Atiko Fianti’s Weblog

Entries categorized as ‘Travelling’

Bidadari Island

Juli 24, 2009 · 1 Komentar

IMG_0095Pulau Bidadari…. hm, gimana yah menggambarkannya. Asik-lah poko’nya. Pulau Bidadari adalah satu2nya pulau di Kepulauan Seribu dimana kamu dapat melihat keindahan kota Jakarta di malam hari dengan jelas. Jarak pulau Bidadari dari Marina Ancol kurang lebih 14 km dengan jarak tempuh 20 menit menggunakan speed boat.

Lebih dari 60% wilayah pulau terdiri dari tanaman2 langka, dan tanaman itu emang sengaja dilestarikan dan dipelihara di sana dengan baik. Di pulau ini terdapat  juga komunitas biawak yang dibiarkan hidup bebas dengan populasi kurang lebih 100 ekor. Elang bondol yang hampir punah juga ada di sana. Dan yang paling menarik adalah adanya penangkaran lumba-lumba untuk therapy berbagai macam penyakit, dan yang sering dilakukan adalah therapy untuk anak autis. Terdapat dua ekor lumba-lumba di sana yang berusia 27 tahun, nama kedua lumba-lumba itu adalah Yosi dan Mia.

Endang Sumaryati, SSiTFT, SKM, sebagai Manajer Klinik Dolphin IMG_0021mengungkapkan bahwa kehadiran terapi lumba-lumba di pulau Bidadari menjadi prestige tersendiri dengan benefit yang baik. Ada banyak keluarga dari dalam dan luar negeri yang khusus datang berobat ke pulau bidadari untuk mengikuti terapi lumba2.  Sebelumnya, dolphin clinic ini berada di gelanggang Samudra Jaya Ancol, tapi sejak Januari 2009 dipindahkan ke pulau Bidadari.

Lumba-lumba pada saat proses terapi autis, mengeluarkan gelombang berfrekwensi tinggi. Kondisi ini adalah untuk mendeteksi bagian-bagian yang mengalami gangguan. Setelah terdeteksi, maka mamalia ini akan mengeluarkan daya akustik hingga 1 kilowatt. Selain Autis, ada beberapa penyakit yang dapat diterapi seperti down syndrome, gangguan konsentrasi, dan gangguan fungsi saraf motorik pasca stroke. Cara terapinya adalah berenang dengan lumba2.

Benteng Mortello

IMG_0032Benteng Martello adalah situs sejarah berupa benteng peninggalan Belanda  tahun 1786. Diameter benteng kurang lebih 23 m, sementara ketebalan dinding 2,55 m dengan tinggi bangunan kurang lebih 6 m. Benteng ini terbuat dari batu bata merah. Terdapat beberapa meriam di benteng ini dan sisa-sisa mortar kuno yang dilestarikan keberadaannya.

Situs sejarah ini dulunya hancur akibat letusan gunung Krakatau. Tapi sebelum terkena letusan gunung Krakatau, benteng Mortello kerap kali diserang oleh negara2 penjajah seperti Inggris dan Portugis di masa lalu.

Kini selain menjadi obyek wisata, benteng Mortello sering dijadikan lokasi pemotretan pre-wedding.

Cottage

Untuk memperkuat suasana alam yang natural, seluruh bangunan di pulau bidadari menggunakan konsep rumah pesisir dengan bahan kayu dan beberapa bangunan utama menggunakan rumah tradisional khas Manado. Pulau bidadari memiliki 49 cottage yang terdiri dari tiga tipe yaitu deluxe berjumlah 23 cottage, family 23 cottage dan suite 3 cottage. Cottage tentunya disediakan bagi mereka yang ingin menginap di pulau ini dengan harga penyewaan cottage yang bervariatif, tapi bagi kamu yang tidak ingin menginap, ada paket one day tour dimana per personnya dihargai Rp. 265.000 (harga sewaktu2 bisa berubah) incluce : Boat PP, Welcome Drink, Lunch, Soft Drink, Insurance dan Tax & Service.

IMG_0008

Pulau Bidadari juga dilengkapi fasilitas outbond training (baik di laut maupun di darat bekerja sama dengan lembaga pelatihan) dan rekreasi air berupa jet ski, banana boat, canoe, perahu tamasya dan dermaga memancing.

IMG_0045Jadi, tunggu apa lagi, luangkan waktu kamu untuk melihat ke-eksotik-an pulau bidadari. Sunset di sana cukup indah kok, sementara seluruh pantai merupakan pasir putih alami dengan air laut yang relatif bersih.

Kategori: Travelling

Wisata Lembang

Juni 27, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Hm…. nggak berasa, udah weekend lagih… waktu cepat sekali berlalu yah… o, ya met liburan buat yang lagi liburan. Nah bicara soal liburan, nggak ada salahnya gue bicara soal tempat liburan yang asik. Setuju yah…

Salah satu tempat seru untuk mengisi weekend atau liburan kamu adalah kota Lembang. Lembang terdapat di sebelah utara Bandung. Jadi bagi kamu yang udah blanja-blanji di Bandung, trus ingin suasana yang rada2 adem, sejuk dan gimana gituh… main deh ke Lembang.  Di sana banyak terdapat tempat hang out yang asik.

Lembang dulunya adalah tempat peristirahatan tuan-tuan Belanda, tapi seiring berjalannya waktu, Lembang menjadi kawasan pertanian, peternakan dan perdagangan. Banyak sekali sayur dan buah segar diperdagangkan di Lembang, itu karena suhu di Lembang sangat kondusif untuk bertani. Suhu di Lembang berkisar antara 17 sampai 27 derajat celsius. Kalo kamu pergi ke Lembang pagi hari, wuh, jangan tanya udaranya, cuma dua kata : Seger Gila!… selama perjalanan menuju Lembang yang melewati jalan menanjak dan berkelok-kelok, baiknya kamu matikan AC mobil kamu, trus buka jendela dan nikmati udara di sepanjang jalan yang seger bangets…. bener2 fresh. Tapi siang dikit, polusi udah mulai banyak kali yah… hehe… udaranya udah ga bersih lagee…

Lembang merupakan kota Kecamatan yang terletak di ketinggian antara 1300 hingga 2084 meter di atas permukaan laut. Lembang banyak menawarkan tempat yang menarik untuk dikunjungi, mulai dari wisata kuliner, wisata alam, wisata ilmu pengetahuan sampe wisata tanaman. Waktu yang diperlukan untuk menuju Lembang dari Bandung sekitar 30 menit (kalo ga macet, hehe) sementara jaraknya sekitar 16 Km dari Bandung.

Untuk wisata kuliner, banyak sekali terdapat cafe dan resto di Lembang, sebut saja cafe the peak, cafe sapu lidi. Kamu juga bisa menjumpai aneka tempat jajanan di sepanjang pasar Lembang yaitu pasar Panorama sampai ke pintu masuk arah Jayagiri. Makanan yang dijajakan di sini tentunya variatif .

Tempat wisata yang ada di Lembang dan sekitarnya a/l :

1. Teropong Bintang Bosscha

Observatorium Bosscha merupakan tempat peneropongan bintang tertua di Indonesia. Observatorium Bosscha diresmikan pada 1 Januari 1923 oleh Gubernur Jenderal Mr. d. Fock. Dalam peresmian itu Dr. Voute diangkat sebagai Direktur pertama.

Pembangunan observatorium ini semula bertujuan untuk memajukan ilmu Astronomi di Hindia Belanda (Indonesia) saat itu. Observatorium yang sebagian besar didanai oleh Karel Albert Rudolf  Bosscha (seorang tuan tanah di perkebunan teh Malabar) ini berada di atas tanah seluas 6 hektar dengan ketinggian 1300 meter di atas permukaan laut sehingga dianggap cocok untuk menjadi tempat mengamati bintang2, planet2, dan benda2 langit lainnya. Selain itu, daerah Lembang memberikan udara yang sejuk dan pemandangan yang indah karena dulu pada masa pembangunannya, dalam radius 5 km, daerah ini masih kosong sehingga terbebas dari polusi cahaya yang bisa mengurangi kualitas pembentukan citra atau hasil pengamatan terhadap benda langit yang sedang diamati.

Observatorium Bosscha kabarnya merupakan observatorium terbaik di Asia Tenggara. Observatorium ini memiliki 5 buah teleskop besar yaitu : teleskop refrektor Ganda Zeiss, teleskop Schmidt Bima Sakti, teleskop Bamberb, teleskop Cassegrain Goto dan teleskop refrektor Unitron. Setiap teleskop mempunyai spesifikasi tersendiri dan digunakan untuk keperluan berbeda-beda.

Setiap tahun, sekitar 60.000 orang, yang 80%nya adalah pelajar mengunjungi observatorium ini untuk mengetahui temuan pakar2 dunia atas benda2 langit. Sejak didirikan, tak kurang 500 kertas kerja telah dihasilkan oleh observatorium ini. Mr. Bosccha meninggal beberapa bulan setelah pembangunan instalasi teleskop Zeiss selesai (pada 1928). Saat ini, observatorium Bosscha dikelola oleh Departemen Astronomi Institute Teknologi Bandung.

Observatorium Bosccha bisa dikunjungi pada siang dan malam hari karena ada teleskop untuk melihat matahari dan bintang. Sejak 15 Desember 2007, observatorium ini memiliki museum yang disebut MAI atau Museum Astronomi Indonesia. Di museum ini terdapat foto2 pembangunan observatorium, teleskop secretan, micromate untuk membaca posisi bintang dan measuring engine untuk membaca posisi benda2 langit. Di sini juga terdapat ruang perpustakaan yang berkaitan dengan seluk beluk ilmu astronomi, ruang ceramah umum, dll. Selain itu, pengunjung dapat menikmati paket khusus bernama Astro Camp, dimana peserta  tinggal di dekat observatorium untuk mendapatkan pendidikan dan latihan dasar astronomi selama dua hari dua malam. Peserta dapat berdiskusi dan menggunakan teropong bintang untuk melakukan pengamatan dan pemotretan langsung benda2 langit bersama astronomi profesional.  Observatorium Bosccha terletak di jl Peneropongan Bintang, desa Gudang Kahuripan, Lembang.

2. KPSBU (Koperasi Peternak Susu Bandung Utara)

Kamu penggemar susu sapi segar?! yuk, kita nyari susu sapi segar. Di Lembang ada banyak tempat untuk mendapatkan susu sapi segar, dan salah satunya adalah KPSBU. KPSBU merupakan koperasi yang menampung susu sapi segar dari para peternak sapi yang tersebar di kota Lembang. Semua susu yang tertampung di KPSBU biasanya akan langsung diambil oleh pabrik2 susu yang sudah jadi partner bisnis KPSBU. Hanya saja, mereka masih menyisakan susu untuk dijual langsung pada konsumen. Susu dan yogurt tentu aja dijual murah di sini. Tapi kamu harus sabar kalau mo beli, harus antri, hehe, secara banyak orang yang beli susu di marii. O, ya lupa ngasih tau, KPSBU ini letaknya di bagian Timur pasar Panorama Lembang. Tanya saja sama orang2 di sana kalo kamu mau ke sana, pasti pada tau, heuheu….

3. Wisata Strawberry Walk

Suka buah Strawberry?!… hm… kalo gue suka bangets. Strawberry merupakan tanaman buah berupa herba yang rata2 memiliki 200 biji kecil per satu buahnya. Ada 700an macam strawberry. Salah satu jenis spesiesnya bernama Fragaria Chiloensis L (wah bagus bangets namanya…), jenis ini yang menyebar ke berbagai negara Amerika, Eropa dan Asia. Spesies yang lainnya, yaitu F. Vesca L, lebih ngetop dan happening dibandingkan temannya yang bernama Fragaria tadi. Strawberry jenis F. Vesca L ini yang pertama kali masuk ke Indonesia.

Warna merah pada strawberry matang sangat beralasan. Warna merah itu disebabkan karena buah ini kaya pigmen warna antosianin dan mengandung antioksidan tinggi. Buah strawberry menyimpan nutrisi yang banyak. Selain antioksidan tadi, ia juga kaya akan serat, rendah kalori, dan mengandung vitamin C, B1, asam folat, potassium serta asam ellagic. Khasiat dari strawberry diantaranya adalah :

- mampu menyusutkan kadar kolesterol

- dapat melumpuhkan kerja aktif kanker karena asam ellagic yang dikandungnya.

- dapat meredam gejala stroke

- mengandung zat anti alergi dan anti radang

- mencegah proses oksidasi pada tubuh (oksidasi adalah hancurnya jaringan tubuh karena radikal bebas).

- dapat menghaluskan kulit dan membuat warna kulit kelihatan cerah.

- dapat memutihkan atau membersihkan permukaan gigi (jadi kalo ga ada pasta gigi, pake strawberry ajah, hahahaha…)

dan masih banyak manfaat buah strawberry lainnya.

Lalu apa hubungannya strawberry dengan Lembang?!…. ada, tenang aja, ada kok hubungannya. Selain di Ciwidey dan Rancabali, Lembang ternyata merupakan tempat strategis untuk bertani strawberry. Sebut saja Rumah Strawberry. Lokasi Rumah Strawberry ga begitu jauh dari cafe the peak. Di Rumah Strawberry ini (waktu gue ke sana), kamu harus beli jus strawberry dulu sebagai syarat untuk memetik buah strawberry. Kamu dilarang makan buah strawberry sambil memetik, sementara hasil petikan kamu, per-kilonya dihargai (saat itu) rp. 20.000, ga tau d sekarang…

Selain Rumah Strawberry, lokasi wisata petik strawberry lainnya adalah di Kayu Ambon, jalan menuju Maribaya (Strawberry Sweethearts di jl raya Lembang – Maribaya) hingga jalan raya Tangkuban Perahu.

3. Cihideung

Kamu suka bunga dan lagi sibuk nyari bunga?! ke Cihideung ajah. Di sana adalah pusatnya bunga hias. Segala jenis bunga ada di sana, dan harganya, pastinya lebih murah dibanding tempat lain (yakin? hehe). Budi daya tanaman (khususnya bunga) emang udah jadi mata pencaharian warga Cihideung. Itu sebabnya kawasan ini disebut sebagai kawasan Taman Bunga Cihideung. Di sepanjang jalan Sersan Bajuri, yang merupakan jalan utama yang melewati desa Cihideung, terdapat banyak kios bunga.

Rasanya cool bangets melewati kawasan ini, secara di sisi kanan jalan terhampar bunga berwarna-warni. Keliatan indah bangets. Serasa ada di mana gitu kalo udah berada di kawasan ini. Serasa ada di ………………. cihideung… hehe.. ya iyalah lah….

Capek nyari bunga, sok rehat dulu. Ada banyak cafe juga di sini. Ada bandrek dan bajigur juga loh, minuman khas sunda yang bisa menghangatkan badan kamu…

4. Tangkuban Prahu

Tangkuban Prahu adalah gunung berapi yang terletak 28 km utara kota Bandung. Gunung ini berada pada ketinggian 2076 meter dari permukaan laut. Kota Bandung bisa dilihat dari kawasan ini. Gunung Tangkuban Prahu memiliki kawah yang luas dengan bentuk memanjang (kawah Ratu), sementara kawah2 kecil lainnya turut terdapat di kawasan ini, seperti kawah Upas dan kawah Domas. Kawah Domas memiliki sumber air panas yang mendidih dan juga geyser (air panas yang memancar ke atas). Gunung Tangkuban Prahu terkenal dengan legendanya, yaitu Legenda Sangkuriang.

5. Maribaya

Maribaya terletak sekitar 4 km Tenggara Lembang. Obyek wisata Maribaya ini memiliki sumber mata air panas, taman dan juga air terjun setinggi 25 M. Mata air panas di Maribaya mengandung belerang yang nyaman untuk berenang ataupun berendam. Dari Maribaya, kamu bisa melakukan trekking atau berjalan sejauh 6 km ke Dago di Bandung, waktu yang kamu tempuh untuk trekking ini sekitar dua sampai tiga jam. Trekking dilakukan melalui jalan kecil melewati lembah, sungai, hingga ke bukit Dago. Jadi bagi kamu yang hobi jalan kaki, ga ada salahnya melakukan trekking dengan rute di atas. Lagian, jalan kaki bagus bangets kok buat kesehatan.

6. Ciater

Ciater atau Sari Ater adalah obyek wisata yang memiliki sumber mata air panas yang mengandung belerang yang katanya dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti reumatik dan penyakit kulit. Kamu bisa berenang di kawasan ini atau sekedar bermain air saja.

Air panas yang berasal dari obyek  wisata ini kemudian mengalir ke sungai-sungai yang ada di sekitarnya dan menjadi dingin yang kemudian digunakan oleh petani setempat untuk mengairi sawah mereka sehingga menjadi subur.

O, ya Ciater terleta kurang lebih 8 km Timur Laut Tangkuban Prahu dan berada pada ketinggian 1500 di atas permukaan laut.

7. Situ Lembang

Situ Lembang terletak di sebelah Barat Ciater. Merupakan wilayah dengan luas sekitar 78 hektar dimana 40%nya merupakan danau/situ. Di dekat situ ini terdapat hutan alam yang membuat kawasan ini menjadi indah, teduh dan adem.

Hm.. asik kan tempat berliburnya, ga ada salahnya juga main ke Lembang. Atau kalau udah pernah ke sana, ga ada  salahnya dateng lagi, itung2 nostalgia, hehe… siapa tahu banyak perubahan yang terjadi. Have a nice holiday buat yang lagi holiday! (berbagai sumber)

Kategori: Travelling

Wisata Yogyakarta

April 6, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Seperti kita tau, Yogyakarta adalah salah satu tempat yang selalu jadi tujuan wisata baik untuk turis lokal atau mancanegara. Pergi ke jogja bagi gue ga pernah merasa bosan….

Masalahnya, selain udaranya emang sejuk, orangnya ramah2, jajanannya enak dan murah, banyak obyek wisaya yang bisa didatengi, kita juga ternyata bisa ngeborong batik dengan harga asik… hahaha…. mo jualan bu…

Ya gitu deh, kalo kamu lagi puyeng, trus ga tau mo ngapain, ke Yogya deh, asik tau pergi ke sana (suer ini nggak lebay)… kamu bisa lesehan makan gudeg di Malioboro, truz bisa naik andong di Parangtritis sambil liat2 pemandangan yang indah buanged.. atau bahkan duduk2 aja di pinggir pantai nungguin sunset….. pasti rasa puyengnya nambah, secara pengeluaran juga nambah… hehe…

Oke deh, untuk lengkapnya, kita liat tempat2 apa aja yang asik di Yogya dan sekitarnya yang seru untuk kita datengi :

1. Komplek Keraton

Pergi ke Yoyga  ga mampir ke keratonnya (keraton Ngayogyakarto)?!.. wah sama aja bohong, secara keraton udah jadi ciri khas-nya kota Yogya. Keraton Yogya merupakan istana kesultanan yang bernuansa jawa tradisional. Banyak aspek kehidupan di dalam keraton yang masih tetap dipertahanin nilai2nya. Kamu bisa pergi ngelilingi komplek keraton dengan dipandu oleh seorang pemandu (yang biasanya orang2 keraton langsung).

Ada banyak wisata yang ditawarin di dalam komplek keraton ini, antara lain wisata mengunjungi bangunan2 keraton yang pastinya punya nilai histori tinggi, truz wisata kuliner (dimana kamu bisa nyicipin masakan khas keraton), dan wisata budaya (kaya ngeliat gimana cara nge-batik).

Dari sekian banyak tempat di komplek keraton, ada satu tempat yang sering bangets dikunjungi anak2 muda Yogya terutama tiap weekend, yaitu alun-alun kidul. Di alun-alun ini terdapat dua pohon beringin yang berusia ratusan tahun, yang terkenal dengan nama beringin kembar, letaknya pas di tengah alun2. Kabarnya, kalau kamu bisa masuk di antara dua beringin ini dengan mata tertutup, keinginan kamu bisa terkabul. Tapi itu kabarnya, bener ato engganya, i don’t know. Yang jelas sih, katanya rada2 susah ngelewati itu pohon beringin, kebanyakan orang yang lewat jalannya pada melenceng ga jelas gitu.

beringin kembar

Nah, karena penasaran,  gue nyoba juga untuk nembus. So, i tried through that twin trees for couple times. Percobaan pertama, gue melenceng jauh ke arah kiri (ga tau knapa begitu, kurang konsentrasi kali yah..). Percobaan kedua, alhamdullilah, bisa nembus dengan mudah. Moga beneran keinginan gue bisa tercapai, amien.

Eh, bo, tau ga sih ngelewatin tuh dua pohon beringin ternyata ada tata caranya, yaitu:

- berdiri lurus ke depan sekitar 25 meter dari beringin kembar, tepatnya dekat dengan gedung Sasana Hinggil arah Utara pohon beringin kembar.

- mata dalam keadaan tertutup, terserah mo ditutup apa, pokoknya nggak boleh ngintip, karena kalo ngintip katanya nggak sah.

- badan harus diputar lebih dulu 360 derajat berkali-kali (ga heran banyak orang yang sempoyongan jalannya abis badannya diputar-putar).

- arahkan posisi badan lurus ke depan, sejajar dengan jalan tengah beringin kembar.

- mulai berjalan tanpa bantuan orang lain, pokoknya pede aja, hehe (jangan dengerin support dari orang2, karena biasanya menyesatkan).

seru kan? seru kan?… gue sih ngelakuin itu untuk seru2an ajah…

2. Jl. Malioboro

Jalan Malioboro adalah jalanan paling terkenal di Yogyakarta dan merupakan tempat yang seru untuk belanja dan wisata kuliner, karena di sepanjang jalan itu emang tersedia berbagai resto dan toko yang menjajakan dagangannya, termasuk tentunya para pedagang kaki lima. Semuanya ada di sana, dari kerajinan tangan khas Yogya, tas, baju batik, bahkan baju2 yang fungky juga ada. Harganya cukup terjangkau. Pede aja nawarnya, hehe. Percaya nggak, gue bisa dapetin tas rajutan tangan yang ukurannya lumayan gede seharga 15 ribu rupiah ajah. Gokil kan? padahal itu tas lucu gila.

Yang butuh souvenir, jangan berpikir panjang dah, di sini tersedia juga aneka macam souvenir yang lucu2 yang bernuansa budaya Jawa, kayak pulpen atau pinsil yang terbuat dari kayu yang menyerupai wayang golek, pokoknya, bisa kamu peroleh dengan harga murah banget. Buat kamu yang suka aksesori gelang, kalung, anting juga banyak pilihan.

Jalan Malioboro terletak kurang lebih 1 km dari keraton Yogya. Jalan ini terbentang dari Stasiun Tugu ke Keraton.

Masih di sekitar jalan Malioboro terdapat pasar Beringharjo yang menjajakan aneka batik khas Yogya. Tapi selain batik banyak hal lainnya yang dijajakan di pasar tradisional yang sudah beroperasi sejak tahun 1758 ini.

O, ya kalau kamu haus atau laper, nggak usah khawatir, banyak resto atau cafe yang nyediain masakah khas Yogya seperti gudeg. Tapi selain gudeg, pastinya ada banyak alternatif makanan lain yang bisa kamu cicipi. By the way, kalo kamu berniat keliling dari Malioboro sampai Keraton, kamu bisa nyewa becak atau andong. Harganya bervariatif, tapi harga andong biasanya lebih mahal dari becak. Dalam tour kamu itu, abang becak atau abang andongnya biasanya nawari kamu untuk beli oleh2 khas Yogya seperti kaos dagadu atau bakpia Pathok dan bersedia nganterin kamu ke tempat itu atau tempat lainnya yang kamu mau (tapi biasanya ongkosnya nambah, hehe). Untuk bakpia, rata2 harganya berkisar antara 15 ribu sampai 20 ribuan (aneka rasa).

3. Parangtritis

Parangtritis adalah pantai di pesisir Samudera Hindia yang terletak kurang lebih 25 km sebelah Selatan kota Yogya. Parangtritis merupakan obyek wisata yang cukup terkenal di Yogya dan selalu jadi tempat favorit bagi siapa aja (kecuali bagi mereka yang phobia sama air, hehe).

Di sekitar pantai terdapat gunung-gunung pasir yang tinggi yang biasa disebut gumuk. Selain itu, di Parangtritis juga terdapat pemandian perang wedang, konon katanya air di pemandian tersebut dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit (terutama sakit kulit) secara mengandung belerang yang berasal dari pegunungan di sekitarnya.

Pergi ke Parangtritis bikin badan kamu makin segar. Kamu bisa bermain air di sekitar pantai, tapi ga bisa berenang terlalu jauh karena ombak di sini lumayan besar.

Ups, almost forget, jangan memakai baju hijau kalau ke parangtritis, karna konon kabarnya bisa menjadi korban keganasan ombak di sana.

4. Candi Prambanan

Candi prambanan adalah salah satu candi Hindu terbesar di Asia Tenggara. Merupakan peninggalan kebudayaan Hindu pada abad ke 10. Tinggi candi Prambanan kurang lebih 47 meter. Letaknya kurang lebih sekitar 18 km dari kota Yogya. Prambanan dikenal juga dengan nama candi Loro Jongrang.

Tiket yang harus kamu beli untuk masuk Prambanan adalah 15 ribu rupiah saja. Di dalam komplek candi ada kereta yang bisa nganter kamu ngelilingi komplek candi, karena selain terdapat candi Prambanan yang berukuran besar masih terdapat beberapa candi lainnya yang berukuran kecil di beberapa tempat di komplek tersebut yang letaknya berjauhan. Kamu harus bayar tiket terpisah untuk naik kereta. Tapi kalau mo jalan kaki juga bisa, nggak masalah.

O, ya kalau kamu perlu souvenir, di Prambanan juga banyak di jajakan souvenir dengan harga terjangkau. Suasana di sekitar candi sangat indah, penataan taman di sekelilingnya juga okeh banget, cuma sayangnya ada beberapa kerusakan di candi itu yang masih belum diperbaiki, mungkin akibat gempa hebat yang pernah terjadi di Yogya atau akibat2 lainnya yang terjadi pada masa lalu.

Yah, moga2 aja, peninggalan sejarah kita tercinta yang ternyata banyak sekali menarik minat turis mancanegara itu masih bisa terus kita pertahankan kelestariannya.

Waktu gue dateng ke Prambanan, cuacanya panas buanged, jadi gue banyak rehatnya, sambil rehat makan pecel deh yang banyak dijajakan di sana… heuheu… panas apa laper…

5. Kotagede

Mo berbelanja aksesoris perak/silver?! dateng aja ke Kotagede, karena di sini pusatnya kerajinan perak. Kamu bisa melihat secara langsung proses pembuatan kerajinan perak yang terdapat di sepanjang jalan Kemasan. Letak Kotagede kurang lebih 5 km sebelah Tenggara kota Yogya. Kotagede dikenal juga dengan sebutan Pasar Gede. Dulu Kotagede adalah nama sebuah kota yang merupakan ibu kota kerajaan Mataram Islam (sekarang Kotagede merupakan salah satu Kecamatan di Yogyakarta). Kerajaan Mataram kemudian terpecah menjadi kesunanan Surakarta dan kesunanan Yogyakarta.

Selain terkenal dengan kerajinan peraknya, di kota ini juga terdapat makam-makam raja Mataram terdahulu, seperti makam Panembahan Senopati (pendiri Mataram) dan makam Sultan Agung Hanyokrokusumo (Raja Mataram yang menyerang Batavia). Makam raja-raja berikutnya kemudian dipindahkan ke Imogiri.

Di Kotagede terdapat juga Masjid Agung yang mempunyai pagar batu yang ber-relief yang mengelilingi Masjid. Di masjid itu pula terdapat sebuah bedug berukuran besar yang usianya sudah sangat tua, setua umur Masjid Agung itu sendiri.

Nah, seru kan jalan2 ngelilingi Yogya?! jadi tunggu apa lagi, sisihkan waktu kamu untuk berwisata ke Yogya. There’s lots of thing that can you get or do around there. Have  a nice trip.

Kategori: Travelling

Wisata Bandung

Februari 6, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Home sweet home. Kata2 itu yang terbersit di benak gue kalo gue lagi ngebicarain soal Bandung, hehe, secara Bandung adalah hometown gue. Gue terbiasa bolak-balik Bandung-Jakarta sampe lupa kalo Bandung ternyata salah satu kota cantik di Indonesia yang pantes untuk dipromosiin sebagai kota wisata.

Tapi sebenernya, tanpa dipromosiinpun udah cukup banyak orang (yang berasal dari luar Bandung) yang dateng ke sana, untuk sekedar ber-week end ria atau untuk blanja-blanji.

Fiuh,  dulu, sekian tahun yang lalu, daerah rumah gue, which is di sekitar jl. Setiabudi, masih sepi. Kendaraan yang lalu lalang di sana masih sekedarnya, masih mau2, enggak2, hehe. Tapi sekarang, bujug, macet gila. Dan itu pastinya karena banyaknya Factory Outlets (FO) yang bertebaran di sana. Kemacetan itu diperparah dengan adanya angkot yang lewat sana, padahal jalan itu (tadinya) bukan rute angkot bersangkutan. Kejar setoran Mang….

Tapi walo perkembangan Bandung makin pesat dan makin rame aja, udara Bandung for me tetep asik, tetep cool, tetep bersahabat. Even di siang hari di Bandung sekarang terkadang terik bangets, tapi still menyejukkan for me. Belom lagi air (tanahnya) yang biasa dipake mandi, wuuuh dingin gila, kayak es.

Bandung terletak pada ketinggian kurang lebih 750 meter di atas permukaan laut. Bandung dikelilingi banyak gunung, bahasa gaulnya mah diriung ku gunung. Denger2 waktu Belanda masih bercokol di negara kita terkasih (bosen tercinta melulu, hehe), mereka pernah berniat menjadikan Bandung sebagai ibukota Hindia Belanda, tapi ga tau kenapa niat itu ga jadi terlaksana. Even that way, beberapa departemen penting pada waktu itu pada mindahin kantor pusatnya ke Bandung. Ga heran kalo sekarang di Bandung banyak gedung2 bagus peninggalan Hindia Belanda yang masih eksis, hotel Savoy Homan, contohnya.

Pada masa kolonial dulu, pemerintah Belanda membangun jalur jalan kereta api dan membagi Bandung menjadi dua bagian, yaitu wilayah Utara dan Selatan. Bagian utama kota Bandung umumnya berada di wilayah Selatan rel kereta api dimana pada masa itu merupakan kawasan rakyat jelata (pribumi), sedangkan kawasan Bandung utara adalah kediaman orang2 Belanda. Kawasan Utara ini jalannya lebar, terbagi tiga lajur dimana di sepanjang lajur itu ditanami bunga yang indah dan berwarna-warni. That’s why Bandung kemudian dijuluki kota Kembang.

Oke deh, daripada muter2 kayak gangsing (bo, yang lagi eksis sekarang yoyo yah?! hahahaha… peace) kita liat aja tempat2 apa aja yang asik dikunjungi :

1. Jl. Asia-Afrika

Jalan Asia-Afrika adalah jalan satu arah yang melewati sejumlah persimpangan, yaitu persimpangan Jl. Gardu Jati Astana Anyar, Otto Iskandardinata, Jl. Tamblong-Lengkong Besar dan Jl. Sunda-Karapitan. Kenapa kamu harus ke jalan Asia-Afrika?! karena di sana terletak alun2 kota Bandung, Masjid Agung dan Gedung Merdeka. Belum lagi hotel dan resto, poko’nya rame bener. Tapi itu tadi, kamu harus sabar kalo terjebak dalam kemacetan, karna angkot di sana gila2an jumlahnya. Di sekitar jl. Asia-Afrika, kamu juga bisa nemuin toko2 yang menjajakan barang2nya yang pastinya berkualitas baik dan terjangkau oleh kantong kamu.

2. Jl. Braga

Jalan Braga adalah jalan tertua di kota Bandung. Dulu jalan ini namanya jalan Pedati dan menjadi pusat perbelanjaan none dan tuan Belanda. Di jalan Braga terdapat banyak cafe. Yang mo beli souvenir, yuk mariii, disini juga banyak dijajakan souvenir.

3. Jl. Cihampelas

Di sepanjang jalan Cihampelas, banyak berjejer toko2 yang menjajakan berbagai barang, kebanyakan sih jeans. Harganya lumayan terjangkau-lah. Seiring dengan banyaknya pendatang yang memenuhi jalan Cihampelas tiap week-end, sekarang disana bermunculan jasa travel dengan harga bervariatif, tapi masih dibawah cepe-lah, rata2 antara 60 sampe 80 ribuan. Mostly jurusannya Jakarta dan sekitarnya. Jadi bagi kamu yang ke sana naik kendaraan umum, nggak usah pusing kalo mo balik ke Jakarta secara banyak travel yang bakal nganterin kamu pulang, tinggal pilih aja yang mana. Belanja aja dengan tenang ya Bu… O ya, salah satu tempat di Cihampelas yang lumayan asik untuk dikunjungi adalah Ciwalk atau Cihampelas Walk, disini terdapat banyak cafe, dan sesekali suka diadain acara live music.

4. Gedung Merdeka

Gedung merdeka menyimpan sejarah tentang Konferensi Asia-Afrika pada tahun 1955.  Kamu bisa nemuin foto Soekarno yang lagi ngadain pertemuan dengan Chou-En-Lai, Ho Chi Minh, Nasser dan para pemimpin dunia ketiga lainnya yang memerintah pada tahun 1950an. Bangunan gedung Merdeka sendiri berasal dari tahun 1879. Dulu namanya adalah Concordia Sociteit, yang merupakan ruang pertemuan dari berbagai organisasi Belanda.

5. Gedung Sate

Gedung Sate adalah pusat pemerintahan Gubernur Jawa Barat. Gedung ini merupakan bangunan di Bandung yang menggunakan konstruksi beton bertulang untuk pertama kalinya. Gedung Sate dirancang oleh arsitek J. Gerber dan dibangun pada 1920. Disebut Gedung Sate karena di puncak gedung terdapat ornamen yang berbentuk sate. Tidak jauh dari gedung sate (kurang lebih 500m) ada monumen Perjuangan Rakyat. Monumen ini dibangun bertepatan dengan peringatan perlawanan Rakyat pada masa penjajahan Belanda. Di sebelah utara Gedung Sate terdapat lapangan Gasibu yang sering dipakai untuk ngadain berbagai event.

6. Dago Thee Huis

Jika kamu menyusuri jalan Merdeka, terus ke Utara, maka kamu akan bertemu dengan jalan Ir. H. Juanda. Jalan ini akan menanjak terus ke bukit Dago hingga mencapai Taman Budaya Jawa Barat : Dago Thee Huis. Dago Thee Huis adalah tempat dimana berbagai pertunjukan kesenian dan kebudyaan sering diadain. Mereka punya teater sendiri, baik yang terbuka atau tertutup. Udara di sekitar Dago Thee Huis sejuk banget secara dikelilingi banyak pohon yang lebat dan rimbun. Panorama di sini juga indah bangets, apalagi pada malam hari. Kamu bisa liat kota Bandung dari sini dengan semua lampunya yang berkerlap-kerlip. Kalo kamu lapar atau haus, don’t worry, banyak terdapat saung dimarii. Kamu bisa lesehan bareng temen2 kamu di salah satu saung untuk dinner. Harga yang ditawarin bervariatif, tapi masih masuk akal (kecuali kalo kamu makan gila2an + pake bungkus segala, hehe), makanan fav gue dimariii adalah nasi timbel.

7. Taman Juanda

Dari Dago Thee Huis, kamu dapat kembali ke jalan H. Juanda, terus menuju ke Utara. Kira2 100m, jalan akan bercabang dan kamu dapat belok kiri ke jalan Jajaway, setelah itu jalan akan bercabang lagi, kamu ambil arah kanan yang menanjak, dan jalan ini akan menuju ke Taman Hutan Ir. H. Juanda. Tapi sebelum menuju taman Juanda, di kiri jalan Jajaway, terdapat sebuah jalan kecil yang akan membawa kamu ke obyek wisata curug Dago, dimana di sini tedapat air terjun Dago yang punya ketinggian kurang lebih 15 meter. Di curug Dago terdapat juga batu prasasti yang berasal dari Kerajaan Thailand. Curug Dago adalah tempat yang asik untuk rehat (tapi jangan sambil melamun ato menghayal yah, ntar kesambet lagi). Dari curug Dago kamu bisa terus berjalan kaki menyusuri sungai Cikapundung ke arah taman Juanda (tapi kayaknya musti hati2 kalo musim ujan). Taman Juanda adalah kawasan hutan lindung dan hutan raya yang gede bangets. Jadi, jangan salah, bukan Bogor aja yang punya kebun raya, Bandung juga punya. Di taman ini, kamu bisa mengenal berbagai jenis flora yang ada di Indonesia atau dari luar Indonesia seperti Afrika (tapi itu juga kalo kamu tertarik sama tanaman, hehe). Taman Juanda sebenarnya lebih dikenal dengan nama Dago Pakar. Dago Pakar pada mulanya hanya didominasi tumbuhan dengan spesies tertentu, tapi pada 1963, kawasan ini mulai dipersiapkan sebagai hutan lindung dan kebun raya. Di taman ini terdapat kurang lebih 2500 pohon yang termasuk dalam 40 familia dan 108 spesies.

8. Gua Jepang

Gua Jepang masih terletak di taman Juanda atau Dago Pakar tadi. Umumnya dikenal dengan nama Gua Pakar. Gua Pakar dulunya adalah tempat penyimpanan amunisi yang dibuat oleh tentara Jepang selama Perang Dunia ke II. Sebelum digunakan tentara Jepang, gua ini awalnya adalah terowongan irigasi PLTA Belanda yang kemudian hari dijadikan benteng markas tentara Jepang di kota Priangan.

9. Cibaduyut

Mulai merasa boring berada di dalam gua?! kita hirup udara segar dulu dengan cara bershopping-ria. Tau ga seh kalo salah satu tempat yang asik untuk shopping adalah Cibaduyut?! ngga tau ya?! makanya gue kasih tau…. hihihi.. Cibaduyut terletak di sebelah Selatan Bandung, tidak begitu jauh dari terminal bus Leuwi Panjang, tapi cukup jauh dari Dago, secara Dago letaknya di Utara Bandung. Tapi lupakan jarak, kalo udah bicara shopping, jarak nggak penting lagi, secara shopping di Cibaduyut murah gila. Kalo kamu pinter nawar, harga sepatu di Cibaduyut bisa kamu dapatkan hanya separo harga dari yang dijual di pusat perbelanjaan. Nggak percaya?! coba aja.  Cibaduyut emang pusat pembuatan sepatu, sandal, tas, dan teman2nya. Kualitas barang2 di sini cukup bagus kok. Barang yang kamu beli cukup awet, asal dijaga aja pemakaiannya dengan benar, jangan kesel dikit, barang itu dibanting, marah dikit dibanting, itu mah pastinya cepet rusak. Saran gue, lupain gengsi. Gengsi nggak cool. Produk kita ga kalah bersaing kok dari produk luar. Jadi cintai produk sendiri, ok?!

10. Penginapan, Factory Outlets, Oleh2

Penginapan di Bandung, beragam, ada yang sangat eksklusif seperti hotel  bintang lima, sampe ke penginapan biasa2 aja, seperti guest house. Semuanya tergantung sama kamu mo milih yang mana. Untuk Factory Outlets (FO), terakhir sih yang gue inget masih banyak, ga tau yah sekarang, hehe, beberapa diantaranya : Dago Stock Ekspor, Au’let, Move Zone, Up Town, Rich & Famous, M & M, VIP (jl. Juanda) ; The Summit Boutique Outlet, China Emporium, Oasis (jl. Riau); Cargo (jl. Diponegoro) ; Bandung Factory Outlet, Splish-Splash (Jl. Sumatera); Fosh Fashion, Stock Center (Jl. Soekarno Hatta); Buah Batu Stockline, Lobana Collection (jl. Buah Batu); Oten One, Bosh Factory Outlet (jl. Oten); Paris Van Java, Ekspor Shop (jl. Cihampelas); Rumah Mode, Mode Plus, Natural, Donatella, La Fayette, Best Choice (jl. Setiabudi), dll.

Seiring adanya krismon, ada beberapa FO yang terpaksa gulung tikar. Tapi banyak diantaranya yang terus berjaya.

Untuk oleh2 khas Bandung adalah : Oncom goreng dunk, abis itu Tempe goreng, Pisang Molen-nya Kartika Sari, Brownies-nya Amanda, Sus-nya Merdeka, cireng berbagai isi (makanan apaan tuh), cilok (sodaraan sama cireng, hehe), dan pastinya batagor (ugh!).

Untuk sementara itu dulu yang gue kasih tau, ntar kalo ada tempat yang asik lagi dikasih tau lagi. Have a nice weekend everybody.

Kategori: Travelling

Pantai Suwuk

Januari 3, 2009 · & Komentar

pantai-suwuk1wah… liburan yang seru bareng dua keponakan, yang kadang2 bandel, kadang2 manis, yaitu ryan dan sandy.

Ga nyangka kalo di kampung ponakan gue, Ryan, ada pantai yang lumayan indah untuk dikunjungi, namanya pantai suwuk. Nih pantai letaknya sebelah2an ama karangbolong, nih karangbolong letaknya sebelah2an sama warung es kopyor, hehe.. maksudnya, karangbolong terletak di sebelah selatan Kebumen, sebuah kota kecil, yang kadang2 ada di peta, kadang2 enggak, tepatnya di wilayah Jawa Tengah sono.

Jadi, bagi kamu yang secara nggak sengaja kesasar ke daerah sana, ga ada salahnya mampir ke pantai suwuk. Biaya masuk murah banget loh, cuma 1500 rupiah aja, kadang2 kalo petugas tiketnya ga liat, bisa masuk tanpa bayar… hahaha… kiding.

Di pantai suwuk,  terdapat juga beberapa binatang yang sengaja dipelihara di sana, ada kijang, siamang, berbagai jenis unggas , dan bahkan musang juga ada. Ombak di pantai suwuk lumayan gede, jadi cukup berbahaya juga untuk berenang,  tapi ga pa2, maen air di pinggir pantai juga cukup seru. Makanan khas yang ada di sana paling pecel, mendoan, bakwan udang dan temen2nya. Poko’nya nice place to visit….

o,ya kelupaan, met tahun baru to all my friends… makasih banyak yg udah ngirim SMS yah, lup yu all…. moga tahun 2009 ini lebih baik segala2nya bagi kita, amien. Moga pemilu kita sukses, moga presiden yang terpilih, bener2 yg terbaik, moga krisis ekonomi cepet berlalu, moga penghasilan gue tambah gede (hehe, ngarep), moga serangan israel ke palestina ga terjadi lagi.

dsc000801

dsc00064

menuju-gua

Kategori: Travelling

Wisata Garut

Juli 2, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Liburan ato weekend bingung mo ngapain?!… ga usah bingung sodara2, bingung ga baik bagi kesehatan, hehe… kalo emang pengen bepergian, tapi ga tau mo pergi kemana, maybe, garut dan sekitarnya bisa jadi alternatif tempat untuk kamu datengi… lah, kenapa garut?!…. hm… kenapa juga bukan garut?!…..

Gene, ada beberapa tempat di wilayah garut yang aseek yang bisa bikin liburan/weekend kamu jadi tambah seru… itu juga kalo kamu punya waktu banyak en kamu punya niat buang waktu kamu yang banyak itu…. berhubung waktu gue cuma sedikit (siapa nanya?! hehe) so, hanya 2 tempat di garut yang sempet gue kunjungi yaitu situ dan candi cangkuang sama kolam pemandian air panas cipanas, tapi walo gitu, gue bakal kasih tau beberapa tempat lainnya, yuk…

1. Situ dan Candi Cangkuang

Situ dan candi cangkuang terletak sekitar 10 Km utara kota garut. Garut sendiri terletak sekitar 63 km di Tenggara kota bandung. Bandung, terletak….. lah… ga ada abisnya, lanjut.

Candi cangkuang berasal dari abad ke 8 dan merupakan salah satu candi peninggalan kerajaan Hindu. Candi ini terletak di tengah danau (situ) Cangkuang. Suasana di sekitar candi sangat damai, tenang dengan panorama alam yang lumayan indah.

Di samping candi terdapat makam embah dalem Arif Muhammad, beliau adalah seorang penyebar agama islam di garut. Arif Muhammad and friends berasal dari kerajaan Mataram di Jawa Timur. Mereka datang untuk menyerang tentara VOC di Batavia sembari menyebarkan agama islam di desa (kampung) cangkuang pada khususnya, dan kabupaten garut pada umumnya.

Untuk mencapai candi, kamu ternyata harus menggunakan rakit sebagai alat transportasi secara candinya emang terletak di tengah2 danau. Jadi bagi kamu yang phobia sama air, baiknya mengurungkan niat kamu untuk pergi ke candi cangkuang. Adapun tarif yang dikenakan untuk rakit tsb adalah Rp. 3000 per orang, kalo mo nyewa satu rakit juga boleh, kamu harus bayar Rp. 20.000 dengan kapasitas per rakit maksimum 25 orang. selain untuk melihat candi, kamu juga bisa nyewa rakit untuk sekedar berkeliling di situ cangkuang untuk menikmati pemandangan yang ada.

Keberadaan candi cangkuang diketahui pada 1966 oleh suatu tim sejarah yang dipimpin Prof Harsoyo yang tengah melakukan penelitian di daerah sono. Penelitian itu sendiri dilakuin berdasarkan tulisan Vorderman dalam buku Notulen Bataviaasch Genootschap terbitan tahun 1893 yang menyebutkan bahwa di desa cangkuang terdapat makam kuno seorang penyebar agama islam Arif Muhammad dan sebuah arca yang sudah rusak, tidak disebutkan di buku itu tentang batu2 bekas bangunan candi.

2. Kolam pemandian air panas Cipanas

Obyek wisata cipanas terletak 6 km barat laut garut, di kaki gunung guntur. Kawasan wisata yang relatif kecil ini memiliki sumber air panas yang disalurkan ke kolam2 dan pemandian yang terdapat di berbagai penginapan di cipanas, garut.

Salah satu kolam renang dan kolam pemandian cipanas (yang gue datengi) mematok harga cukup murah untuk kamu2 yang punya hobi berenang. Untuk kolam renang umum kamu cuma harus bayar Rp. 5000 saja per orang, sementara untuk kolam pemandian (bukan umum) biaya sewa per kolamnya kamu harus bayar Rp. 15.000 per 15 menit (max : 2 orang). Yeah, untuk ngilangin penat dan rasa lelah di badan, berendam di air panas bisa sedikit menolong kamu. Selain badan jadi seger, berendam air panas baik juga buat kesehatan.

3. Curug Citiis.

Sebelum menjelajahi beberapa wilayah garut, ada baiknya kamu mampir ke curug citiis. Curug Citiis adalah air terjun yang terdapat di gunung guntur. Beberapa wisatawan yang punya niat untuk melakukan pendakian ke puncak gunung guntur (pendakian menuju puncak memakan waktu selama 4 jam), biasanya akan beristirahat di curug ini secara suasananya (katanya) enak banged. Curug citiis terletak 3 km dari Cipanas.

4. Gunung Papandayan

Gunung papandayan mempunyai ketinggian 2662 meter, terletak sekitar 28 km barat daya garut. Gunung ini merupakan salah satu gunung yang masih aktif di jawa barat. Papandayan dulunya merupakan bagian dari gunung api yang lebih besar yang meletus pada 1772 dan menewaskan lebih dari 3000 orang. Gunung ini terakhir meletus pada 1925.

Kawah gunung papandayan yang berwarna kuning dan mengeluarkan gelembung, terletak lebih rendah dari puncaknya yang dapat terlihat dari kota Garut pada pagi hari yang cerah.

Untuk mencapai papandayan dengan kendaraan umum, kamu dapat naik minibus dari garut ke Cikajang, terus turun di belokan dekat Cisurupan yang menuju gunung papandayan. Dari tempat parkir, kamu harus berjalan kaki mendaki selama setengah jam menuju kawah yang terdiri dari kolam air lumpur yang mengeluarkan gelembung.

Kamu harus hati2 mendekati kawah itu, kalau perlu menyewa guide untuk menemani kamu. Untuk mencapai puncak gunung, kamu harus berjalan lagi sekitar dua jam melewati kawasan yang banyak ditumbuhi edelweiss. Tersedia lokasi berkemah, tapi harus minta ijin dulu pada petugas yang ada di sono.

5. Telagabodas

Di sebelah timur garut ada gunung telagabodas (2201 m) yang memiliki kawah berwarna hijau terang dan mengeluarkan gelembung. Untuk menuju telagabodas kamu harus pergi ke arah wanaraja.

6. Kawah Kamojang

Di sebelah barat laut garut terdapat kawah kamojang yang merupakan kawah gunung berapi yang dikelilingi hutan pegunungan dengan pemandangan alam (yang katanya) indah. Untuk menuju ke kawah ini, kamu bisa ngambil arah yang menuju samarang atau paseh.

Lokasi kawah kamojang berada di perbatasan kabupaten garut dan bandung. perjalanan yang kamu tempuh untuk menuju kawah ini adalah sejauh 7 km dari pelataran parkir dengan berjalan kaki (wuaaah…. gempor2 deh itu kaki, hihihi)

Di kawasan kawah kamojang terdapat beberapa danau belerang yang airnya selalu bergolak. Dari danau tersebut mengepul asap (uap), sedangkan permukaan tanah pada kawah meletup-letup tiap saat. Bentuk kawah umumnya kecil2. Mandi uap bisa dijadikan alternatif buat kamu karena bagus juga untuk kesehatan. Banyak pengunjung yang mandi uap di sini.

7. Kampung Naga

Di antara garut dan tasikmalaya terdapat kampung naga. kampung naga adalah sebuah desa tradisional sunda yang masih murni dengan bangunan rumah penduduk bergaya sunda asli. Tradisi lama berusia ratusan tahun yang diwariskan secara turun temurun masih tetap dipertahankan di kampung ini. Jika kamu ingin merasakan kehidupan di kampung sunda yang sebenarnya, maka kamu harus mengunjungi kampung naga. Tenang aja, ga ada naga di sana, itu cuma nama… hehe…

Pengunjung yang datang umumnya harus ditemani seorang guide. Tersedia sejumlah guide yang akan menemani kamu berkeliling. Tarif untuk para guide ga ditentuin, terserah kamu mo ngasih tips berapa.

Kampung naga terletak di pinggir sebuah sungai dengan panorama sawah yang luas. Rumah penduduk beratap ijuk. Kamu ga akan nemuin listrik di sini, ga ada tipi ato peralatan teknologi lainnya, yang ada hanya kehidupan alami. Seluruh rumah berjumlah 110 unit dengan bentuk yang seragam. Jumlah rumah tidak bertambah tidak pula berkurang selama ratusan tahun…. wuaaaah keren pisan euy…..

Menurut ceryat (cerita rakyat bukan cerita si yayat, hehe), penduduk kampung naga berasal dari keturunan kerajaan Galunggung pada abad ke 15 yang bersembunyi dari kejaran kaum pemberontak. Bersama mereka dibawa juga harta pusaka kerajaan untuk disembunyikan dengan maksud agar tidak direbut pemberontak tsb. Berbagai tradisi dari masa lalu hingga sekarang masih dijalankan oleh penduduk kampung naga.

Mata pencaharian penduduk pada umumnya bertani, beternak atau membuat kerajinan tangan seperti menenun, atau membuat anyaman bambu. Hasil kerajinan itu biasanya mereka jual ke pengunjung.

Bagi kamu yang ingin ngerasain hidup di kampung naga bisa bermalam di rumah2 penduduk, menikmati hidangan kampung dan berkeliling melihat suasana kampung. Tapi kamu harus minta ijin dulu sama ketua adat. Tak ada tarif tertentu untuk bermalam di kampung naga, terserah kamu mo ngasih berapa. Kamu harus bersedia mematuhi sejumlah larangan yang ada kayak ga boleh motret tempat2 tertentu, masuk hutan terlarang tanpa ijin ato mandi di air terjun desa yang dinyatakan terlarang.

Untuk mencapai kampung naga, dari garut kamu bisa menuju tasikmalaya dan berhenti di Neglasari, 26 km dari garut. Di neglasari terdapat tangga yang cukup tinggi (kurang lebih 300 anak tangga) menurun ke dasar lembah dimana kampung naga berada. Setelah berkunjung ke kampung naga, kamu harus kembali berjuang mendaki anak tangga tersebut saat kamu mo pulang. Jadi sediain aja air minum  dan tenaga yang banyak.

8. Sukaregang

Sukaregang terletak di wilayah timur garut. Di tempat ini kamu bisa berbelanja jaket kulit yang terbuat dari kulit sapi atau kulit domba. Tersedia banyak pilihan jaket dengan harga yang lumayan miring.

untuk makanan yang terkenal dari garut adalah jeruk dan dodol garut. Pusat oleh2 makanan khas garut bisa kamu temukan salah satunya di terminal garut.

(referensi : petunjuk wisata jabar by morissan penerbit Ramdina Prakarsa dan sumber lain)

Kategori: Travelling

Kawah Putih (Ciwidey)

September 28, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

kawahputihKawah Putih adalah kawah gunung api dengan warna airnya yang biru kehijauan. Untuk menuju Kawah Putih, kamu harus mengambil jalan yang menuju Ciwidey; sebuah kota kecil yang memiliki beberapa resto bergaya Sunda. Dari Ciwidey jalan akan berkelok-kelok menuju persimpangan yang menuju Kawah Putih, 6 KM sebelum Rancabali. Di kiri kanan jalan banyak sekali perkebunan strawberry. Kamu bisa mampir untuk membeli strawberry dan bahkan memetiknya langsung sendiri. Tapi kalo males, di sekitar Kawah Putih juga banyak yang berjualan strawberry dan buah-buahan lainnya. Kawah Putih berada di bawah puncak gunung PATUHA (2334m).

Hawa di sekitar Kawah Putih sangat dingin, sementara bau belerang lumayan menyengat hidung. Bentuk kawah putih mirip sebuah danau yang dikelilingi dinding bukit yang sangat terjal, namun di bagian lain agak landai menyerupai pantai sehingga pengunjung dapat berjalan ke tepi danau dan menyentuh air kawah yang mengandung belerang. Warna kawah biasanya akan berubah-rubah tergantung pada kandungan mineral saat itu. Kadang-kadang danau memutih seperti ditutupi salju, namun kadang hijau kebiru-biruan. Suasananya sangat tenang dengan dilingkupi pepohonan yang lumayan rimbun. Kawah putih juga merupakan lokasi yang strategis untuk berfoto2 ria… hehe..

kawahputih2

Pertama kali ngeliat Kawah Putih, langsung ngingetin gue sama film-nya Leonardo DeCaprio yang berjudul The Beach… secara tebing dan danau yang terjal di The Beach mirip banged dengan Kawah Putih. So, Kawah Putih keliatannya asik juga dipake lokasi syuting .. heheh.. asal jangan kelamaan, ntar pada puyeng karena bau belerang.

Bagi kamu2 yang ingin menginap di sekitar lokasi Kawah Putih, ada tempat wisata Cimangu yang bisa jadi alternative penginapan. Di Cimangu ini disediain kurang lebih delapan pondokan yang dilengkapi kolam renang air panas yang bersumber dari gunung Patuha.

Terus bagi kamu yang enggak menggunakan kendaraan pribadi, Kawah Putih dapat dijangkau dengan menggunakan kendaraan umum dari Ciwidey.

SITU PATENGAN

situpatenganNggak jauh dari Kawah Putih, terdapat sebuah situ yang sangat indah. Namanya Situ Patengan. Situ Patengan adalah kawasan wisata yang terletak 42 km dari Bandung. Masih terletak di Rancabali. Rancabali sendiri merupakan suatu kawasan perkebunan teh yang memiliki panorama sangat indah yang dimiliki oleh PT. Perkebunan Nusantara VIII, Jabar.

Situ Patengan adalah suatu danau yang cantik yang dikelilingi pepohonan dan kebun teh. Selain dapat menikmati keindahan danau dari pinggir danau, kamu2 juga dapat naik perahu berbentuk bebek dan hewan lainnya dan mengayuh perahunya sendiri.

Untuk menuju Situ Patengan kamu dapat dapat menggunakan angkutan umum kea rah Ciwidey dengan menempuh perjalanan selama 1,5 jam dari terminal Leuwi Panjang. Dari Ciwidey dilanjutkan naik angkot ke Situ Patengan. Tapi terkadang kamu harus menggunakan ojek untuk mencapai kawasan wisata ini.

Kategori: Travelling