya, nanas sering digunakan untuk mengatasi haid yang terlambat. Wanita hamil disarankan untuk tidak mengkonsumsi nanas muda.

2.  Memicu rematik.

Di dalam saluran cerna, buah nanas terfermentasi menjadi alkohol. Ini bisa memicu kekambuhan rematik. Penderita rematik dan radang sendi dianjurkan untuk membatasi konsumsi nanas.

3.  Meningkatkan gula darah

Buah nanas masak mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Penderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi nanas secara berlebihan.

Tips Memilih Nanas

Ketika memilih nanas, pilihlah nanas yang berat. Hal ini menandakan tingkat kesegarannya. Untuk melihat apakah nanas yang kamu pilih sudah matang atau belum, gunakan indra penciuman kamu. Buah nanas yang sudah matang mempunyai bau yang kuat, manis dan khas.

Buah nanas yang tidak matang terasa sangat kecut. Ketika nanas yang belum matang dipanen dari tanamannya, buah tersebut tidak akan bisa menjadi lebih matang lagi. Buah nanas yang tidak matang tersebut akan mulai membusuk. Karena buah nanas tidak mempunyai cadangan yang bisa diubah menjadi gula.

(berbagai sumber)

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 23, 2010 in khasiat buah

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 34 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: